Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Eksplorasi Digitalisasi Bisnis Emas

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengunjungi Galeri 24 guna mengulas perkembangan bisnis dan investasi emas serta batu mulia secara online.

 Promo HUT ke-3 Galeri 24. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Promo HUT ke-3 Galeri 24. (Istimewa)

Banner Ekspedisi Ekonomi Digital 2021

Solopos.com, JAKARTA–Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group mengunjungi Galeri 24 guna mengulas perkembangan bisnis dan investasi emas serta batu mulia secara online. Beragam produk emas serta batu mulia dikemas sesuai standar operasional prosedur dan memanfaatkan kamera circuid closed television (CCTV) guna menjamin kepastian keamanan barang.

Pada hari ketiga, Senin (6/12/2021), tim ekspedisi masih berada di Jakarta. Tim fokus untuk mengekplorasi beragam layanan digital bidang kesehatan di Prodia. Selanjutnya, tim dibagi dua kelompok. Kelompok satu berangkat menuju lembaga riset independen dan otonom yakni Institute for Development of Economics and Finance (INDEF). Sementara tim lainnya berangkat menuju Galeri 24.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 merupakan program Solopos Media Group yang didukung oleh BNI, Mitsubishi Motors, Universitas Terbuka Surakarta, Candi Elektronik, Artugo, Galeri 24, Prodia, dan XL Axiata. Ekspedisi dilaksanakan selama enam hari mulai 4 Desember-9 Desember. Tim ekspedisi bakal mengunjungi lima kota yakni Solo, Salatiga, Semarang, Cirebon, dan Jakarta.

Kepala Departemen Bisnis Digital Galeri 24, Yudha Maulana Wibowo, mengatakan Galeri 24 merupakan perusahaan ritel perhiasan terbesar di Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Pegadaian Persero. Dengan ratusan outlet yang tersebar di Indonesia, Galeri 24 menyediakan emas untuk keperluan investasi jangka panjang. “Di tengah masa pandemi, emas masih menjadi primadona karena harganya cenderung naik. Masyarakat menggap sifat emas sebagai safe heaven,” kata dia, Senin (6/12/2021).

Nasabah bisa emas membeli secara digital dengan mengunjungi website kataloggaleri24.com atau di beberapa marketplace. Setelah menerima order, karyawan bakal mengemas produk emas yang dipilih nasabah. Kemudian, karyawan mengemas produk emas itu sesuai SOP perusahaan.

Misalnya, produk emas berupa logam mulia dibungkus plastik yang disegel hologram berlogo Galeri 24. “Proses pengemasan produk emas direkam kamera CCTV sebagai bukti barang yang dipesan sesuai pilihan nasabah. Berat dan ukuran serta desain terekam kamera CCTV,” ujar dia.

Produk emas tersebut diantar langsung ke rumah nasabah. Hal ini bentuk apresiasi terhadap nasabah yang telah membeli emas di Galeri 24. Saat ini, Galeri 24 terus berinovasi terhadap produk emasnya serta menjaga kualitas dengan sertifikat.

Selepas mengeksplprasi bisnis penjualan emas secara digital, tim kembali meluncur ke outlet Galeri 24 di Mall Ambasador. Tim mengorek beragam informasi ihwal perilaku nasabah dan produk emas yang paling laku di pasaran.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

+ PLUS Koperasi Simpan Pinjam Makin Dibutuhkan, Gagal Bayar Harus Dicegah

Kini koperasi simpan pinjam makin dibutuhkan masyarakat. Seiring dengan itu sistem pengawasan yang makin ketat dibutuhkan demi mencegah gagal bayar.

2 Pekan Setelah Nataru, Solo Kembali Catat Tambahan Kasus Baru Covid-19

Pemkot Solo kembali mencatat tambahan kasus baru Covid-19 dua pekan setelah libur Nataru, masing-masing dua kasus pada Minggu dan satu kasus pada Senin.

Lagi, Polres Karanganyar Razia Knalpot Brong di Tawangmangu, 15 Keciduk

Polres Karanganyar menggencarkan razia sepeda motor dengan knalpot brong di kawasan wisata, terutama Tawangmangu.

Colek dan Pukul Biduanita lalu Kabur, Bento Kalikotes Dinilai Pengecut

Perwakilan paguyuban seniman dan seniwati Klaten (Sekaten) mengatakan Bento Kalikotes pengecut karena menghilang setelah melecehkan dan memukul biduanita saat hajatan.

Asal Mula Nama Pertapaan Bancolono Tawangmangu Petilasan Brawijaya V

Ini asal mula nama Pertapaan Bancolono, Tawangmangu, Karanganyar yang merupakan petilasan Brawijaya V.

Penyuntikan Vaksin Booster di Sragen Dimulai Besok, Ini Syaratnya

Dinkes Sragen hingga Senin (17/1/2022) sore masih mengambil stok vaksin untuk booster di Semarang. Ada tiga jenis vaksin yang disiapkan untuk penyuntikan vaksin booster besok.

15 Hari 763 Kendaraan Kena Tilang ETLE di Sukoharjo, Ini Pelanggarannya

Kamera ETLE akan ditambah di sejumlah wilayah di Sukoharjo, diharapkan melalui langkah tersebut tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara semakin meningkat.

Proyek Hall di Pedaringan Solo Ternyata Sudah Ditawarkan ke Investor

Gedung Solo Convention and Exhibition (SCE) berkapasitas belasan ribu orang yang akan dibangun di Pedaringan, Jebres, Solo, sudah ditawarkan kepada investor.

Diduga Karena Tungku Belum Padam, Dapur Warga Karanganyar Kebakaran

Dapur warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar kebakaran pada Minggu (16/1/2022). Penyebabnya diduga karena tungku belum padam.

Wedang Ronde Porsi Jumbo di Sukoharjo, Murah dan Menghangatkan

Wedang ronde porsi jumbo dengan harga murah dan segar dapat dibeli di warung milik pria asal Sukoharjo.

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.

+ PLUS Keraton Pengging, Cikal Bakal Kerajaan Pajang yang Hilang di Boyolali

Joko Tingkir yang menjadi raja pertama Kesultanan Pajang merupakan cucu dari Andayaningrat yang pernah memimpin Keraton Pengging.