Tim Ahli Satgas Klaten Usulkan Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri Diberi Penanda Khusus

Tim ahli Satgas Covid-19 Klaten mengusulkan pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri diberi penanda khusus misalnya gelang.

SOLOPOS.COM - Ilustrasi persebaran virus corona pemicu Covid-19 di udara. (Bisnis)

Solopos.com, KLATEN – Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, mengusulkan pemberian tanda khusus bagi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Hal itu untuk memudahkan pengawasan serta mendorong agar warga yang menjalani isolasi mandiri bisa berdisiplin menerapkan protokol kesehatan. Selama ini, penanganan pasien positif Covid-19 dengan isolasi mandiri pada tempat isolasi komunal maupun rumah.

Isolasi mandiri itu terutama bagi pasien tanpa gejala serta tak memiliki penyakit penyerta. Rata-rata isolasi mandiri dilakukan di rumah masing-masing dengan pengawasan dari tim medis.

2 Ekskavator Bergerak Ratakan Lahan Eks HP 16 Mojo Solo, Warga Diminta Pindah

“Kalau usulan saya apakah dimungkinkan yang isolasi mandiri itu diberikan tanda. Misalkan gelang. Artinya mereka nanti juga segan untuk keluar [dari tempat isolasi],” kata Ronny saat ditemui Solopos.com di ruang kerjanya, Senin (18/1/2021).

Pemberian penanda bagi pasien positif Covid-19 Klaten yang isolasi mandiri itu juga ia harapkan bisa memudahkan Satgas RW ataupun Satgas Jogo Tonggo melakukan pengawasan.

“Soal model pengawasannya seperti apa Satgas RW bisa menyesuaikan kreativitas masing-masing. Yang penting bagaimana menerapkan satu prosedur agar mereka yang isolasi mandiri itu terpantau dengan baik,” jelas Ronny.

Pasar Kota Sragen Direvitalisasi, Ini 4 Lokasi Pasar Darurat Untuk 854 Pedagang

Ronny menilai tak jadi soal jika ada desa yang menerapkan pola pengawasan dengan menempelkan stiker pada rumah yang dijadikan tempat isolasi maupun karantina mandiri.

Pola Pengawasan Warga

Soal tempat isolasi komunal, Ronny mengatakan hingga kini baru ada satu tempat memanfaatkan Hotel Edotel di kompleks SMKN 3 Klaten sebagai tempat isolasi nonrumah sakit. Satgas masih mencari tambahan tempat untuk isolasi mandiri pasien Covid-19 Klaten.

Satgas baru melakukan kajian untuk memanfaatkan Rumah Retret Panti Semedi Klaten guna menambah tempat isolasi nonrumah sakit. “Untuk Dodiklatpur sudah ada. Tetapi masih berupa barak. Perlu ada penyekatan,” jelasnya.

Sudah Tidak Aktif, 3 Permakaman Kampung di Solo Akan Direlokasi

Lebih lanjut, Ronny kembali meminta seluruh elemen menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna menekan persebaran Covid-19. Ia mengakui kasus Covid-19 Klaten yang terus menerus tinggi bisa berdampak kepada kondisi tenaga kesehatan yang kelelahan.

Sementara itu, Kades Pundungan, Kecamatan Juwiring, Klaten, Danang Setiawan, mengatakan selama ini pola pengawasan warga yang menjalani isolasi mandiri dan karantina mandiri dengan menempelkan stiker pada rumah mereka.

Stiker itu bertujuan agar warga lainnya bisa ikut mengawasi. “Untuk warga yang terpapar Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri, semua kebutuhannya dicukupi oleh pemerintah desa. Kemudian vitamin dan buah-buahan diberikan harapannya agar warga tidak keluar untuk alasan mencari makan dan buah-buahan,” kata Danang.

Berita Terbaru

Anggota Polres Sragen Ikuti Vaksinasi Demi Buktikan Vaksin Covid-19 Aman

Solopos.com, SRAGEN -- Sebanyak 578 anggota Polres Sragen sudah menjalani penyuntikan vaksin Covid-19. Mereka membuktikan bila vaksin aman dipakai...

17 Wastafel Berpedal Jadi Sarana Penegakan Protokol Kesehatan di SMPN 1 Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Sebuah wastafel yang berfungsi jika penggunanya menginjak pedal yang berada di bagian bawah terpasang di depan...

Bantu Nakes Lacak Kontak Erat, 177 Bhabinkamtibmas Ikuti Pelatihan 3T

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 177 orang bhabinkamtibmas Polres Karanganyar mendapatkan pelatihan sebagai pelacak Covid-19. Dalam waktu dekat, mereka akan...

PMI Solo Jadikan Rumah Sakit Institusi Pertama Jaring Donor Plasma

Solopos.com, SOLO — Masih ada antrean pasien yang membutuhkan plasma konvalesen dari PMI Kota Solo. Semua pihak berkepentingan berkomitmen...

Dinkes Jateng: Vaksin Untuk Pelaku Ekonomi Ditarget April

Solopos.com, KARANGANYAR -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar mulai melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19 bagi petugas pelayanan publik mulai Rabu (24/2/2021). Sementara...

Inspiratif, 20 Perempuan Donor Plasma Konvalesen

Solopos.com, SOLO--Tangan kanan Erlyn Tusara, 23, meremas bola karet sekitar satu jam untuk menyumbangkan  komponen darah pada alat di...

Kuatkan Daya Tubuh Anak di Masa Pandemi, Polres Wonogiri Beri Ratusan Paket Susu

Solopos.com,WONOGIRI -- Polres Wonogiri membagikan ratusan paket susu di Kampung Siaga Candi Covid-29, Selasa (23/2/2021). Susu itu selanjutkan didistribusikan...

Pangdam & Kapolda ke Boyolali demi Dukung PPKM Mikro

Solopos.com, BOYOLALI — Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Bakti Agus Fadjari, dan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Ahmad Luthfi,...

Di Klaten, Pasien Tanpa Gejala Pilih Isolasi di Rumah

Solopos.com, KLATEN — Sejumlah desa dan kecamatan di Klaten jauh hari sudah menyiapkan tempat isolasi terpusat. Nyatanya, warga yang...

Satgas Sukoharjo Optimalkan Posko Covid-19 di Desa

Solopos.com, SUKOHARJO – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sukoharjo mengoptimalkan posko Covid-19 di setiap desa/kelurahan. Hal ini untuk pencegahan,...