Tidak Ada Kursi Pesawat No 13, Mitos atau Fakta?

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JOGJA - Jika Anda perhatikan, saat Anda menggunakan pesawat terbang, cukup banyak hal-hal atau anjuran yang berseliweran.

Banyak mitos-mitos berkembang dalam dunia penerbangan yang seringkali dipercaya orang awam. Misalnya, adanya semprotan di sekitar sayap pesawat saat hendak mendarat, pertanda pesawat sedang membuang bahan bakar. Atau jus tomat yang katanya berasa lebih enak di ketinggian. Nah, berikut ini sejumlah jawaban yang dikutip dari travel.aol.co.uk seputar mitos-mitos itu: Berikut mitos atau fakta seputar penerbangan sebagaimana dikutip dari travel.aol.co.uk.

1. Maskapai penerbangan sengaja overbook

Benar! Hal ini sebenarnya sangat umum dalam dunia penerbangan, sebab overbook adalah aturan, bukan pengecualian, karena adanya kemungkinan sejumlah penumpang tidak datang saat penerbangan. Tergantung aturan masing-masing otoritas di suatu negara, penerbangan tak ingin terbang dengan masih memiliki kursi kosong dengan pemindahbukuan sejumlah kursi.

2.Jus tomat rasanya lebih nikmat di ketinggian

  

Benar! Tekanan rendah di kabin pesawat tidak mempengaruhi rasa makanan dan minuman. Banyak jus tomat diminum di atas awan di banding di daratan!

  

3. Pesawat membuang bahan bakar sebelum mendarat

Salah! Pilot hanya membuang bahan bakar sebelum mendarat dalam kasus darurat, dan harus meminta izin dari Air Traffic Control (ATC) sebelum melakukannya.

 

4. Maskapai mengurangi kandungan oksigen untuk menenangkan penumpang

Salah! Ketika menjelajah di ketinggian pesawat benar-benar meningkatkan kandungan oksigen. Jika kekurangan oksigen, bisa-bisa penumpang keracunan karbondioksida hasil pembakaran saat proses respirasi para penumpang.

5. Ada pembatasan tinggi dan berat badan tertentu untuk menjadi awak kabin

Benar! Karena alasan praktis dan yang terkait keselamatan, awak pesawat harus memenuhi kriteria tinggi dan berat badan tertentu. Sejumlah penerbangan juga memiliki syarat kesehatan pandangan mata juga.

 6.Tidak terdapat angka 13 dan 17 di deretan kursi pesawat

  

Benar! Untuk membuat penumpang pesawat yang meyakini takhayul tetap tenang selama terbang, sejumlah maskapai penerbangan sengaja tidak memiliki deretan 13 atau baris 17 dalam tata letak tempat duduk.

 

7. Pesawat akan dipaksa segera mendarat jika tersambar petir & gagal mesin

Salah! Pesawat terbang sering disambar petir. Namun ini tidak berarti mereka dipaksa mendarat. Semua pesawat menjalani tes ketat sebelum diizinkan terbang dan bahkan dalam kasus kegagalan mesin, pesawat belum tentu akan dipaksa segera mendarat.

8. Pesawat sering buang isi toilet selama penerbangan

Salah! Ini adalah salah satu rumor paling tua, tapi telah menjadi mitos. Isi toilet di pesawat disimpan dalam tangki dan hanya dikosongkan pada akhir penerbangan, setelah pesawat mendarat.

9. Penumpang berat badan berlebihan harus membeli dua kursi

Benar! Untuk alasan keamanan, penumpang yang mengalami kelebihan berat badan diharuskan membeli dua kursi dalam penerbangan tertentu, tetapi sangat jarang penumpang tersebut juga harus membayar dua kali pajak dan biaya tambahan lainnya untuk kedua kursi yang ia beli.


Berita Terkait

Berita Terkini

Soko Langit Kembali Buka, Berenang Sambil Menikmati Alam Wonogiri

Menyuguhkan kolam renang yang asyik dengan pemandangan Gunung Lawu

Potensi Pasar Tanaman Hias Rp3.000 Triliun, Baru Terpenuhi 0,01 Persen

Bisnis tanaman hias merupakan salah satu opsi pemulihan ekonomi masyarakat karena menggandeng sekitar 1.000 petani yang terdampak pandemi Covid-19.

Lorong Bawah Tanah di Kodim, Jalur Telegraph Banyuwangi-Australia?

Disparbud Banyuwangi menduga lorong bawah tanah di Kodim 0825 Banyuwangi bagian dari sambungan telegraph Banyuwangi ke Australia.

Ronaldo Lagi-Lagi Jadi Pahlawan MU

Manchester United memang patut berterima kasih kepada Cristiano Ronaldo. Pasalnya, pemain berpaspor Portugal itu kembali menjadi pahlawan kemenangan Setan Merah.

Rumah Warga di Ngrampal Sragen Terbakar, Ini Foto-Fotonya

Kerugian material akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai Rp10 juta

Jangan Lupa Sob! Doa Saat Hujan Turun Agar Mendapat Keberkahan

Saat hujan turun juga dianjurkan membaca doa untuk mendapatkan keberkahan dan terhindar dari mara bahaya.

Jelang Pra-IPO, GoTo Dapat Guyuran Dana Rp5,64 Triliun dari Abu Dhabi

GoTo Group, menandatangani perjanjian dengan anak usaha Abu Dhabi Investment Authority (ADIA) dengan investasi senilai Rp5,64 triliun atau US$400 juta.

Solopos Hari Ini: Klaster Sekolah Meluas, Korban Pinjol Tak Harus Bayar

Temuan klaster penularan Covid-19 di sekolah tempat penyelenggaraan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Solo meluas hingga ke jenjang SMP.

Universitas Ruang Paling Moderat untuk Mencegah Radikalisme Ekstrem

Universitas adalah salah satu institusi paling penting untuk menjadi penengah tanpa kepentingan ideologis. Kurikulum dan tim pengajar menjadi kunci mewujudkan moderasi di universitas.

Ada Banjir, Pengantin Ini Tumpangi Panci Jumbo ke Tempat Resepsi

Sepasang pengantin melakukan aksi unik dengan menumpangi panci jumbo saat hendak ke lokasi pernikahan.

Akhirnya Aurel Hermansyah Ketemu Raul Lemos, Netizen Ikut Bahagia

Aurel Hermansyah akhirnya bertemu dengan papa tirinya, Raul Lemos ditemani oleh Atta Halilintar. Netizen ikut berbahagia.

10 Berita Terpopuler: Atap Serambi Masjid Runtuh dan Kabar Persis Solo

Kabar atap serambi Masjid Besar Al Furqon Nguter di Jalan Sukoharjo-Wonogiri tiba-tiba ambruk, Rabu (20/10/2021) dan Persis Solo menjadi berita terpopuler di Solopos.com, Kamis (21/10/2021).

Duh! Anthony Ginting Mundur dari Denmark Open 2021, Ini Penyebabnya

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting memutuskan untuk mundur dari kejuaraan Denmark Open 2021.

Begini Kondisi 16 Ekor Sapi dalam Kebakaran di Kladungan Sragen

Ke-16 ekor sapi itu berhasil dievakuasi warga dari empat kandang sapi yang yang hangus terbakar.

Diterjang Angin Kencang, Empat Rumah Warga Sukodono Sragen Rusak

Hujan disertai tiupan angin kencang mengakibatkan empat rumah di Dukuh Pare, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Sragen, mengalami rusak pada bagian atap.