Ilustrasi penghitungan suara. (Antara-Andika Wahyu)

Solopos.com, MADIUN -- Tim Kampanye Daerah (TKD) calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 02 Jokowi-Ma'ruf Amin Kota Madiun tidak merayakan kemenangan Jokowi-Ma'ruf yang meraih suara 71,25% atau 84.525 suara berdasarkan hasil hitung cepat Bakesbangpol setempat.

Sedangkan Badan Pemenangan Daerah (BPD) capres-cawapres nomor urut 01 Prabowo-Kota Madiun masih akan menunggu hasil hitung akhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Berdasarkan hitung cepat yang dilakukan Bakesbangpol Kota Madiun, data TPS yang sudah masuk mencapai 100%. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 71,25% atau 84.525 suara.

Sedangkan pesaing mereka, Prabowo-Sandiaga, hanya memperoleh 28,75% atau 34.101 suara.

Ketua TKD Kota Madiun, Mochid Soetomo, mengatakan sudah mengetahui hasil hitung cepat dan Jokowi-Ma'ruf mendapatkan suara yang tinggi dibandingkan Prabowo-Sandiaga.

Namun, dia menegaskan pihak internal TKD Kota Madiun tidak melakukan penghitungan di internal.

"Kami menargetkan di Kota Madiun suaranya antara 70%-80%. Kami optimistis Jokowi-Ma'ruf menang di Kota Madiun," kata dia, Jumat (19/4/2019).

Meski dalam hasil hitung cepat Jokowi-Ma'ruf menang, Ketua DPD Nasdem Kota Madiun itu menuturkan pihaknya tidak menggelar pesta kemenangan.

Pendukung Jokowi-Amin di Kota Madiun diminta untuk tenang dan tidak membuat kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan.

"Kami hanya berdoa supaya Indonesia aman, Pancasila aman, NKRI harga mati. Udah itu saja," ujar dia.

Ketua BPD Prabowo-Sandi Kota Madiun, Bambang Wahyudi, mengatakan pihaknya menunggu penghitungan resmi dari KPU. BPD Kota Madiun juga tidak melakukan hitung cepat di internalnya.

"Kami tidak muluk-muluk targetnya. Mendapatkan suara 50% sudah cukup," jelas dia.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten