Terungkap, Ini Penyebab Kebakaran Pasar Nglangon Sragen
Tim gabungan dari Inafis Polres Sragen dan Polsek Sragen Kota melakukan olah TKP di lokasi kebakaran Pasar Nglangon, Sragen, Selasa (1/10/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Tim Identifikasi (Inafis) Polres Sragen dan Reskrim Polsek Sragen Kota, Selasa (1/10/2019), menyelidiki penyebab kebakaran yang melanda Pasar Nglangon, Sragen. Mereka menyimpulkan kebakaran yang menghanguskan seratusan los dan kios itu dipicu korsleting di los daging.

Semula Kanit Reskrim Polsek Sragen Kota Ipda Mualim mendapat informasi dari saksi pertama Rukiman, 69, warga Bangak RT 001/RW 001, Kelurahan Sine, Sragen Kota, tentang indikasi awal penyebab kebakaran.

Dari informasi saksi, Mualim menduga sumber api berasal dari bakaran sampah. Sebelum tim Inafis Polres Sragen tiba, Mualim sudah meminta Kepala Pengelola Pasar Nglangon Margono untuk mencari Rukiman.

Akhirnya Rukiman dihadirkan dan diminta menunjukkan lokasi api pertama yang dilihatnya. Rukiman adalah tenaga pekerja di los kayu milik Agung.

“Awalnya saya pulang pukul 15.30 WIB. Pada Magrib kemarin saya dihubungi Pak Agung karena losnya terbakar. Saya langsung ke lokasi ternyata api sudah besar melalap sebagian bangunan di los penggilingan daging dan los penjual unggas. Sejak itu api terus merembet ke barang ke los kayu dan kemudian ke timur dan utara. Saya tidak menemukan bakaran sampah di sekitar lokasi api yang sudah membesar itu,” ujar Rukiman saat ditanya wartawan dan polisi, Selasa siang.

Dari keterangan awal Rukiman tersebut, Tim Inafis yang dipimpin KBO Satreskrim Polres Sragen Ipda Suparno dan tim Polsek Sragen Kota yang dipimpin Ipda Mualim langsung menyelidiki los penggilingan daging milik Warmanto, 53, warga Mekarsari, Nglorog, Sragen.

Mualim dan anggota polisi lainnya menemukan kabel yang meleleh di sekitar bangunan los Pasar Nglangon tersebut. Mereka juga menyelidiki jaringan kabel lainnya dan termasuk di areal mesin penggerak penggilingan daging.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan dipadukan dengan keterangan saksi, Kabag Operasional Satreskrim Polres Sragen Ipda Suparno mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyimpulkan penyebab kebakaran Pasar Nglangon diduga kuat karena korsleting.

“Ya, memang betul lampu mati tetapi aliran listriknya masih ada karena spidometernya tidak dimatikan. Kami menyita barang bukti berupa kabel sepanjang 2 meteran yang menyambung ke lampu penerangan. Dugaan korsleting itu ditemukan di los penggiliran daging milik Pak Warmanto,” ujar Suparno.

Sementara Warmanto mengaku merugi banyak akibat kebakaran itu.

“Saya pulang pukul 15.00 WIB dan buka setelah subuh. Pada Senin sore sebelum pulang, lampu saya matikan semua. Saya baru mulai usaha penggilingan daging itu setahun terakhir. Untuk mesinnya saja mencapai Rp40 juta. Jadi total kerugian saya mencapai seratusan juta rupiah,” ujar Warmanto saat ditanya solopos.com.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho