Tetap Aman Berolahraga dengan Protokol Kesehatan
Pesepeda melaju di jalan raya Sukoharjo-Wonogiri ruas Gemantar-Krisak, Selogiri, Wonogiri, Minggu (21/6/2020). (Solopos-Rudi Hartono)

Solopos.com, SOLO – Olahraga menjadi salah satu aktivitas yang dilakukan sejumlah orang di masa pandemi Covid-19. Namun, masyarakat juga perlu menerapkan protokol kesehatan saat berolahraga.

Seperti diketahui, sejumlah orang rajin berolahraga di masa pandemi Covid-19 demi meningkatkan imunitas. Meski, olahraga yang dilakukan terbilang. Terbukti, olahraga bersepada kini marak di kalangan masyarakat.

Jauh & Perjalanan Lama, Ongkos Bantuan Air Bersih ke Gilirejo Baru Sragen Jadi Lebih Mahal

Dokter dan Humas RS Triharsi Solo, dr. Andre Santoso, mengatakan protokol kesehatan wajib diterapkan saat berolahraga di masa pandemi Covid-19. Pasalnya, bukan tak mungkin orang terpapar Covid-19 ketika berolahraga. Maka dari itu, dia menyarankan untuk berolahraga di tempat terbuka.

“Kalau olahraganya tidak berjarak satu sama lain ya berisiko tertular Covid-19. Oleh karenanya tetap patuhi protokol kesehatan, terutama menjaga jarak. Lebih baik juga berolahraga di tempat terbuka karena sirkulasi udara berjalan lebih baik,” jelasnya dalam talkshow Perilaku Baru Jaga Imunitas yang disiarkan akun Youtube Solopos TV.

Debat Perdana Cawali-Cawawali Pilkada Solo Disiarkan TV Nasional, Catat Tanggalnya!

Sementara itu, Fitness Manager Celebrity Fitness Solo, Coach Deas, menyatakan tempat fitnesnya telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sehingga kembali beroperasi di masa pandemi. Protokol kesehatan itu diharapkan bisa membuat pengunjung tetap aman dari Covid-19.

Coach Deas menambahkan sebaiknya saat pandemi seperti ini cukup berolahraga ringan dengan intensitas sedang. Hal itu dianggap cukup untuk meningkatkan imunitas agar tak mudah terpapar virus. Misalnya dengan joging, bersepeda, atau lari pagi keliling komplek.

“Olahraga cukup 2-3 kali dalam sepekan. Jangan diforsir, karena jika olahraga berlebihan malah bisa membuat tubuh drop dan bisa menurunkan imunitas. Nantinya malah sakit dan mudah terpapar Covid-19,” jelasnya.

Mayat Perempuan yang Sudah Membusuk Ditemukan di Hutan Madiun, Diperkirakan Meninggal 15 Hari Lalu



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom