Terungkap! Ini Identitas Mayat di Kali Jalan Sriwijaya Semarang

Mayat laki-laki ditemukan di saluran air Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, tepatnya di depan Perpustakaan Daerah Jateng.

 Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP penemuan mayat laki-laki di saluran air Jalan Sriwijaya, Kamis (11/8/2022). (Solopos.com-Adhik Kurniawan)

SOLOPOS.COM - Tim Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP penemuan mayat laki-laki di saluran air Jalan Sriwijaya, Kamis (11/8/2022). (Solopos.com-Adhik Kurniawan)

Solopos.com, SEMARANG — Identitas mayat laki-laki yang ditemukan di saluran air Jalan Sriwijaya, Kota Semarang, atau di depan Perpustakaan Daerah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Kamis (11/8/2022) sore, akhirnya terungkap. Laki-laki yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia itu ternyata warga Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Hal itu disampaikan Kapolsek Candisari, Iptu Handri Kristanto, kepada wartawan, Kamis. Handri menyebut identitas mayat laki-laki itu juga sudah dikonfirmasi oleh keluarganya.

PromosiDaihatsu Rocky, Mobil Harga Rp200 Jutaan Jadi Cuma Rp99.000

“Keluarga korban [warga Wonotingal] sudah menemukan. [Korban] atas nama Pak Joko,” ujar Handri.

Handri juga menyebut jika korban memiliki riwayat penyakit dalam. Meski demikian, ia belum bisa memastikan penyebab kematian korban, apakah karena sakit atau hal yang lain. Saat ini, mayat korban pun telah dibawa ke RSUP dr Kariadi, Semarang, untuk dilakukan pemeriksaan.

“Informasi awal dari warga sekitar, korban punya riwayat [sakit] jantung,” imbuhnya.

Baca juga: Dikira Boneka, 2 Bocah di Semarang Temukan Mayat di Jalan Sriwijaya

Kendati demikian, Handri belum mengetahui secara pasti terkait kronologi kejadian kenapa mayat tersebut bisa mengambang dan ditemukan di saluran air atau kali di Jalan Sriwijaya Kota Semarang. Saat ini, pihaknya sedang mendalami lebih lanjut terkait penemuan mayat di saluran air Jalan Sriwijaya Semarang itu.

“[Informasi] awal [korban] hilang sejak pagi. Biasanya sampai rumah jam delapan, tapi tidak sampai-sampai. Laporan lengkap nanti kami sampaikan setelah ada pulbaket [pengumpulan bahan dan keterangan],” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang bocah yang asik mencari cacing dikejutkan dengan penemuan mayat seorang laki-laki. Awalnya, mereka mengira mayat tersebut adalah boneka yang mengambang.

“Awalnya saya kan, lagi cari cacing. Lihat ada yang mengambang, tak kira boneka, pas saya lempar batu, kelihatan kepalanya, ternyata orang. Kaget saya, terus lapor satpam,” kata bocah yang menemukan mayat tersebut, Dimas Prasetya Nugraha.

Baca juga: Geger! Jasad Perempuan dalam Kardus Ditemukan di Mijen Demak

Sementara itu, petugas keamanan Perpustakaan Daerah Jateng, mengatakan pada pukul 05.00 WIB Sempat melihat sejumlah orang di kali tersbebut. Namun, ia tak mengetahui secara pasti apa yang dilakukan oleh mereka.

“Benar, memang saya melihat dua orang tadi pagi di situ (kali dekat Sriwijaya). Tapi enggak tau apa, nyari temannya atau mengeroyok orang, kurang tau. Cuma ada dua orang, satu dekat tembok [dekat kali], satu di atas, sedang melihat ke bawah,” ujar Ari.

 

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Catat, KPU Salatiga Butuh 5.918 Tenaga Penyelenggara Pemilu 2024

      Sebagai persiapan Pemilu 2024, KPU Kota Salatiga membutuhkan setidaknya 5.918 orang yang dibutuhkan sebagai badan ad hoc penyelenggara pemilu mulai dari KPPS, PPS hingga PPK.

      Solo Valley Werken, Proyek Gagal Belanda di Lembah Sungai Bengawan Solo

      Pemerintah Hindia Belanda pernah menginisiasi Solo Valley Werken, proyek pengendalian banjir dan pembuatan jaringan irigasi yang termahal pasca-perang Jawa, namun sayangnya gagal.

      Bahan Baku Menipis, Pengrajin Eceng Gondok Rawa Pening Berburu ke Luar Daerah

      Stok eceng gondok di Rawa Pening semakin menipis seiring dimulainya proyek revitalisasi. Untuk mencukupi kebutuhan barang baku kerajinan, para pengrajin berburu eceng gondong ke Demak dan Purwodadi.

      4 Mantan Teroris Beri Kuliah Umum di Udinus Semarang

      Empat eks napi teroris (napiter) memberi materi dalam kuliah umum Refreshing Kepemimpinan, Pencegahan Faham Radikalisme dan Terorisme Untuk Aktivitas Organisasi Kemahasiswaan Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

      Siap-Siap, Bansos Rp2,3 Miliar untuk Warga Salatiga Segera Cair

      Anggaran bansos senilai Rp2,3 miliar disiapkan Pemkot Salatiga untuk program pengendalian dampak pengalihan subsidi BBM dan pengendalian inflasi 2022.

      Long Weekend, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Keluarga di Semarang

      Berikut rekomendasi sejumlah tempat wisata yang mengusung konsep keluarga di wilayah Semarang Raya.

      Masa Kejayaan Hotel Dibya Puri Semarang, Langganan Para Artis hingga Menteri

      Sebelum berhenti beroperasi pada 2008, Hotel Dibya Puri Semarang menjadi langganan menginap para artis hingga kalangan menteri pada era Orde Baru.

      Tak Tampak 3 Hari, Nenek 80 Tahun di Semarang Ditemukan Meninggal dalam Rumah

      Warga Kampung Bulustalan, Semarang Selatan, digegerkan dengan penemuan mayat warga lansia atau nenek berusia 80 tahun di dalam rumah.

      Setahun, 2.800 Tenaga Honorer di Cilacap Diangkat Jadi ASN

      Sebanyak 2.800-an tenaga honorer di lingkungan Pemkab Cilacap telah diangkat sebagai ASN, baik CPNS maupun PPPK, dalam kurun waktu 2021-2022.

      Geger, Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Dekat Gereja di Jepara

      Penemuan mayat bayi di lingkungan gereja di Desa Welahan, Jepara, menimbulkan misteri terkait sosok pembuangnya.

      Diduga Jadi Tempat Prostitusi, Kompleks Karaoke Cumpleng Indah Blora Ditutup

      Pemerintah Kabupaten Blora resmi menutup kompleks hiburan malam karaoke Cumpleng Indah karena diduga menjadi praktik prostitusi.

      Menipis, Stok Vaksin Covid-19 di Semarang Tinggal 198 Dosis

      Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang menyebut stok vaksin Covid-19 kian menipis dan tinggal tersisa untuk memenuhi kebutuhan selama 1-2 hari.

      Ratusan Warga Pekalongan Terserang DBD, 2 Meninggal

      Sebanyak 155 orang di Kota Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng) terserang DBD pada tahun ini, di mana dua di antaranya mengalami kematian.

      Korban Cabut Laporan, Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Salatiga Disetop

      Pratu RW, anggota TNI di Salatiga yang menjadi korban pengeroyokan lima preman mencabut laporannya ke polisi.

      45 Perempuan di Jateng Jadi Korban KDRT, Paling Banyak dari Semarang

      Sebanyak 45 perempuan di Jawa Tengah (Jateng) mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dalam kurun dua tahun terakhir.