THOMAS CUP-UBER CUP 2014 :
Pelatih tunggal putratim Thomas Cup Indonesia Hendri Saputra (kiri) dan Joko Suprianto. Ist/badmintonindonesia.org

Solopos.com, NEW DELHI -- Berhasil menang 5-0 atas Singapura, tim Thomas Indonesia juga kehilangan satu gim dari tunggal putra pertamanya. Di partai-partai berikutnya, para tunggal putra Indonesia pun diharapkan bisa menunjukkan performa yang lebih oke.

Indonesia mengawali kiprahnya di ajang Piala Thomas dengan kemenangan 5-0 atas Singapura. Secara berturut-turut Tommy Sugiarto, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Dionysius Hayom Rumbaka, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, dan Simon Santoso berhasil mengalahkan lawan-lawannya.

Dari partai-partai tersebut 'Merah Putih' kehilangan satu gim, yang bisa jadi krusial dalam penentuan posisi akhir klasemen, yakni dalam partai yang dilakoni Tommy lawan Zi Liang Derek Wong. Selain itu Simon yang jadi tunggal ketiga pun sempat berada dalam tekanan Kwan Ting Sean Lee.

"Tiga pemain tunggal putra masih belum tampil di puncak performa. Lawan juga tak mudah untuk dikalahkan," analisis pelatih tunggal putra Joko Suprianto di website resmi PBSI badmintonindonesia.org.

"Selanjutnya penampilan pemain-pemain tunggal putra harus digenjot lagi. Mereka harus punya motivasi yang lebih untuk memenangkan pertandingan," tegas mantan pebulutangkis andalan Indonesia tersebut.

Setelah Singapura, 'Merah Putih' dijadwalkan bertemu Nigeria dan Thailand di partai-partai berikutnya dalam Grup A. Nigeria akan dihadapi hari Selasa (20/5/2014) besok dilanjutkan Thailand pada hari Rabu (21/5).



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom