Tutup Iklan
Tim Cobra Polres Lumajang pasang police line di gedung pertemuan milik bos QNet Madiun di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (10/9/2019). (AbdulJalil/Madiunpos.com)

Solopos.com, MADIUN -- Tim Cobra Polres Lumajang menyita gedung pertemuan milik bos https://madiun.solopos.com/read/20190905/516/1016774/tak-berizin-qnet-maupun-pt-amoeba-milik-kariyadi-ilegal">QNet, https://madiun.solopos.com/read/20190907/516/1017202/kariyadi-bos-qnet-madiun-mantan-buruh-bengkel-yang-pamer-mobil-mewah-di-youtube">Mohammad Kariyadi, yang ada di Desa Singgahan, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (10/9/2019) siang. Gedung pertemuan tersebut disita untuk pemeriksaan terkait kasus yang sedang menjeratnya.

Gedung pertemuan tersebut berada di depan rumah mewah milik Kariyadi. Jaraknya hanya sekitar 50 meter.

Tim Cobra yang dipimpin AKP Hasran Cobra langsung mendatangi rumah dan gedung pertemuan milik Kariyadi itu. Tim kemudian menyita gedung pertemuan tersebut dengan memasang police line.

Sayang, anggota Tim Cobra tidak bisa masuk gedung pertemuan karena seluruh pintu dan gerbang rumah terkunci. Saat penyegelan tidak ada anggota keluarga maupun perwakilan dari Kariyadi yang menemui. Sehingga polisi langsung menyegel gedung tersebut.

"Setelah dipasang police line ini, tidak boleh ada lagi aktivitas di dalam gedung ini," kata Hasran.

Ia menuturkan gedung pertemuan tersebut merupakan tempat yang digunakan untuk presentasi MLM QNet. Calon member baru QNet akan diprospek di tempat tersebut. Para leader QNet akan menyampaikan presentasi tentang perusahaan itu dan sistem yang dikerjakan.

Selain itu, di gedung pertemuan tersebut juga ada tempat yang ditengarai untuk tempat tinggal calon member baru.

"Jadi di tempat ini, para calon member baru itu akan ikut presentasi. Para leader akan menyampaikan cara kerja bisnis itu," ujarnya.

Polisi juga telah menyita sejumlah barang yang ada di dalam gedung tersebut. Seperti produk QNet maupun alat-alat yang digunakan untuk presentasi.

Hasran juga menyampaikan di gedung ini para calon member dicuci otaknya untuk mau bergabung dengan QNet. QNet sendiri dianggap merupakan bisnis bermasalah karena menggunakan sistem piramida dan bisa dikatakan money game.

"Mereka ini tidak tertarik dengan pembelian barangnya. Tetapi tertarik dengan sistemnya. Sistem piramida. Proses mendapatkan uang seketika itu, tanpa susah payah," ujarnya. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten