Tiga Anggota Polisi di Labuhanbatu Sumut Dipecat, Penyebabnya Ini

Pemecatan ketiga polisi itu membuktikan Kepolisian Indonesia, dalam hal ini Polres Labuhanbatu, tidak pandang bulu menegakkan hukum.

 Ilustrasi upacara pemecatan polisi. Pemberhentian tidak dengan hormat ini ditandai dengan pelepasan atribut polisi kepada personel yang bersangkutan oleh atasannya. (Antara/Humas Polres Bukittinggi)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi upacara pemecatan polisi. Pemberhentian tidak dengan hormat ini ditandai dengan pelepasan atribut polisi kepada personel yang bersangkutan oleh atasannya. (Antara/Humas Polres Bukittinggi)

Solopos.com, MEDAN — Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu, Polda Sumatera Utara, memecat tiga personel jajarannya karena terlibat penyalahgunaan narkoba dan melakukan pelanggaran disiplin desersi.

Kepala Polres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, mengatakan, ketiga polisi anggotanya yang dipecat secara tidak terhormat itu adalah Aiptu Abdola, Aipda Tedy Wirawan, dan Brigadir Wansepna Hendra.

“Personel yang desersi adalah Aiptu Abdola, sementara dua personel lainnya yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba,” katanya, Sabtu (27/11/2021).

Baca juga: Polres Metro Tangkap 18 Warga Kampung Boncos saat Pesta Narkoba

Ia mengatakan, pemecatan ketiga polisi itu membuktikan Kepolisian Indonesia, dalam hal ini Polres Labuhanbatu, tidak pandang bulu menegakkan hukum.

Mereka akan memberikan tindakan tegas terhadap oknum-oknum polisi yang melanggar, terlebih yang merugikan masyarakat dan mencoreng nama institusi kepolisian.

“Baik itu anggota Polri maupun masyarakat apabila terbukti melakukan pelanggaran akan ditindak tegas,” ujarnya.

Baca juga: Pelaku Pengeroyokan Pelajar SMA Hingga Tewas di Bandung Ditangkap

Ia berharap tidak ada lagi personel Polres Labuhanbatu yang melakukan pelanggaran seperti desersi dan perbuatan tidak terpuji lainnya.

“Kami tidak akan segan memecat anggota yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujarnya dikutip dari Antara.

 

Berita Terkait

Berita Terkini

Presiden Jokowi Lepas Ekspor Perdana Smelter Grade Alumina 21.001 Ton

Presiden Jokowi melepas ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) di KEK Galang Batang, Bintan, Kepulauan Riau senilai Rp104 miliar.

Sempat Dibekukan, Malaysia Siap Terima 10.000 Pekerja dari Indonesia

Malaysia akan menerima sedikitnya 10.000 pekerja rumah tangga dari Indonesia sebagai bagian dari proyek perintis setelah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani antara kedua negara.

+ PLUS PBNU dan KND Sepakati Gerakan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas

PBNU dan KND menyepakati urgensi gerakan bersama menyosialisasikan dan mengampanyekan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas.

Unik, Ada Kampung Jawa di Tengah Kota Bangkok Thailand

Pada abad-19 Raja Thailand pernah mendatangkan pekerja yang mayoritas dari Jawa Tengah yaitu Kendal dan Demak untuk membangun bangunan dengan gaya arsitektur sama seperti yang ada di Indonesia.

+ PLUS Mengenal Primata Endemik Pulau Jawa yang Dikenal Cerdas Namun Pemalu

Lutung jawa merupakan satwa endemik Pulau Jawa yang dikenal cerdas namun memiliki sifat pemalu.

Bupati Langkat Pejabat Terkaya, Lebih Kaya dari Jokowi

Total harta kekayaan Bupati Langkat ternyata melebihi Presiden Joko Widodo.

+ PLUS Spekulasi Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan Presiden Tamat

Spekulasi tentang penundaan Pemilu 2024 dan perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo telah tamat. Tahapan Pemilu 2024 selanjutnya akan dibahas dan ditetapkan oleh anggota baru KPU.

Profil Bupati Langkat, Pemilik Kerangkeng Manusia

Berikut profil Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin-Angin, yang menjadi trending topic di Twitter Indonesia.

Misteri Brankas Pengusaha Terkaya ASEAN di Semarang, Apa Isinya?

Pengusaha terkaya se-Asia Tenggara di zaman Belanda, Oei Tiong Ham, meninggalkan dua brankas di Kota Semarang, Jawa Tengah.

+ PLUS WHO: Jutaan Orang Meninggal Akibat "Dapur Ngebul"

WHO menyebut jutaan orang meninggal belum waktunya akibat dapur ngebul alias polusi dalam rumah tangga.

+ PLUS Menanti Transformasi Balap Liar Menuju Tontonan Menarik dan Menghibur

Aksi balapan liar yang selama ini bercitra buruk di mata masyarakat bakal disulap menjadi tontonan menarik oleh Polri.

Mitos Hamil Anggur Bagi Perempuan Banjar yang Melanggar Pamali

Menurut kepercayaan masyarakat Banjar, perempuan yang melanggar pamali dapat hamil anggur.

Begini Kata Polisi Soal Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Polisi Ahmad Ramadhan, menyebut kerangkeng di rumah Bupati Langkat, Terbit Rencana Perangin Angin, dibuat sejak 10 tahun lalu atas inisiatifnya.

+ PLUS Kebocoran Data Bank Indonesia Momentum Mempercepat Pengesahan RUU PDP

Pengesahan RUU PDP menjadi undang-undang penting untuk mengatur perlindungan data pribadi. Sejauh ini tak pernah ada transparansi dari pengelola data tentang pengelolaan data-data pribadi yang bocor.

17 Pegawai Pengadilan Negeri Depok Terpapar Covid-19, Begini Kondisinya

PN Kota Depok menutup sementara semua pelayanan dan aktivitas selama lima hari kerja, mulai Selasa hingga Senin (25-31/1/2022) karena 17 pegawai terpapar Covid-19.

+ PLUS Heboh Pelat Nomor Dewa, Begini Aturan Terkait Nomor Khusus dan Rahasia

Peraturan Polri No. 7/2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor atau Regident Ranmor mengatur ketentuan penggunaan pelat nomor khusus dan rahasia.