Terus Bertambah! Jumlah Pasien Corona Sembuh di Jateng Jadi 8 Orang
Ilustrasi tes virus corona atau Covid-19 (Freepik)

Solopos.com, SOLO -- Terdapat penambahan pasien positif corona yang telah dinyatakan sembuh di Jateng. Hingga Rabu (1/4/2020) pukul 13.00 WIB, total pasien sembuh ada delapan orang.

Pasien dinyatakan sembuh dari corona jika telah menjalani tes swab tenggorokan dua kali berturut-turut dan hasilnya negatif.

Warga Banyumas Tolak Pemakaman Jenazah Pasien Positif Corona, Begini Ceritanya

Berdasarkan data yang diperoleh Solopos.com dari situs resmi Jateng Tanggap Corona, corona.jatengprov.go.id, delapan pasien sembuh ini tersebar di berbagai wilayah. Empat di antaranya berasal dari RS KRMT Wongsonegoro Semarang, tiga dari RSUD Dr Moewardi Solo, dan satu dari RSU Telogorejo Semarang.

Pria Pasar Kliwon Solo Kesetrum Listrik Tegangan Tinggi Saat Bersihkan Rumah Tetangga

Sementara itu, untuk kasus positif di Jateng mengalami penambahan sebanyak 11 orang. Alhasil, total kumulatif pasien positif di Jateng menjadi 104 orang. Untuk kasus positif corona meninggal dunia tidak bertambah, tetap tujuh orang.

3 Pasien Sembuh dari Solo

Seluruh pasien terkonfirmasi positif virus corona yang dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo sebanyak tiga orang dinyatakan sembuh. Mereka telah dinyatakan negatif Covid-19 dan boleh pulang ke rumah.

Warga China Ucapkan Selamat saat Kasus Corona di AS Tembus 100.000, Meledek?

Setelah hasil swab, warga Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, dan guide asal Denpasar, Bali negatif Covid-19. Lalu menyusul warga Desa Grogol, Sukoharjo, yang dinyatakan sembuh.

Bekas Asrama Magang Jepang Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Corona Sragen

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo atau Rudy, mengatakan, meski sembuh, ketiga pasien positif corona di Solo itu diminta menjaga diri dan beristirahat di rumah. Artinya, jangan sampai mereka terpapar Covid-19 untuk kali kedua.

“Jangan sampai terpapar lagi. Sembuh terus terpapar lagi kan juga kasihan. Mereka wajib mengkarantina diri lagi 14 hari di rumah kan baik, supaya maksimal. Masyarakat saya minta tidak mengucilkan. Kalau ada yang menyampaikan hal yang tidak benar, Pemkot membuka komunikasi secara terbuka,” kata Rudy di Balai Kota Solo, Senin (30/3/2020).

Pengembang Properti Siap Genjot Penjualan Saat Wabah Covid-19 Berlalu


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho