Tutup Iklan

Terungkap, Ini Manfaat Punya Adik Bagi Kesehatan Anak

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, JAKARTA — Di era modern ini tak sedikit keluarga muda memilih untuk hanya memiliki satu orang anak. Hal itu didasari alasan kepadatan aktivitas bekerja yang menyita waktu para orang tua sehingga mereka merasa tak cukup mampu untuk membesarkan lebih dari satu anak.

Jika Anda baru saja menikah dan berencana untuk hanya memiliki satu momongan, sebaiknya pertimbangkanlah kembali niatan tersebut. Sebab nyatanya banyak manfaat yang dapat diperoleh buah hati Anda dengan kehadiran seorang adik.

Fakta mengungkap selain baik bagi tumbuh kembang psikologis mereka, kehadiran adik sangat berguna untuk meningkatkan kesehatan jasmani mereka.

Sebuah penelitian dari A.U.S mendapati temuan anak-anak yang memiliki adik cenderung terhindar dari risiko obesitas saat menginjak kelas satu sekolah dasar. Lantas, bagaimana hal itu bisa terjadi?

Peneliti kesehatan masyarakat dari University of Michigan Julie Lumeng mengatakan anak yang tidak memiliki adik hingga menginjak kelas satu SD, tiga kali lipat berisiko terjangkit obesitas ketimbang anak yang punya adik saat berusia tiga atau empat tahun.

Namun perlu diperhatikan, studi tersebut tidak ditujukan untuk membuktikan menjadi anak tunggal dapat mengakibatkan obesitas, dan tidak pula dialamatkan untuk membuktikan bahwa kehadiran seorang adik dapat menjaga berat badan seorang anak.

Studi tersebut mengungkap sebuah fenomena bahwa kebanyakan orang tua secara tidak disadari akan mengubah pola hidup keluarganya setelah momongannya bertambah.

Untuk diketahui, studi A.U.S. dilakukan terhadap 697 anak usia 0-6 tahun. Pada usia 6 tahun, anak-anak yang masih belum punya adik terpantau kelebihan berat badan dibandingkan teman-temannya yang sudah punya saudara.

Tapi studi tersebut mengeliminasi indikator objektif, seperti berat badan ketika lahir, kemungkinan perceraian orang tua, maupun kemungkinan pindah rumah dan pengangguran di dalam keluarga, yang semuanya turut memberi dampak pada risiko obesitas.

Lebih lanjut, Julie Lumeng menjelaskan kehadiran seorang adik di dalam sebuah keluarga biasanya membuat anak yang lebih tua menjadi lebih aktif.

“Misalnya, mereka menjadi lebih banyak berlarian untuk bermain bersama adik mereka. Kebiasaan lainnya misalnya mengajak adik pergi ke taman atau berjalan-jalan untuk bermain.” ungkap Julie, dikutip dari Reuters baru-baru ini.

Yang jelas, ungkap Julie, mereka akan menjadi lebih aktif terlibat permainan dengan adiknya, ketimbang hanya menghabiskan waktu berdiam diri atau menonton televisi sendiri.

Rutinitas lain yang bisa berubah dengan kehadiran seorang adik adalah kebiasaan atau pola makan. Orang tua dengan anak tunggal seringkali terlalu fokus atau terlalu mengontrol apa yang dimakan oleh anak semata wayang mereka.

Peneliti University of Minnesota Jerica Berge menjelaskan sikap yang terlalu restriktif dan overprotektif terhadap anak tunggal tersebut justru akan membuat pola makan anak memburuk, sehinga membuka lebar risiko obesitas pada anak.

Sebaliknya, dengan kehadiran seorang adik, para orang tua bisa membagi fokusnya kepada lebih dari satu anak dan melonggarkan pengawasan mereka pada salah satu anak. Akibatnya, anak akan terpacu untuk membuat pola makannya sendiri.

“Pola makan yang diatur sendiri oleh sang anak biasanya berujung pada trayektori berat badan yang lebih sehat pada anak yang memiliki adik, dibandingkan pada anak tunggal,” imbuh Jerica.

Direktur American Academy of Pediatrics Institute for a Healthy Childhood Weight, Sandra Hassink, menjelaskan faktor lain yang mungkin berdampak pada obesitas anak adalah berat badan orang tua, diabetes maternal, asupan air susu ibu (ASI), pola makan keluarga, rutinitas sebelum tidur, aktivitas fisik, dan pengenalan dini terhadap makanan padat.

Jika selama ini Anda sudah banyak mendengar manfaat psikologis dari memiliki adik pada buah hati Anda, studi tersebut mengungkap satu lagi manfaat dari memiliki saudara. Selain baik bagi anak sulung, kehadiran adik dapat menuntun kebiasaan keluarga menuju ke arah yang lebih positif.


Berita Terkait

Berita Terkini

Dorong Transformasi, Ini Strategi Darmawan Prasodjo Nakhodai PLN

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo akan melanjutkan transformasi di segala lini untuk meningkatkan layanan kepada pelanggan sehingga dapat mendongkrak perekonomian nasional.

Doa Supaya Tidak Mudah Lupa dan Kuat Ingatan dalam Islam

Berikut ini terdapat doa supaya tidak mudah lupa dan kuat dalam ingatan menurut ajaran Islam. Dibaca setelah salat wajib 5 waktu ya!

Bocoran Cara Jadi Pemenang Lomba Astra, Biar Dapat Hadiah Motor

Bagaimana sih cara menjadi pemenang dalam Lomba Astra 2021 dan mendapatkan hadiah? Yuk cari tahu selengkapnya di bawah ini!

Sukorejo Sragen Usung Paket Wisata Menari dan 10 Menit Belajar Gamelan

Kampung Wisata Sukorejo, Sragen, menawarkan paket wisata belajar menari dan bermain gamelan dalam waktu 10 menit.

Bergerak Variatif! Cek Harga Emas Pegadaian, Rabu 8 Desember 2021

Harga emas batangan 24 karat di Pegadaian pada Rabu (8/12/2021) bergerak variatif untuk cetakan UBS maupun Antam.

Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri Lutut, Dipijat?

Bagaimana sih cara mengatasi nyeri lutut yang dialami oleh seseorang, apakah diperbolehkan dipijat? Yuk cari tahu di sini!

Single Parent, Bu Harsi "Tengkleng" Besarkan 2 Anak Hingga Lulus Kuliah

Sejak ditinggal mati suaminya, Harsi, 55, harus berjuang sendirian membesarkan dua putrinya hingga lulus kuliah. Di balik sosoknya yang belakangan menjadi buah bibir masyarakat, Harsi adalah sosok ibu pekerja keras dan menjadi tulang punggung keluarga.

+ PLUS Tari dan Matematika Mengungkap Nilai Spiritualitas Sehari-Hari

Etnomatematika adalah konsep matematika yang diaplikasikan menjadi aktivitas, kebiasaan, atau adat kehidupan masyarakat dalam menyelesaikan masalah sehari-hari.

10 Berita Terpopuler: PPKM Level 3 Nataru Batal hingga Ramalan Jayabaya

Kabar keputusan pemerintah batal menerapkan PPKM level 3 di semua wilayah Indonesia saat momen libur Nataru dan ramalan Jayabaya menjadi berita terpopuler di Solopos.com Rabu (8/12/2021).

Jadwal Bioskop XXI Hari Ini (8/12/2021): Ada 2 Film Baru

Berikut ini jadwal bioskop XXI hari ini, Rabu, 8 Desember 2021 di Kota Solo dan beberapa kota lainnya. Banyak film seru dan baru hlo!

Hari Ini Ada Pemeliharaan Jaringan, Listrik di Boyolali Padam 3 Jam

Berikut ini jadwal pemadaman dan pemeliharaan listrik oleh PLN di Boyolali hari Rabu, 8 Desember 2021 yang berlangsung tiga jam.

Lirik Lagu Aku Dewean - Dory Harsa

Berikut ini lirik lagu Aku Dewean dari Dory Harsa, yang telah tayang pada Selasa, 7 Desember 2021 di Youtube.

Ekspedisi Ekonomi Digital 2021, Dari Semarang Menuju Solo

Tim Ekspedisi Ekonomi Digital 2021 memulai hari kelima ekspedisi dengan menempuh perjalanan dari Semarang ke Solo, Rabu (8/12/2021) pagi

Round Up: Petani Sragen Ditemukan Meninggal Tercebur Sumur

Seorang petani ditemukan meninggal dunia di dalam sumur di area persawahan di Dukuh Sapen, Desa Slogo, Kecamatan Tanon, Sragen, Senin (6/12/2021).

Punya Rekan Kerja Toxic? Jangan Buru-Buru Resign, Lakukan Ini Dulu

Nah, agar kamu terhindar dari dampak buruk akibat memiliki rekan kerja yang toxic, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghadapinya.

Sragen Raih Anugerah Meritokrasi, Cuma 3 Kabupaten se-Jateng yang Dapat

Hanya tiga kabupaten di Jateng, dua di antaranya dari Soloraya, yang dapat Anugerah Meritokrasi dari KASN. Pemkab Sragen menjadi salah satu di antaranya.