Terus Bertambah, Kini Ada 181 Nama Warga Wonogiri yang Dicatut Parpol

Kasus pencatutan nama warga Wonogiri sebagai anggota partai politik (parpol) terus bertambah.

 KPU Wonogiri membuka help desk untuk warga yang merasa keberatan terhadap pencantuman nama sebagai anggota parpol. Saat ini, KPU Wonogiri sudah menerima 13 tanggapan warga yang keberatan terhadap pencatuman nama yang bersangkutan sebagai anggota parpol. Foto diambil, Senin (12/9/2022). (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

SOLOPOS.COM - KPU Wonogiri membuka help desk untuk warga yang merasa keberatan terhadap pencantuman nama sebagai anggota parpol. Saat ini, KPU Wonogiri sudah menerima 13 tanggapan warga yang keberatan terhadap pencatuman nama yang bersangkutan sebagai anggota parpol. Foto diambil, Senin (12/9/2022). (Solopos.com/Muhammad Diky Praditia)

Solopos.com, WONOGIRI — Kasus pencatutan nama warga Wonogiri sebagai anggota partai politik (parpol) terus bertambah. Hingga Kamis (6/10/2022), tercatat sebanyak 181 nama orang dicatut sebagai anggota parpol.

Pencatutan nama orang sebagai anggota parpol itu bertambah sebanyak 20 nama sejak, Senin (26/9/2022) yang berjumlah 161 nama. Mayoritas nama yang tercatut itu merupakan aparatur sipil negara (ASN).

PromosiTokopedia Card Jadi Kartu Kredit Terbaik Versi The Asian Banker Awards 2022

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wonogiri masih terus membuka ruang klarifikasi. Hal itu baik bagi orang yang namanya tercatut maupun parpol yang mencatut. 

Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, mengatakan parpol sudah tidak lagi menginput nama anggota di Sistem Informasi Parpol (Sipol) mulai, Rabu (28/9/2022). Oleh karena itu, kini warga diminta aktif mengecek nama masing-masing di infopemilu.kpu.go.id guna mengetahui apakah nama mereka terdaftar sebagai anggota parpol atau tidak. 

Jika ada warga yang merasa bukan sebagai anggota parpol tapi nama telah tercatut, segera hal itu dilaporkan kepada KPU Wonogiri. Selanjutnya, KPU Wonogiri akan mempertemukan orang yang namanya dicatut dengan parpol yang mencatut nama orang tersebut.

Baca Juga: Para Dai di Wonogiri Diimbau Proaktif Jaga Kondusivitas saat Pemilu 2024

“Kami masih membuka ruang klarifikasi untuk orang yang dicatut sebagai anggota parpol dan parpol yang mencatut sampai terakhir 7 Desember 2022. Kami minta warga aktif mengecek. Jangan sampai nanti kalau ruang klarifikasi sudah ditutup, baru ketahuan kalau namanya masuk sebagai anggota parpol padahal enggak pernah mendaftar,” kata Toto saat berbincang dengan Solopos.com di RM Saraswati Wonogiri, Kamis (6/10/2022).

Dia menjelaskan, pencatutan nama itu dilakukan seluruh parpol, baik parpol yang sudah parliamentary threshold maupun partai baru. Kasus pencatutan nama itu bisa terjadi lantaran ada kesalahan saat mendaftarkan nama seseorang sebagai anggota parpol. 

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo alias Jekek, menyebut pencatutan nama warga, di antaranya para ASN itu tidak perlu dibesar-besarkan. Dia menilai yang terpenting adalah KPU memberikan ruang bagi parpol dan warga untuk mengklasifikasikan hal tersebut.

“Itu tugas KPU Wonogiri memverifikasi dan memvalidasi. KPU punya otoritas untuk investigasi di lapangan. Maka terhadap yang mungkin sengaja atau tidak sengaja mencatut nama-nama itu, segera diundang. Ada langkah-langkah klarifikasi sesuai dengan ketentuannya,” kata Jekek yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Wonogiri itu.

Baca Juga: 161 Nama Warga Wonogiri Dicatut Parpol, KPU Lakukan Klarifikasi

Dia melanjutkan, pencatutan itu sangat mungkin dilakukan karena keamanan sistem data seseorang saat ini masih lemah. Parpol bisa mengambil data warga dari mana saja.

Jekek sangat mengapresiasi KPU lantaran sudah memiliki sistem yang baik guna memverifikasi data parpol melalui Sipol. Per Senin (26/9/2022), PDIP Wonogiri tercatat telah mencatut empat nama warga.

Jekek menegaskan PDIP Wonogiri tidak ada niatan mencatut nama warga. PDIP akan selalu berkoordinasi dengan internal partai dan KPU guna menyelesaikan hal tersebut.

“Kami akan lakukan klarifikasi. Prinsip dasarnya kami tidak ada niatan ke sana [mencatut nama warga]. Faktor human error kan patut diberi ruang juga. Kecuali pencatutan itu sampai ratusan nama, itu patut dicurigai sebagai kesengajaan. Kalau nama yang tercatut hanya satu-dua orang, dibandingkan anggota partai yang ribuan hingga puluhan ribu, bagi saya itu hal yang wajar. Yang penting ada ruang klarifikasi,” kata Jekek kepada wartawan di Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri, Sabtu (1/10/2022).

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Batik Slobog dan Makna Motif Batik pada Keluarga Raja-Raja Jawa

      Selain parang, batik motif slobog juga dilarang dikenakan dalam pernikahan Kaesang Pangarep, Minggu (11/12/2022), di mana bagi keluarga Raja Jawa, batik memiliki makna dan aturan tersendiri.

      Cakades Petahana Legawa Usai Kalah, Tak Ada Komplain di Pilkades Wonogiri

      Secara keseluruhan, pilkades di Wonogiri dinilai berlangsung kondusif. 

      90 Unit Bus Stand By, Siap Angkut Tamu Tasyakuran Nikahan Kaesang-Erina di Solo

      Puluhan bus sudah stand by dan siap mengantar tamu undangan acara tasyakuran nikahan Kaesang-Erina di Solo, Minggu (11/12/2022).

      Watu Panggung di Jekani Sragen Masih Dikeramatkan, Konon Dibuat Bocah Angon

      Keberadaan Watu Panggung di Dukuh Sidomulyo, Desa Jekani, Kecamatan Mondokan, Sragen, masih dikeramatkan oleh warga. Konon, tumpukan batu itu dibuat oleh anak penggembala alias boca angon.

      Banyak Peminat, 600 Dosis Vaksin Covid-19 di Boyolali Hampir Ludes dalam 2 Hari

      Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali baru mendapatkan 600 dosis vaksin jenis Pfizer dari Dinkes Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/12/2022).

      Jagong Nikahan Kaesang, Prabowo Subianto Menginap 2 Hari di Hotel Alila Solo

      Ketum Partai Gerindra yang juga Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dipastikan menghadiri acara nikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono di Solo, Minggu (11/12/2022).

      DAPM Karanganyar Sumbang Rp19 Juta bagi Korban Gempa Cianjur

      Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kabupaten Karanganyar menyerahkan bantuan Rp19 juta untuk korban gempa bumi di Cianjur melalui PMI

      Kaum Boro Bikin Tingkat Partisipasi Pemilih di Pilkades Wonogiri Tak Optimal

      Mayoritas warga yang absen atau tak menggunakan hak pilihnya di Pilkades Wonogiri berstatus kaum boro.

      STB Mahal dan Langka, Politikus Golkar Henry Indraguna Menduga Ada Penimbunan

      Politikus Partai Golkar Henry Indraguna menduga ada mafia yang sengaja menimbun set top box atau STB sehingga kini menjadi barang langka dan harganya mahal di mana-mana.

      Mobil Damkar & Derek Disiagakan di Jl. Solo-Jogja saat Pernikahan Kaesang-Erina

      Mobil Damkar Klaten disiagakan di sepanjang jalan raya Solo-Jogja selama putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono.

      Persiapan Seleksi, Pesantren Mahasiswa UMS Siapkan 180 Kuota Santri Baru

      Pesantren mahasiswa (Pesma) K.H Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) siap menyambut 180 kuota mahasantri baru 2023/2024.

      Hilang Hampir Sebulan, Warga Jatisrono Wonogiri Ditemukan Meninggal di Hutan

      Seorang pria lanjut usia ditemukan meninggal dunia dalam keadaan membusuk di Kawasan Hutan Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Perhutani Plalar, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Kamis (8/12/2022) malam.

      Nikahan Kaesang-Erina, 32 Pesawat Carter Mendarat di Bandara Adi Soemarmo

      Bandara Adi Soemarmo Solo mendapatkan konfirmasi lebih dari 30 pesawat carter atau jet pribadi akan mendarat di bandara tersebut mengangkut tamu acara nikahan Kaesang-Erina.

      Boyolali Segera Punya Perda Kawasan Tanpa Rokok, Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

      Boyolali segera miliki Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

      Satpol PP Klaten Copoti Banner Dukungan Pencapresan Ganjar Pranowo

      Satpol PP dan Damkar Klaten mencopoti sejumlah banner dukungan pencapresan Ganjar Pranowo di Jl. Jogja-Solo, Jumat (9/12/2022).