Tetangga: Homestay Tempat Pesta Seks di Sleman Sering Dipenuhi Mobil
Ilustrasi (Solopos/Whisnupaksa)

Solopos.com, SLEMAN -- Warga sekitar homestay di Condongcatur, Depok, Sleman, yang digunakan sebagai tempat pesta seks melihat situasi rumah tersebut berbeda dari rumah lainnya. Meski pemilik homestay mengaku tak tahu adanya pesta seks, warga setempat mengaku sering melihat banyak mobil diparkir.

Deta, mahasiswa asal Sumatra yang tinggal rumah indekos tepat di sebelah lokasi mengungkapkan homestay tersebut biasanya ramai. Menurutnya, orang yang berada di homestay selalu berganti-ganti serta banyak mobil diparkir.

"Saya sering lewat homestay kalau mau ke depan. Kalau orangnya sama pasti sudah lumayan kenal. Kalau saya lihat ganti-ganti terus," tutupnya, Jumat (114/12/2018).

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda DIY menetapkan dua tersangka dalam kasus pertunjukan pesta seks di salah satu homestay di kawasan Condongcatur, Depok, Sleman, pada Selasa (11/12/2018) lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo menjelaskan kedua tersangka merupakan pria dengan inisial AS dan HK.

"Kami menetapkan kedua orang tersebut sebagai tersangka karena berdasarkan saksi dan barang bukti yang kami temukan. Kami juga menemukan keterangan yang sesuai antara satu saksi dengan yang lainnya yang mengarahkan kepada kedua orang tersebut,"ujarnya pada Jumat (14/12/2018) di Mapolda DIY.

Lebih lanjut, ia mengatakan kedua tersangka berperan sebagai penyelenggara dan mengambil keuntungan pribadi dengan mengeskploitasi seseorang. Kedua tersangka, lanjutnya, merupakan karyawan swasta.

"Kedua tersangka kami kenakan pasal berlapis 298 KUHP tentang pencabulan dan Undang-Undang No 21/2007 tentang Perdagangan Manusia. Ancaman hukumannya cukup berat, yaitu maksimal 15 tahun penjara,” ucapnya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom