Terus Tumbuh Berkelanjutan, Ini Sejumlah Aksi Korporasi Penting BRI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, akan terus fokus mewujudkan solusi keuangan yang terintegrasi untuk masyarakat.

 BRI dinobatkan menjadi Bank Terbaik 2022. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - BRI dinobatkan menjadi Bank Terbaik 2022. (Istimewa)

Solopos.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI sebagai bank terbesar di Indonesia, akan terus fokus mewujudkan solusi keuangan yang terintegrasi untuk masyarakat.

Salah satunya adalah dengan meningkatkan porsi sustainable business financing, sebagai wujud komitmen BRI untuk menghadapi isu perubahan iklim dan risiko transisi.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Seperti diketahui, yang terbaru perseroan tengah menerbitkan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI atau Green Bond dengan target penghimpunan dana sebesar Rp15 triliun dengan jumlah emisi tahap I di tahun 2022 sebanyak-banyaknya Rp5 triliun.

Jaminan dari Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022 tersebut adalah Clean Basis dan memiliki tenor 370 hari, 3 tahun dan 5 tahun, dengan tingkat suku bunga yang belum ditentukan namun akan dibayarkan secara triwulanan dengan perhitungan 30/360.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, perseroan tidak hanya memperhatikan faktor profitabilitas, namun juga faktor ekonomi, lingkungan, sosial dan tata kelola untuk mencapai keuangan berkelanjutan (sustainable finance).

Baca Juga: Ekonomi Pulih, Restrukturisasi Kredit Covid-19 BRI Turun 55,57%

“Di sektor jasa keuangan, khususnya perbankan dan utamanya BRI, memiliki peran penting dalam mempercepat proses pemulihan ekonomi melalui perubahan pola bisnis konvensional menjadi berkelanjutan,” kata Sunarso.

Adapun hasil penghimpunan dana tersebut akan digunakan sesuai ketentuan POJK60/2017 tentang Penerbitan dan Persyaratan Efek Bersifat Utang Berwawasan Lingkungan (Green Bond) dengan mengalokasikan paling sedikit 70% untuk kegiatan usaha dan/atau kegiatan lain yang termasuk dalam kriteria Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) yang baru, sedang berjalan atau telah selesai sesuai dengan Kerangka Kerja Obligasi.

Selain aksi korporasi tersebut, BRI juga mencatatkan sederet pencapaian besar dalam memberikan layanan perbankan dan keuangan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

Pada tahun lalu, misalnya, perseroan telah ikut serta menjalankan aksi konsolidasi Bank Syariah Indonesia (BSI). BRI Syariah bersama Mandiri Syariah dan BNI Syariah bergabung menjadi BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia.

Baca Juga: Perluas Community Banking, BRI Luncurkan BRIWORK di Universitas Jember

Pengembangan Ekosistem Ultra Mikro

Penggabungan yang secara legal mergernya ditetapkan pada 1 Februari 2021 ini akan meningkatkan penetrasi nasabah bank syariah di Indonesia.

Kemudian pada 13 September 2021, BRI juga resmi mendapat mandat baru sebagai induk Holding BUMN Ultra Mikro (UMi) demi mengembangkan ekosistem Ultra Mikro, melalui sinergi dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) maka aspirasi memberikan akses keuangan seluas-luasnya.

Hal ini ditandai dengan proses pelaksanaan penambahan modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue yang mendapat respons positif.

Terbukti dari adanya oversubscribed dengan total nilai rights issue yang menembus Rp95,9 triliun. Pencapaian tersebut menjadikan right issue BRI menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, terbesar ke-3 di Asia dan ke-7 di Dunia.

Baca Juga: Hari Lingkungan Hidup Dunia, BRI Perkuat Komitmen Atasi Perubahan Iklim

Tak hanya itu, melalui anak usahanya, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) juga sukses melaksanakan right issue, bahkan oversubscribed yakni sebanyak 38,5%. Bank Raya berhasil mendapatkan dana sebesar Rp1,16 triliun yang ditujukan untuk penguatan permodalan. Pencapaian target rights issue ini pun membuktikan tingginya kepercayaan investor terhadap BRI Group.

Ke depan, perseroan akan terus mendukung pengembangan sektor-sektor ekonomi prioritas yang memiliki multiplier effect tinggi seperti UMKM, energi, pertanian, industri pengolahan, infrastruktur, serta menyediakan akses keuangan bagi seluruh masyarakat termasuk yang berada di daerah terpencil.

Hal ini sesuai dengan journey BRI untuk tumbuh secara berkelanjutan dalam mencapai aspirasi menjadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia & Champion Of Financial Inclusion.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      APPBI: Pembatasan Impor Barang Mewah Bisa Bikin Stok Tak Up to Date

      APPBI menilai pembatasan impor tidak seharusnya diberlakukan bagi seluruh jenis dan kategori produk.

      Angkat Pariwisata Lokal, Mandiri Jogja Marathon 2022 Siap Digelar

      Setelah sempat tertunda selama dua tahun, Bank  Mandiri kembali menggelar ajang Marathon skala Internasional di Yogyakarta bertajuk Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2022.

      Pertamina: Konsumsi Pertalite Capai 16,8 Juta Kiloliter, Masih Amankah?

      Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, mengatakan ketahanan stok Pertalite berada di level 18,3 hari.

      Dukung Inovasi Energi, Pertamina Latih Peternak Boyolali Pakai Biogas

      Sebagai upaya menghadirkan energi bersih dan ramah lingkungan, Pertamina terus mendorong inovasi energi baru terbarukan.

      Indonesia Shopping Festival Dibuka di Solo, Ada Diskon Hingga 77 Persen

      Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyatakan Gibran mengatakan mall menjadi salah satu sektor pendukung pertumbuhan ekonomi.

      Tren Penguatan IHSG Diprediksi Berlanjut, Cek Saham-Saham Ini

      Tren penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan berlanjut dalam perdagangan Jumat (12/8/2022).

      The Sunan Punya Paket Pernikahan Bonus Bulan Madu ke Cappadocia

      Paket pernikahan seharga Rp238.888.000 nett untuk 500 orang itu sudah lengkap dengan berbagai macam fasilitas.

      Ketahanan Stok Pertalite di Level 18 Hari, Pertamina Sebut Masih Aman

      PT Pertamina (Persero) melaporkan realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite sudah mencapai 16,8 juta kiloliter dari kuota yang ditetapkan tahun ini sebesar 23,05 juta kiloliter.

      Apakah Boleh Menjual Bensin Eceran? Cek Aturannya

      Meskipun harga yang dibanderol lebih mahal, namun penjual bensin eceran masih eksis hingga sekarang. Namun sebenarnya apakah boleh menjual bensin eceran?

      5 Pengusaha Mi Instan Terkaya di RI, Hartanya Capai Triliunan Rupiah

      Tahukah Anda sejumlah orang terkaya di Indonesia ternyata merupakan pengusaha mi instan. Seperti diketahui mi instan merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia.

      Resmi Dibuka, GIIAS 2022 Bertabur Kendaraan Listrik

      Ketua Penyelenggara Pameran Gaikindo Rizwan Alamsjah mengatakan GIIAS 2022 memang menjadikan kendaraan listrik sebagai salah satu fokus utama.

      Sambut HDKD 2022, Kantor Imigrasi Surakarta Gelar Bakti Sosial

      Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta menggelar bakti sosial yang diwujudkan dalam kegiatan bersih-bersih masjid.

      KUR Dinaikkan Jadi Rp320 Triliun pada 2024, Ini Respons Menkeu

      Menkeu menilai KUR dinaikkan menjadi Rp320 triliun pada 2024 merupakan sebuah angka sangat besar untuk pemberian kredit kepada UMKM.

      BI: Sebanyak 45 Juta UMKM Gunakan QRIS pada 2023

      Hingga saat ini sudah lebih dari 20 juta UMKM menggunakan QRIS untuk bertransaksi.

      Mendag Pastikan Harga Mi Instan Tak Naik 3 Kali Lipat, Ini Alasannya

      Mendag Zulkifli Hasan menyatakan tidak ada kenaikan harga mi instan hingga 3 kali lipat karena produsen gandum sudah mulai mengapalkan hasil ke Indonesia.