Tutup Iklan

Timpang! Beda Kekayaan Ketua dan Dewan Pengawas KPK, Terutama Artidjo Alkostar

Dilihat dari jumlah kekayaan, ada kontras antara Ketua KPK dengan Dewan Pengawas KPK.

 Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). (Antara-Akbar Nugroho Gumay)

SOLOPOS.COM - Ketua KPK Firli Bahuri mengikuti upacara pelantikan Pimpinan dan Dewan Pengawas KPK di Istana Negara, Jakarta, Jumat (20/12/2019). (Antara-Akbar Nugroho Gumay)

Solopos.com, SOLO -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini memiliki pimpinan baru dan untuk kali pertama akan bekerja di bawah Dewan Pengawas. Kedua struktur baru KPK tersebut telah dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (20/12/2019) lalu.

Dilihat dari jumlah kekayaan para pejabat baru KPK, ada perbedaan yang kontras antara Ketua KPK dengan Dewan Pengawas KPK. Ketua KPK kini dijabat oleh Komjen Pol Firli Bahuri, mantan Deputi Penindakan KPK yang kemudian menjadi Kapolda Sumatra Selatan.

Sementara itu Dewan Pengawas KPK diisi oleh mantan komisioner KPK Tumpak Hatorangan Panggabean (ketua); Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP) Harjono (anggota); Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Kupang NTT, Albertina Ho (anggota); mantan Hakim Agung Mahkamah Agung Artidjo Alkostar (anggota); dan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris (anggota).

Firli Bahuri

Dalam Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang disetor oleh Firli pada 29 Maret 2019, total nilai kekayaannya mencapai lebih dari Rp18 miliar atau tepatnya Rp18.226.424.386. Saat itu Firli masih menjabat sebagai Deputi Penindakan KPK.

Kekayaan itu terdiri atas aset tanah dan bangunan senilai Rp10.443.500.000, kendaraan senilai Rp632.500.000, dan kas lainnya senilai Rp7.150.424.386. Soal kendaraan, ada sederet mobil yang tertera dalam LHKPN Firli.

Mobil-mobil itu di antaranya Toyota Corolla Altis 2008 senilai Rp70 juta, Toyota LC Rado 27AT 2010 senilai Rp400 juta, dan KIA Sportage 2.0 GAT 2013 senilai Rp140 juta. Selain ada dua sepeda motor yaitu Honda Vario 2007 senilai Rp2,5 juta dan Yamaha N-Max 2016 senilai Rp20 juta.

Tumpak Hatorangan Panggabean

Tumpak Hatorangan Panggabean kali terakhir menyerahkan LHKPN pada 10 Maret 2019 saat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pelindo II. Dalam LHKPN itu, total harta kekayaan Tumpak kurang dari Rp10 miliar, tepatnya Rp9.973.035.895.

Angka tersebut jauh lebih rendah daripada total kekayaan Firli Bahuri yang tertera di LHKPN. Nilai kekayaan Tumpak tersebut terdiri atas tanah dan bangunan senilai Rp3 miliar, kendaraan senilai Rp500 juta, harta bergerak lain senilai Rp203,8 juta, dan kas atau setara senilai Rp6.269.235.895.

Soal kendaraan, Tumpak tercatat hanya memiliki satu mobil, yaitu Pajero Sport 2017 senilai Rp500 juta.

Artidjo Alkostar

Meski bukan menjabat sebagai Ketua Dewas KPK, nilai kekayaan Artidjo Alkostar patut untuk dijadikan bahan perbandingan. Ini karena nilai kekayaan Artidjo yang jomplang dibandingkan para pejabat lain di KPK saat ini, baik Dewan Pengawas maupun komisioner.

Dalam LHKPN, Artidjo tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp181.996.576 yang dilaporkan pada 29 Maret 2018 periodik 2017, dengan kapasitasnya selaku ketua kamar pidana Mahkamah Agung.

Artidjo yang telah pensiun sebagai hakim agung tercatat memiliki tanah dan bangunan dengan total Rp76.960.000 yang terletak di Sleman dengan hasil sendiri. Adapun alat transportasi dan mesin berupa motor Honda Astrea dan mobil Chevrolet dengan total seluruhnya senilai Rp41.000.000.

Dalam LHKPN, dia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp4.000.000, kas dan setara kas Rp60.036.576, sehingga secara keseluruhan berjumlah Rp181.996.576 atau kurang dari Rp200 juta.


Berita Terkait

Berita Terkini

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Bisnis UDB Solo Kunjungi Griya Solopos

Sejumlah mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Bahasa Inggris, Fakultas Hukum dan Bisnis, Universitas Duta Bangsa (UDB) Solo berkunjung ke Griya Solopos, Kamis (25/11/2021).

Tangkap Penabrak Polisi, Polres Metro Malah Buka Sindikat Internasional

Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakpus berhasil mengungkap dan menangkap 3 orang sindikat narkoba jaringan internasional setelah berhasil menangkap penabrak polisi.

Pengin Jadi Anggota Banser Seperti Erick Thohir, Begini Hlo Caranya!

Begini hlo cara dan syarat menjadi anggota Banser seperti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Erick Thohir!

Semua Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi Teman di Bekasi Tertangkap

Polisi menangkap FM, MAP, dan ER, tersangka kasus pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap pengendara ojek online yang juga teman tersangka, RS, 28.

HUT ke-65, UKSW Gelar Ibadah Syukur dan Upacara Dies Natalis

Kegiatan ibadah syukur dan upacara dies natalis akan diadakan secara luring terbatas, dan disiarkan secara langsung di Youtube UKSW Salatiga.

10 Berita Terpopuler: Tabrakan Maut di Sragen hingga Modus Baru Maling

Berita kecelakaan maut di Jalan Solo-Sragen, Senin (29/11/2021) pukul 06.00 WIB dan modus baru maling mobil dengan alasan membeli menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Selasa (30/11/2021).

Solopos Hari Ini: Euforia 8 Besar

Konvoi yang melibatkan 1.000-an suporter Persis Solo menggunakan sepeda motor untuk merayakan lolosnya Laskar Sambernyawa ke babak delapan besar Liga 2 2021, Senin (29/1/2021) sore, memantik polemik.

Target Penerimaan Negara Rp1.846 T, Pemerintah Perluas Basis Pajak

Penerimaan negara ditargetkan sebesar Rp1.846,1 triliun pada 2022, terdiri dari penerimaan perpajakan Rp1.510 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp335,6 triliun dan hibah Rp0,56 triliun.

Bupati Bandung Wajibkan ASN Nyanyikan Indonesia Raya Sebelum Bekerja

Bupati Bandung juga mewajibkan ASN untuk menyanyikan atau mendengarkan lagu Halo-Halo Bandung sebelum pulang kantor.

100 Warga Antre Bantuan, BLT Covid-19 Malah Disikat Kades

Pencairan dana BLT Covid-19 masing-masing tahap Rp30 juta untuk 100 keluarga penerima manfaat (KPM).

Sejarah Hari Ini: 30 November 2004, Lion Air JT 538 Tergelincir di Solo

Beragam peristiwa terjadi di dunia pada 30 November salah satunya tragedi tergelincirnya pesawat Lion Air di dekat Bandara Solo

Terlalu! Gubernur Sulsel Rela Korupsi Demi Belikan Jetski untuk Anak

Selain hukuman badan, majelis hakim juga mewajibkan Nurdin Abdullah membayar uang pengganti sebesar Rp2,187 miliar dan 350 ribu dolar Singapura subsider 3 tahun penjara.

Suami Istri di Pontianak Kompak Jual Sabu dan Ekstasi

Keduanya kami amankan berdasarkan informasi dari masyarakat ada pasangan suami istri diduga sedang membawa narkotika.

Ini Dia Tukang Cukur Terkaya Pemilik 400 Mobil

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, Ramesh Babu memutuskan mulai menjalankan pangkas rambut yang ditinggalkan mendiang ayahnya.

Dipindah ke Bogor, Reuni 212 Doakan Almarhum Putra Arifin Ilham

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan dalam memberikan izin Polri harus meminta rekomendasi dari berbagai pihak.