Tim PSIS Semarang tiba di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Kamis (26/4/2018). (Instagram-@psisfcofficial)

<p><strong>Solopos.com, SEMARANG</strong>&nbsp;- Skuat PSIS Semarang telah tiba di Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua, Kamis (26/4/2018) demi melakoni pertandingan pekan keempat melawan Perseru Serui di Stadion Marora, Serui, Minggu (29/4/2018). Demi menjaga kesehatan di tanah Papua, tim dokter PSIS Semarang menjamin para pemain serta pelatih dan ofisial telah diberi <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180426/515/912661/ini-yang-ditakutkan-psis-semarang-selain-kekuatan-perseru">vaksin malaria</a>.</p><p>Salah satu anggota tim dokter PSIS Semarang Djoko Trihadi menjelaskan ia telah memberikan vaksin berupa kapsul kepada segenap tim <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180423/515/912059/kapten-psis-kecewa-timnya-dihajar-persija">PSIS Semarang</a>, baik pemain, pelatih, maupun ofisial, yang berangkat ke kandang Perseru Serui. "Kami juga sudah beri kapsul vaksinasi untuk menghindari malaria sebanyak dua butir," ujar Djoko seperti dikutip dari laman resmi milik Liga Indonesia, Jumat (27/4/2018).</p><p>Djoko berharap vaksin berupa kapsul yang ia berikan benar-benar dikonsumsi. "Saya harap kapsul vaksinasi yang kami berikan dikonsumsi semua elemen yang berangkat ke Serui. Terutama pemain dan pelatih asing yang selama ini tinggal di iklim dan cuaca yang berbeda," papar Djoko.</p><p>Selain itu, Djoko juga mengaku telah menganjurkan para pemain <a href="http://semarang.solopos.com/read/20180425/515/912450/jandia-planic-pulih-psis-siap-hadapi-perseru-dengan-kekuatan-penuh">Laskar Mahesa Jenar</a> untuk banyak mengonsumsi buah dan minum air putih selama perjalanan menuju Serui, Papua. "Sehingga tubuh mereka tetap bugar, meski melakukan perjalanan yang hampir berlangsung setengah hari," lanjutnya.</p><p>Sebelumnya, pemain PSIS Semarang memang menyatakan sedikit takut dengan gigitan nyamuk Anopheles yang bisa menyebabkan penyakit malaria. Salah satu bek PSIS Semarang, Gilang Ginarsa, bahkan mengaku sebagai orang yang telah meminta diberi vaksin tersebut.</p><p>Sementara itu, Pelatih PSIS Semarang Vincenzo Alberto Annese mengaku tak terlalu mengkhawatirkan kondisi kesehatan pemain. "Kami tidak ingin masalah kebugaran pemain menggangu performa kami di lapangan. Waktu yang ada cukup untuk mengembalikan kebugaran pemain," ujar pelatih berpaspor Italia tersebut.</p><p>Pada pertandingan pekan keenam Liga 1 Indonesia musim 2018 di kandang Perseru Serui, tim kebanggaan warga Kota Semarang tersebut bertekad meraih kemenangan untuk mendapatkan tiga poin. Pasalnya di lima pertandingan sebelumnya, PSIS Semarang hanya mampu sekali menang sedangkan sisanya berakhir dengan dua kekalahan dan dua kali hasil seri.</p><p><a href="http://semarang.solopos.com/"><strong><em>KLIK</em></strong></a><strong><em> dan </em></strong><a href="https://www.facebook.com/SemarangPos"><strong><em>LIKE</em></strong></a><strong><em> di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya</em></strong></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten