Terdakwa kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks Ratna Sarumpaet mengikuti sidang perdana di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (28/2/2019). (Antara-Reno Esnir)

Solopos.com, JAKARTA -- Ratna Sarumpaet disebut berusaha meminta bantuan sejumlah orang untuk bisa dipertemukan dengan Prabowo Subianto. Hal itu terungkap dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta, Kamis (28/2/2019).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkapkan bahwa terdakwa Ratna Sarumpaet sempat meminta Said Iqbal agar dipertemuan dengan Prabowo Subianto pada 28 September 2018 pukul 19.22 WIB. Tujuannya agar Ratna dapat mengadukan wajahnya yang bengkak dan lebam.

Menurut JPU Payaman, terdakwa Ratna Sarumpaet tidak hanya meminta dipertemukan dengan Prabowo Subianto melalui Said Iqbal, tetapi juga kepada Fadli Zon. Kemudian melalui Fadli Zon, pertemuan antara Ratna Sarumpaet dan Prabowo Subianto langsung diatur.

"Terdakwa juga mengirimkan 3 buah foto kepada Said Iqbal dan ajudan Prabowo Subianto atas nama Dani melalui Whatsapp dan meminta Said Iqbal agar mengirimkan juga foto bengkak dan lebam dirinya kepada Prabowo Subianto," tutur Jaksa Payaman, Kamis (28/2/2019).

Kemudian pada 2 Oktober 2018 sekitar pukul 20.00 WIB, terdakwa Ratna Sarumpaet bertemu Prabowo Subianto yang didampingi Amien Rais, Said Iqbal, Fadli Zon, Sugiono, dan Nanik Sudaryati, di Kantor Pemenangan Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Jl Kertanegara.

"Setelah bertemu, Prabowo Subianto menyampaikan keterangan pers dan meminta pemerintah mengusut tuntas penganiayaan yang dialami Ratna Sarumpaet," kata Payaman saat sidang pembacaan dakwaan di PN Jakarta Selatan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten