Tiga Dampak Paling Gawat dari Politik Identitas Berujung Polarisasi

Tiga dampak paling gawat bisa terjadi di Indonesia ketika politik identitas berujung polarisasi terjadi lagi pada sepanjang proses dan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

 Koalisi Indonesia Bersatu berkomitmen mencegah politik identitas dan menghentikan polarisasi masyarakat sepanjang tahapan Pemilu 2024. (Antaranews.com)

SOLOPOS.COM - Koalisi Indonesia Bersatu berkomitmen mencegah politik identitas dan menghentikan polarisasi masyarakat sepanjang tahapan Pemilu 2024. (Antaranews.com)

Solopos.com, SOLO – Tiga dampak paling gawat bisa terjadi di Indonesia ketika politik identitas berujung polarisasi terjadi lagi pada sepanjang proses dan tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Komitmen para pemimpin partai politik dan elite politik menghentikan polarisasi dengan  mencegah politik identitas sepanjang tahapan Pemilu 2024 harus ditunjukkan dengan tindakan dan strategi nyata.

Pemilihan Umum 2024 potensial diwarnai politik identitas dan polarisasi masyarakat lagi. Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, Sabtu (25/6/2022), mengingatkan potensi penggunaan politik identitas yang berujung polarisasi masih besar pada Pemilu 2024.

Espos Plus

Konversi Plastik jadi BBM, Wong Sukoharjo Selesaikan 2 Masalah dengan 1 Solusi

+ PLUS Konversi Plastik jadi BBM, Wong Sukoharjo Selesaikan 2 Masalah dengan 1 Solusi

Keberhasilan Purwanto, 40, warga Mojolaban, Sukoharjo, dalam mengolah sampah plastik menjadi BBM tak hanya menhadirkan solusi atas masalah pencemaran lingkungan tetapi juga turut meringankan beban masyarakat yang terdampak kenaikan harga bahan bakar ini.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Waspada Child Grooming, Pintu Masuk Predator Seksual Perdayai Korban

Child grooming merupakan modus predator seksual untuk memperdayai targetnya yang masih anak-anak. Child grooming menjadi pintu masuk predator seksual beraksi dengan mengincar anak di bawah umur.

+ PLUS Kabar Tak Sedap Masih Hantui Mi Sedaap di Mancanegara

Kabar tak sedap kembali menghantui Mi Sedaap. Produk Mi Sedaap varian Korean Spicy Chicken ditarik dari peredaran di Hong Kong karena dianggap mengandung etilen oksida, bahan kimia yang biasa dipakai dalam pestisida.

+ PLUS Sagi & Sangkala, Pemain Bola Binaan Hindia Belanda yang Populer Seantero Negeri

Jauh sebelum Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945, negara yang kala itu masih bernama Hindia Belanda pernah memiliki dua pesepak bola hebat bernama Sagi dan Sangkala. Dua pemain ini bahkan cukup disegani tak hanya di tanah air, tetapi juga di luar negeri.

+ PLUS Menyibak Latar Gerakan Kiri di Lumbung Merah Klaten

Pada 1950an hingga 1960an, Klaten dikenal sebagai lumbung merah yang memiliki basis aktivis yang berafiliasi dengan gerakan kiri, sebagai akibat dari persoalan kronis agraria puluhan tahun.

+ PLUS Dua Juta Tahun Lalu, Manusia Pertama Mendiami Pulau Jawa

Data antropologi menyebut bahwa Pulau Jawa telah dihuni oleh manusia selama kurang lebih 2 juta tahun. 

+ PLUS Nenek Moyang Suku Jawa, Pelaut Tangguh Austronesia

Seperti kebanyakan kelompok etnis Indonesia yang lain, termasuk masyarakat Sunda, masyarakat Jawa merupakan bangsa Austronesia yang diceritakan sebagai sosok pelaut tangguh.

+ PLUS Kiai Mojo, Panglima Perang Andalan Pangeran Diponegoro yang Diasingkan

Nama Kiai Mojo memang sudah tidak asing di Solo. Walau makamnya berada di Minahasa, Sulawesi Utara, Kiai Mojo sejatinya punya ikatan kuat dengan Kota Solo.

+ PLUS Perlindungan bagi Si Ikan Berjalan, Hasil Evolusi 400an Tahun

Enam spesies ikan hiu berjalan hasil evolusi 400an tahun di perairan Indonesia Timur akhirnya resmi mendapatkan perlindungan dari pemerintah.

+ PLUS Aspal Alam Buton, Harta Karun Dunia asal Sulawesi Tenggara

Sejauh ini, aspal alam hanya ditemukan di tiga lokasi di dunia, salah satunya di Indonesia. Aspal alam ini pun menjadi harta karun dunia yang berharga bagi Indonesia.

+ PLUS Kisah Tiga Pemerintahan di Satu Surakarta, Kota Kolonial dan Raja-Raja

Pada abad ke-17 hingga pertengahan abad ke-20, Kota Solo memiliki tiga pemerintahan berbeda yakni Kasunanan Surakarta, Kadipaten Mangkunegaran dan Residen Belanda.

+ PLUS Alarm "Kiamat" di Inggris yang Turut Hantui Dunia

Sejak 1971, Inggris telah mengalami lima kali resesi. Penurunan nilai poundsterling hingga level terendah dan meningkatnya inflasi pada saat ini menandakan Inggris sudah berada di ambang resesi kembali.

+ PLUS Jejak Manusia Karst dari Gua Kidang Blora

Di Gua Kidang Blora ditemukan kerangka manusia purba modern Homo sapiens berjuluk Manusia Karst yang menghuni kawasan itu pada Zaman Holosen.

+ PLUS Rekahan Gunung Slamet di Dasar Bumi, Munculkan Air Panas Alami

Mata air panas di Kawasan Baturraden, Kabupaten Banyumas dan Guci, Kabupaten Tegal dihasilkan dari panas bumi Gunung Slamet, yang sampai saat ini masih dinyatakan sebagai gunung aktif.

+ PLUS Hubungan Manusia dan Semesta dalam Ritual Tedhak Siten

Meski mengajarkan tentang nilai-nilai luhur, ritual tedhak siten makin jarang dilaksanakan masyarakat Jawa. Ritual ini salah satunya bertujuan mengingatkan seorang anak untuk senatiasa menjaga bumi, tempat manusia berpijak.

+ PLUS Menilik Kualitas Hidup Warga Finlandia yang Disebut Paling Berbahagia di Dunia

Finlandia dinobatkan sebagai negara dengan kualitas hidup terbaik. Negara Seribu Danau ini diberi skor 99,06 dari 100 dan dianggap memiliki kualitas hidup tertinggi secara global.

+ PLUS Manis Gula Olahan, Racun Badan dari Minuman Ringan

Sejumlah produk minuman ringan hanya mencantumkan tambahan gula olahan dalam ukuran sendok makan, yang terkadang diabaikan karena dianggap sedikit, sehingga berpotensi menjadi racun badan di masa depan.

+ PLUS Jalan Sunyi Handojo Santosa Sebagai Konglomerat

Menyandang status sebagai konglomerat, Handojo Santosa memiliki berbagai kemewahan untuk menjadi orang besar, terkemuka dan berkuasa. Namun, wajahnya tergolong jarang tampil di hadapan media massa. Ia memilih jalan sunyi sebagai pemimpin yang melayani.

+ PLUS Pakai Baju Bekas Biar Gaul

Pemakaian baju bekas impor alias thrifting menjadi tren fesyen anak muda masa kini.

+ PLUS Toponimi dan Filosofi Kantor Kelurahan di Banjarsari Solo Berlokasi di Pojokan

Ada alasan filosofis di balik pembangunan sebagian besar kantor kelurahan di Kecamatan Banjarsari, Solo, berlokasi di pojokan atau dekat persimpangan jalan.

+ PLUS Saat Raja Thailand Belajar Ilmu Budaya kepada Raja-Raja Jawa

Hubungan antara raja-raja di Jawa dengan Kerajaan di Thailand sudah terjalin dengan baik sejak 151 tahun lalu, tepatnya pada 1871. Kala itu, Raja Thailand, Chulalongkorn (Rama V) yang naik takhta pada usia 15 tahun melawat ke Jawa untuk belajar ilmu pemerintahan sekaligus ilmu budaya.