Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia di landasan pacu Bandara Adi Soemarmo Solo di Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah. (Burhan Aris Nugraha/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO -- Garuda Indonesia memberikan penawaran tiket istimewa berupa tiket seharga Rp1. Penawaran tersebut hanya berlaku di gelaran Travel Fair di Atrium Solo Square pada Kamis-Mingggu (20-23/11/2014).

General Manager (GM) Garuda Indonesia Solo, Supriyono, mengatakan program tersebut khusus diberikan kepada pemegang kartu kredit BCA. Namun jumlah tiket seharga Rp1 dibatasi hanya 20 tiket untuk empat hari. Tak hanya itu, Supriyono mengatakan masih ada banyak program yang diberikan kepada nasabah kartu kredit BCA, yakni cashback untuk transaksi minimal Rp2,5 juta, cicilan 0% dengan tenor enam bulan untuk transaksi minimal Rp500.000.

Konsumen juga berkesempatan pemperoleh tiket gratis Solo-Singapura yang memiliki akumulasi transaksi tertinggi selama pameran. Nasabah BCA juga akan mendapat hadiah langsung berupa lucky draw dengan melakukan transaksi Rp1 juta. Garuda Indonesia juga memberi promo berupa beli satu gratis satu untuk penumpang kelas bisnis dan diskon hingga 15% untuk rute domestik dan internasional.

“Kerja sama ini [Garuda Indonesia dan BCA] untuk meningkatkan branding dan capaian target kedua belah pihak,” kata Supriyono saat jumpa pers di Sun City Restaurant, Rabu (19/11/2014).

Dia mengatakan pada pameran tersebut menargetkan transaksi Rp3 miliar. Pada kesempatan tersebut, konsumen juga bisa membeli tiket untuk 2015 segala jurusan, baik domestik maupun internasional. Branch Manager (BM) BCA Grup Bisnis Consumer Card Yogyakarta, Anne Surawiredja, menuturkan melalui kegiatan tersebut, ingin meningkatkan outstanding dengan peningkatan transaksi dari nasabah dan menggaet nasabah baru.

Sebagai penerbit kartu kredit terbesar dengan 25.000 pemegang kartu kredit BCA di Solo, Anne menyampaikan sengaja menggandeng Garuda Indonesia dalam mengadakan kegiatan tersebut karena selama ini transaksi untuk membeli tiket maskapai tersebut cukup tinggi. Oleh karena itu, selama pameran, nasabah bisa menaikkan limit kartu kredit instan di lokasi pameran apabila hendak bertransaksi.

“Tahun depan, pertumbuhan nasabah kartu kredit cukup sulit karena adanya regulasi pembatasan dua kartu kredit untuk nasabah berpenghasilan di bawah Rp10 juta. Oleh karena itu, meski pertumbuhan nasabah hanya 20% tapi kami upayakan transaksinya terus meningkat,” terangnya.

Anne menuturkan berbagai macam regulasi yang menghambat pertumbuhan nasabah kartu kredit tersebut menuntut provider untuk lebih kreatif menggaet nasabah. Dia menyebutkan akan ada enam tour and travel yang terlibat dalam acara tersebut.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten