Tutup Iklan

TESDA, Wisata Edukasi Sumber Daya Air di Tengah Kota Purwokerto

Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) berada di sekitar Bendungan Banjar II Sungai Kranji, Kota Purwokerto

 Pemandangan Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) Banyumas (Instagram/@sccpurwokerto)

SOLOPOS.COM - Pemandangan Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) Banyumas (Instagram/@sccpurwokerto)

Solopos.com, BANYUMAS  — Selain wisata curug dan wisata alam lainnya, Kabupaten Banyumas rupanya memiliki wisata air di tengah kota yang begitu megah. Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) berada di sekitar Bendungan Banjar II Sungai Kranji, Kota Purwokerto.

Sesuai dengan namanya, taman ini dibangun sebagai media edukasi sumber daya air di Purwokerto. Melalui pantauan Solopos.com di laman Instagram @sscpurwokerto, Senin (26/7/2021), bangunan pada taman ini tampak begitu megah.

Dalam bangunan ini terdapat jembatan yang pilarnya dibuat seperti lorong, selain itu di sekiling jembatan terdapat kolam dan juga terdapat ikan nila didalamnya. Taman ini sangat cocok dikunjungi untuk melepas penat karena pengunjung tidak harus jauh-jauh ke wisata curug untuk mendengarkan gemercik air dan menikmati keindahan, karena di taman ini pengunjung sudah dapat merasakan seperti di wisata air pada umumnya.

Baca Juga : 7 Jajanan Khas Banyumas yang Harus Dicoba Para Pendatang

Saat malam hari, taman ini akan tampak indah dengan gemerlap cahaya karena lampu penerangan yang dipasang di area taman akan dinyalakan. Mengutip situs Jatengprov.go.id, pembangunan taman ini sudah dimulai sejak tahun 2016 silam dan selesai dibangun pada tahun 2018.

Saat itu ground breaking atau peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Banyumas Achmad Husein. Dalam acara peletakan batu pertama itu dihadiri juga oleh Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Kepala Dinas PU dan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Tengah,.

Kepala Pengelolaan Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Serayu, Dewan Sumber Daya Air Provinsi Jawa Tengah, Forkompimda Kabupaten Banyumas,   StafAhli Bupati, Dekan Fakultas Teknik & Fakultas Pertanian Unsoed, Camat Purwokerto Timur beserta Lurah se-Kecamatan Purwokerto Timur dan Presiden Rotary Club Purwokerto.

Baca Juga : Hotel Kapsul di Jogja Ini Jadi Solusi Turis Low Budget

Bupati Banyumas, Achmad Husein, mengatakan pembangunan taman merupakan kerjasama Pemkab Banyumas bersama Pemprov Jateng dan Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO) dan persiapan pembangunannya sudah dimulai sejak tahun 2016 silam. Pemkab Banyumas menyiapkan tamannya, Pemprov untuk irigasinya, dan BBWS-SO berkaitan dengan sungainya.

TESDA ini dibangun pada lahan seluas 1.000 meter persegi dan taman ini juga dilengkapi dengan Gedung pengelolaan sumber daya air. Bupati Achmad berharap dengan adanya taman tersebut akan menjadikan masyarakat mengetahui manfaat air sungai bagi kehudupan sehingga meningkatkan kesadaran akan menjaga kebersihan sungai.

Lokasinya sangat strategis, berada di Jl. Jenderal Soedirman pusat Kota Purwokerto, sehingga memudahkan warga yang ingin berkunjung dan belajar banyak bagaimana pengelolaan air sungai bagi masyarakat Kabupaten Banyumas, khususnya Kota Purwokerto. TESDA ini dilengkapi dengan kamera CCTV, jadi siapa pun yang berbuat usil, yang berdampak pada kerusakan fasilitas seperti membuang sampah sembarangan, mengambil ikan, atau perbuatan usil  lainnya, langsung akan mendapatkan sanksi tegas

Berita Terkait

Berita Terkini

Peroleh 2,6 Juta Vaksin Per Pekan, Jateng Genjot Vaksinasi Remaja

Pemprov Jateng mendapat pasokan vaksin Covid-19 sebanyak 2,6 juta per pekan untuk mempercepat capaian vaksinasi.

Duh! Praktik Prostitusi Gay di Solo Ternyata Juga Layani Threesome

Praktik prostitusi gay di Solo ternyata tak hanya melayani nafsu bejat kaum homoseksual, tapi juga threesome pasangan suami istri (pasutri).

Tragis! Main Hujan-hujanan, Balita Semarang Hanyut di Saluran Air

Musibah dialami seorang bayi berusia tiga tahun atau balita di Kota Semarang yang hanyut terbawa arus di selokan setelah bermain air hujan atau hujan-hujanan.

Prostitusi Gay di Solo Sudah Ada Sejak 5 Tahun, Ini Lokasinya

Polisi menggerebek tempat praktik prostitusi sesama jenis atau gay di Solo yang berkedok tempat pijat dan sudah beroperasi selama lima tahun.

Polisi Selidiki Peran Komunitas LGBT dalam Prostitusi Gay di Solo

Aparat Polda Jateng mendalami peran komunitas homoseksual atau LGBT dalam keberadaan praktik prostitusi gay di Kota Solo yang baru saja dibongkar.

Prostitusi Gay Berkedok Pijat Plus di Solo Digerebek, Segini Tarifnya

Polda Jateng menggerebek tempat praktik prostitusi sesama jenis atau gay di Kota Solo yang membanderol tarif mulai dari Rp250.000.

Berkedok Tempat Pijat, Praktik Prostitusi Gay di Solo Terbongkar

Aparat Polda Jateng mengungkap praktik prostitusi berkedok tempat pijat di sebuah indekos di kawasan Banjarsari, Kota Solo.

Saiful Arifin, Wabup Sekaligus Bos PSG Pati

Nama Wakil Bupati Pati tiba-tiba mencuat karena kobtribusinya dalam sepak bola nasional dengan mengakuisisi klub sepakbola Jawa Timur, PSG Gresik dan mengubahnya menjadi PSG Pati.

Profil PSG Pati, Tim Kuda Hitam Saridin Diakuisisi Atta Halilintar

Klub sepak bola ini dikenal dengan julukan “Kuda Hitam Saridin”. Saridin  merupakan salah satu tokoh yang dihormati di Kabupaten Pati yang dikenal dengan kuda tunggangannya yang berwarna hitam.

Jagone Inyong Kie! Es Lontrong Slawi Seger Legender

Kuliner Tegal kali ini membahas tentang Es Lontrong Slawi yang legendaris dan hanya bisa ditemukan di Tegal.

Tol Kayangan Ini Viral di Medsos Lur, Cek Lokasinya

Tol Kayangan merupakan penghubung Dusun Surodadi dan Dusun Candran, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah yang sedang viral di medsos.

Pensiunan Polisi di Semarang Ngemis Jadi Manusia Silver, Ini Alasannya

Aksi manusia silver sering kali meresahkan pengguna jalan sehingga menjadi target razia Satpol PP.

Merpati Jaguar di Pekalongan Laku Rp1,5 Miliar, Ini Istimewanya

Kisah unik kali ini tentang seekor merpati Jaguar yang laku terjual seharga Rp1,5 miliar.

Profil Wali Kota Tegal Dedy Supriyono, Pionir Lockdown di Jawa Tengah

Wali Kota Tegal yang baru menjabat sejak 2019 ini menjadi sorotan karena menjadi Kepala Daerah pertama di Jawa Tengah yang menerapkan Lockdown saat pandemi Covid-19 mulai merebak pada tahun 2020 lalu.

3CM FKIP UKSW Serahkan Amongkrissa kepada SMP Kristen 01 Solo

3CM Center FKIP UKSW Salatiga menggelar kegiatan “3CM Berbagi” yang dilakukan dengan penyerahan aplikasi Amongkrissa.