Potret Digitalisasi Pertanian di Kopeng, Raup Cuan Berbekal Konten Menarik di Medsos

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang.

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Banner Ekspedisi Ekonomi Digital 2021

Promosi"Nobel Vietnam" untuk Terobosan Sains dan Teknologi bagi Kemanusiaan

Solopos.com, SALATIGA–Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 Solopos Media Group melanjutkan perjalanan dengan memotret digitalisasi pemasaran sektor pertanian di Kecamatan Getasan di kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang. Potret digitalisasi di sektor pertanian yang inspiratif ini dilakukan Kelompok Tani Citra Muda yang beranggotakan para petani milenial.

Kawasan Kopeng, Kabupaten Semarang, memang menjadi tujuan hari pertama tim ekspedisi yang beranggotakan lima orang. Sebelumnya di hari pertama, tim ekspedisi mengunjungi Naruna Ceramic di Kota Salatiga. Jarak Salatiga menuju Kopeng tak terlalu jauh. Bisa ditempuh dalam waktu kurang dari 30 menit.

Cuaca tak mendukung sepanjang perjalanan dari Salatiga-Kopeng. Perjalanan tim ekspedisi di bawah guyuran hujan lebat. Kendaraan melaju secara perlahan-lahan dan ekstra hati-hati lantaran kondisi jalan naik turun di lereng pegunungan.

Baca Juga: Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, 6 Hari Tim Solopos Jejalahi 5 Kota

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 merupakan program Solopos Media Group yang didukung oleh Bank Nasional Indonesia (BNI), Mitsubishi Motors, Universitas Terbuka Surakarta, Candi Elektronik, Artugo, Galeri 24, Prodia, dan XL Axiata. Ekspedisi dilaksanakan selama enam hari mulai 4 Desember-9 Desember. Tim ekspedisi bakal mengunjungi lima kota yakni Solo, Salatiga, Semarang, Cirebon, dan Jakarta.

Setiba di Kopeng, tim mengunjungi aktivitas produksi, panen hingga proses penjualan yang dilakukan anggota kelompok tani Citra Muda. Mereka menjual beragam produk sayuran organik yang dipanen di lahan pertanian seluas 10 hektare.

Ketua Kelompok Tani Citra Muda, Sofyan Adi Nugroho, mengatakan strategi pemasaran produk sayuran dilakukan secara online. Para petani milenial lebih memahami pemanfaatan teknologi informasi di sektor pertanian. “Kami membikin konten khusus di beragam platform media sosial. Khususnya foto di Instagram lebih visual sehingga menarik konsumen,” kata dia.

Baca Juga: BI Solo Dorong Sosialisasi Digitalisasi Harus Jalan Terus

Para konsumen tak hanya berasal dari wilayah Salatiga dan Semarang melainkan luar Jawa seperti Banjarmasin dan Balikpapan. Biasanya, para konsumen langsung melakukan pemesanan jenis sayuran organik lewat Whatsapp.

Di lokasi tersebut juga terdapat komunitas petani dan sopir Mitsubishi L300 bernama Kopeng L300 Community (KLC). Awalnya, anggota KLC hanya sekitar 18 orang pada tujuh tahun lalu. Lambat laun, jumlah angota KLC selalu bertambah. Kini, jumlah anggota KLC sekitar 70 orang. Ketersediaan moda transportasi yang mendukung untuk perjalanan di medan naik turun seperti di Kopeng sangat mendukung kinerja Kelompok Tani Citra Muda.

 

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

+ PLUS Data dan Fakta Risiko Bencana Jakarta dan Kaltim

Pulau Jawa memiliki paparan risiko bencana tinggi dibanding pulau lain, namun indeks risiko bencana lebuh tinggi dimiliki Kalimantan Timur dibanding DKI Jakarta.

Berita Terkini

Tengah Malam di Bangunan Tua Rumah Jagal Solo, Serem Lur!

Rumah jagal atau pemotongan hewan di kompleks Kantor DKPP Solo merupakan salah satu bangunan tua dari awal 1900-an yang masih terjaga keasliannya.

Pandemi Belum Berakhir, Tim Gabungan Solo Gencarkan Lagi Razia Masker

Petugas gabungan TNI, Polri, dan Pemkot Solo kembali menggencarkan razia masker untuk mengingatkan masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan padahal pandemi belum berakhir.

Kasus Covid-19 Wonogiri Naik, Jekek Minta PTM 100 Persen Dievaluasi

Jekek menilai perlu ada strategi baru untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron di lingkungan satuan pendidikan.

Waduh, Banyak Naskah Kuno Berharga di Mangkunegaran Solo Hampir Rusak

Kondisi naskah-naskah atau manuskrip kuno di perpustakaan Reksa Pustaka Mangkunegaran Solo hampir rusak sementara upaya penyelamatan terkendala sarpras.

BBWSBS Hitung Lagi Kebutuhan Anggaran Revitalisasi Rawa Jombor

BBWSBS sebelumnya sudah mengusulkan ke Kemen PUPR agar mengalokasikan anggaran Rp68 miliar untuk kegiatan revitalisasi Rawa Jombor pada 2023.

Giliran Soropaten, Mranggen, & Manjungan Klaten Dapat SK Desa Wisata

Tiga desa yang memperoleh SK bupati Klaten tentang desa wisata, yakni Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom; Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, dan Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen.

Tambah Terus, 200-An Pemulung Mengais Rezeki di TPA Putri Cempo Solo

Jumlah pemulung yang mengais rezeki di antara tumpukan sampah TPA Putri Cempo Mojosongo, Solo, terus bertambah dari tahun ke tahun,

Sibangga Jadi Wadah Polres Sukoharjo Gali Permasalahan Masyarakat

Kapolres menambahkan permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian melainkan juga ada peran masyarakat di dalamnya.

Molor, Proyek 2021 Jalan Watuondo-Pogog Wonogiri Tak Kunjung Rampung

Hingga Januari ini proyek jalan Watuondo, Kecamatan Bulukerto-Pogog, Kecamatan Puhpelem senilai Rp3,985 miliar belum rampung.

Buat yang Mau Wisata Lampion Imlek, Dapat Pesan dari Kapolresta Solo

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak memberikan sejumlah pesan kepada warga yang ingin berwisata menikmati keindahan lampion Imlek di Pasar Gede dan Balai Kota Solo.

Kasus Naik Lagi, Jekek: Covid-19 Enggak Bisa Ditangkal dengan Akik

Joko Sutopo menegaskan Covid-19 tidak dapat ditangkal hanya dengan akar bahar, akik, atau benda lain yang dianggap memiliki kekuatan tertentu.

Duh, Kasus Aktif Covid-19 di Wonogiri Naik Lagi

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wonogiri menilai kasus aktif Covid-19 di Wonogiri naik lagi lantaran penerapan protokol kesehatan kendur.

Penyelesaian Sengketa Lahan Sriwedari Solo Bisa Jadi Legacy Gibran

Penyelesaian sengketa lahan Sriwedari Solo antara Pemkot dengan ahli waris RMT Wirjodiningrat bisa menjadi legacy atua warisan Gibran sebagai Wali Kota kelak.

Bupati Wonogiri Buka Ruang Audiensi dengan Tenaga Honorer

Bupati Joko Sutopo menyampaikan sampai saat ini belum mengetahui yang dimaksud pemerintah pusat mengenai penyelesaian masalah tenaga honorer dengan batas waktu 2023.

BIN Gelar Vaksinasi Dosis Kedua di SDN 2 Tegalgede Karanganyar

BIN menggelar vaksinasi dosis kedua untuk anak usia 6-11 Tahun di SDN 2 Tegalgede, Karanganyar.