Terus Berkurang, Kebo Bule Keraton Solo Kini Tinggal 15 Ekor

Jumlah kebo bule milik Keraton Solo kini tinggal 15 ekor menyusul kematian empat ekor kerbau ikon kirab malam 1 Sura itu dalam waktu kurang dari sebulan terakhir.

Selasa, 16 Agustus 2022 - 06:30 WIB Penulis: Kurniawan Editor: Suharsih | Solopos.com

SOLOPOS.COM - Kerbau bule keturunan Kyai Slamet diberi makan di kandang isolasi di Magangan Keraton Solo, Kamis (28/7/2022). (Sitimewa/Humas Pemkot Solo)

Solopos.com, SOLO — Jumlah kebo bule pusaka Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat kembali berkurang dengan kematian satu ekor kerbau bernama Kiai Jabo yang berumur sekitar lima tahun, Senin (15/8/2022) sore.

Kiai Jabo menambah daftar jumlah kebo bule yang mati menjadi empat ekor dalam kurun waktu kurang lebih sebulan terakhir. Kiai Jabo mati sekitar pukul 15.25 WIB setelah sempat kejang-kejang.

Sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (6/8/2022), kebo bule bernama Kiai Gino yang baru berumur 14 bulan mati. Seperti halnya Kiai Jabo, tak diketahui secara pasti apa penyebab kematian Kiai Gino. Namun, beberapa waktu terakhir Kiai Gino memang sempat satu kandang dengan kebo bule yang terkena penyakit mulut dan kuku.

Sebelum Kiai Gino ada Nyi Apon yang ditemukan mati pada Kamis (21/7/2022) di kandang kebo bule di Alun-Alun Kidul Keraton Solo. Nyi Apon yang berumur 20 tahun dipastikan positif terkena PMK.

Satu kebo bule lainnya ditemukan mati tiga hari kemudian tepatnya Minggu (24/7/2022). Kebo bule tersebut baru dilahirkan dan belum diberi nama. Penyebab kematian, dari lahir memang tidak sehat karena induknya juga terkena PMK.

Baca Juga: Satu Lagi Kebo Bule Keraton Solo Mati, Penyebabnya Masih Misterius

Dengan kematian empat ekor kebo bule dalam kurun waktu kurang dari sebulan itu, jumlah kebo bule pusaka Keraton Solo saat ini tinggal 15 ekor.

Beberapa Bayi Kebo Bule Mati

“Sekarang jumlahnya tinggal 15 ekor. Ini dalam waktu sekitar sebulan ini mati empat ekor,” kata GKR Timoer Rumbai Kusuma Dewayani, putri Paku Buwono XIII, kepada Solopos.com, Senin.

Timoer mengatakan belum pernah terjadi ada empat ekor kebo bule mati secara beruntun seperti sekarang. Sebelum matinya empat kebo bule itu, menurutnya, juga beberapa bayi kebo bule yang mati.

Penyebabnya lahir prematur atau induknya tidak mau menyusui. Timoer berharap kematian Kian Jabo menjadi musibah terakhir. Timoer mengaku sangat sedih dengan musibah tersebut.

Baca Juga: Bukan Magic, Ini Sebab Kebo Bule Keraton Solo Warnanya Putih Kemerahan

“Wah sedih sanget nuh, sing ngopeni tenanan. Saya sakit ya ben dina rene tak tiliki kok. Kemarin dua hari ndak niliki, karena beberapa hari yang lalu saya tiliki sudah baik. Makannya banyak,” tuturnya.

Kebo bule merupakan salah satu ikon Keraton Solo. Keberadaannya dinilai penting sebagai bagian dari warisan budaya. Tiap kirab malam 1 Sura, kerbau-kerbau unik berwarna putih kemerahan itu selalu ditunggu kemunculannya.

Sebagian masyarakat percaya kotoran kebo bule yang keluar selama kirab itu bisa mendatangkan berkah kemakmuran. Tak sedikit orang yang menonton kirab malam 1 Sura demi mendapatkan kotoran kerbau bule yang kemudian dibawa pulang dan dijadikan pupuk tanaman.

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif
HEADLINE soloraya Rumah di Gesi Sragen Terbakar Saat Ditinggal Kondangan, Kerugian Rp120 Juta 28 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Ditabrak Mobil di Jl. Solo-Jogja, Bocah Asal Tegalgondo Klaten Meninggal Dunia 39 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Kronologi Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Jendela Rumah sampai Bergetar 44 menit yang lalu

HEADLINE soloraya Bum! Ada Ledakan di Asrama Brimob Telukan Grogol Sukoharjo, 1 Polisi Terluka 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Tanah Tiba-Tiba Ambles, Warga Mayungan Klaten Terperosok ke Dasar Sumur 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Menelisik Rantai Bisnis Perdagangan Anjing di Solo sampai Jadi Rica-Rica Gukguk 1 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Munculnya Hutan Kamboja di Klaten Ternyata Berawal dari Ketidaksengajaan 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Rumah Warga Gesi Sragen Ludes Terbakar Saat Ditinggal Kondangan 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Harga Cabai dan Telur Turun, Pasar Tradisional di Klaten Malah Sepi Pembeli 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya 7 Pasangan Bercerai di Sragen Setiap Hari, Salah Satu Penyebabnya Kawin Paksa 2 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Besok Jembatan Mojo dan Jurug B Sama-Sama Ditutup, Dishub Solo: Naik KRL Saja 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Unik! Wisata Spiritual Bernuansa Jepang di Museum Sewu Rai Wonogiri 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya HUT Ke-17 Himpaudi Klaten, 1.200 Peserta Ikuti Senam Kolosal dan Pentas Seni 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Selamat! Inilah Para Juara Lomba Mewarnai dan Menggambar HUT Ke-25 Solopos 3 jam yang lalu

HEADLINE soloraya Perdana CFD Colomadu, Masih Banyak Pengendara Motor Curi-curi Kesempatan 4 jam yang lalu