Terungkap! Hidayat Bukan Cowok Panggilan, Sisca yang Tagih Uang Kencan
Ilustrasi garis kuning kepolisian. (Antara)

Solopos.com, JAKARTA -- Fakta baru terkuak dalam kasus pembunuhan Sisca Icun Sulastri di Apartemen Kebagusan City , Jakarta Selatan. Dalam rekonstruksi yang digelar pada Sabtu (29/12/2018) ini, terungkap bahwa Hidayat-lah yang menjanjikan uang ke Sisca untuk melayaninya.

Dalam rekonstruksi tersebut, polisi memastikan pelaku bernama Hidayat, 22, bukanlah cowok panggilan seperti keterangan sebelumnya. Hidayat saat ditangkap beberapa waktu lalu mengakui dijanjikan uang Rp2 juta kalau mau melayani nafsu Sisca yang tewas di kamar apartemennya.

Ternyata, dalam rekonstruksi itu terungkap bahwa Hidayat-lah yang menjanjikan Sisca Icun Sulastri uang Rp2 juta agar mau melayaninya di ranjang. Hal tersebut terungkap saat Hidayat memeragakan adegan ke-6 hingga ke-19 yang merupakan sesi percekcokan.

Dalam adegan tersebut, sosok Sisca Icun yang diperankan seorang perempuan pengganti yang menagih uang Rp2 juta yang dijanjikan Hidayat. "Adegan 6 sampai 19 itulah terjadi cekcok. Saat itu, korban menagih uang Rp2 juta yang dijanjikan Hidayat," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar di lokasi, Sabtu (29/12/2018), dilansir Suara.com.

Namun, tersangka Hidayat enggan memberikan uang itu dengan alasan akan diberikan setelah Icun memuaskan nafsu birahinya. Hanya, dalam reka ulang kejadian itu, Icun tak memercayai ucapan Hidayat.

Akhirnya, Icun menjambak rambut dan mencaci maki Hidayat. Hal itulah yang membuat emosi Hidayat membuncah. "Tersangka tersinggung sampai tersangka melakukan pembunuhan memakai pisau, termasuk ada kabel yang digunakan untuk menjerat," jelasnya.

Lebih jauh Indra menambahkan penyebab terjadinya insiden pembunuhan tersebut lantaran Hidayat tersinggung terhadap ucapan Icun yang terus memaksanya. "Jadi, melalui rekonstruksi ini bisa disimpulkan bahwa keterangan awal pelaku adalah bohong. Pelakulah yang menjanjikan uang kepada korban, bukan sebaliknya.”

Polisi telah menetapkan Hidayat sebagai tersangka. Kasus ini terungkap setelah polisi membekuk Hidayat di kediaman orang tuanya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018) siang.

Sebelumnya berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Hidayat mengaku motifnya membunuh Sisca lantaran korban tak mau membayar uang kencan sebesar Rp2 juta. Sisca yang berstatus janda itu berkencan dengan tersangka di kamar Apartemen Kebagusan City pada Minggu (16/12/2018) setelah berkenalan melalui aplikasi pesan elektronik, MeChat. Padahal, posisi yang sebenarnya justru sebaliknya.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom