Terungkap! Dosen Unsri Peluk dan Minta Oral Seks pada Mahasiswinya

Subdit PPA Polda Sumatera Selatan mengungkapkan salah satu dosen Unsri memegang tangan, membuka baju korban, mencium, memeluk, dan meminta korban melakukan oral seks.

 Polda Sumsel olah TKP pelecehan seksual di Unsri. (Okezone)

SOLOPOS.COM - Polda Sumsel olah TKP pelecehan seksual di Unsri. (Okezone)

Solopos.com, PALEMBANG — Polisi mengungkap bentuk pelecehan seksual yang diduga dilakukan salah satu dosen Universitas Sriwijaya kepada salah satu mahasiswinya di lingkungan kampus.

Subdit Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Polda Sumatera Selatan mengungkapkan itu saat menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu ruangan kompleks Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya (Unsri) Indralaya, Kamis (2/12/2021).

Polisi melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan dosen di FKIP Unsri. Pada saat itu, perempuan yang diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh salah satu dosen di Unsri tampak hadir.

Baca Juga : Dosen Tanya Ukuran Bra, Begini Respons Mahasiswi Universitas Sriwijaya

Tak sendiri, korban didampingi pihak Unsri dan rekan-rekan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Mahasiswa (KM) Unsri. Dia menutupi kepalanya menggunakan jaket hitam.

Polisi melakukan olah TKP di ruangan yang diduga menjadi tempat dosen tersebut melecehkan mahasiswinya. Kasubdit PPA Polda Sumsel, Kompol Masnoni, mengatakan penyidik mengalami kesulitan saat oleh TKP.

Menurut Masnoni, korban menyampaikan kondisi ruangan sudah banyak berubah atau tidak sesuai dengan saat kejadian. Korban menuturkan ada beberapa meja dan sofa yang sudah berubah, bahkan sudah tidak ada di ruangan.

Baca Juga : Giliran Mahasiswi Unsri Ngaku Dilecehkan Dosen Skripsi

Polisi meminta korban menjelaskan peristiwa yang dialami di ruangan tersebut secara rinci. “Saat ke TKP berdasarkan pengakuan korban, tempat sudah tidak sesuai saat kejadian. Ternyata kepala ruangan itu sudah diganti sehingga ada barang yang dikeluarkan,” tutur dia seperti dilansir Okezone.com, Senin (6/12/2021).

Korban mengaku kepada polisi telah mengalami pelecehan seksual secara fisik. Masnoni menjelaskan korban mengaku disentuh dan dicium oleh dosen tersebut.

Masnoni menjelaskan hasil olah TKP. Dosen tersebut diduga melakukan perbuatan tertentu kepada korban. “Dosen memegang tangan. Habis itu membuka baju korban. Selanjutnya mencium bagian tubuh korban dan memeluknya. Bahkan pelaku meminta korban melakukan oral seks. Korban diminta memegang alat kelamin pelaku,” tutur Masnoni.

Baca Juga : Dosen Cabul Unsri Dicopot dari Jabatan Kepala Jurusan

Di sisi lain, Masnoni mengatakan korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Polisi berencana memanggil dosen untuk dimintai keterangan dalam waktu dekat.

“Psikis korban sangat tertekan ya, malu. Kedua, takut akan lingkungan sekitar. Jadi masih trauma.”

Berita Terkait

Espos Plus

Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

+ PLUS Geng QZRUH Dulu Anarkistis Sekarang Humanis

QZRUH yang pada era 1980-an hingga 1990-an dikenal sebagai geng remaja anarkistis di Kota Jogja kini mengubah citra menjadi geng dengan aneka kegiatan sosial. QZRUH Reborn berusaha mengubah citra geng ini menjadi lebih humanis.

Berita Terkini

Sejarah Hari Ini: 24 Januari 1848 Mulai Penambangan Emas di California

Berbagai peristiwa penting dan bersejarah yang patut dikenang terjadi di berbagai penjuru dunia dari tahun ke tahun pada 24 Januari.

Menpan RB: Pemda Jangan Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Tjahjo menegaskan larangan bagi instansi pemerintah untuk merekrut tenaga honorer tersebut juga telah diatur dalam peraturan pemerintah.

Pemerintah Bakal Rekrut Lebih Banyak PPPK Daripada PNS

Formasi CPNS akan ditiadakan penerimaannya pada tahun 2022.

TNI: Poster Babe Haikal Isi Pengajian di Yonif Raider Hoaks

Yonif Para Raider 502/UY telah meminta Tim Ustadz Babe Haikal untuk menghapus poster tersebut guna menghindari kesalahpahaman di masyarakat.

Yusuf Mansur: Tak Salat Aja Boleh Minta, Masak yang Salat Tidak Boleh

Yusuf Mansur mengatakan tidak ada yang salah jika seseorang menunaikan salat untuk meminta rezeki kepada Allah SWT.

Setor Rp12 Juta, Mimpi Umi Nginap di Hotel Yusuf Mansur Tak Kesampaian

Perempuan yang kini berusia 77 tahun itu adalah salah pengagum Ustaz Yusuf Mansur.

Iran akan Punya Hak Suara Lagi di PBB Setelah Tunggakan Dilunasi Korsel

Iran akan mendapatkan kembali hak suaranya di PBB setelah Korea Selatan (Korsel) membayar tunggakan iuran Tehran ke badan dunia itu.

+ PLUS Pembangunan Kawasan Inti Ibu Kota Baru Masih Menunggu Alokasi Biaya

Realisasi pembangunan infrastruktur di kawasan inti ibu kota negara yang baru di Kalimantan Timur masih menunggu alokasi anggaran dan perintah Presiden Joko Widodo. Seluruh lahan bakal lokasi ibu kota baru adalah tanah negara.

Tak Peduli Bisnis, Umi Sepuh Hanya Ingin Nginap di Hotel Yusuf Mansur

Umi tertarik ikut investasi karena ingin merasakan tidur di hotel yang saat itu dikampanyekan Yusuf Mansur milik umat Islam dan untuk jemaah haji.

Tak Menuntut Yusuf Mansur, Umi Sepuh Pilih Curhat kepada Allah

Umi tertarik ikut investasi karena ingin merasakan tidur di hotel yang saat itu dikampanyekan Yusuf Mansur milik umat Islam dan untuk jemaah haji.

5 Mobil Arteria Dahlan Pakai Pelat Nomor Sama, Apa Sanksinya?

Mempunyai pelat mobil ganda dapat dikenai sanksi penilangan bahkan pemalsuan identitas, karena setiap kendaraan memiliki plat nomor berbeda.

5 Mobil Ini Tidak Dilaporkan Anggota DPR Arteria Dahlan ke KPK

Meskipun diakui miliknya, 5 mobil tersebut tak dimasukkan dalam catatan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per Desember 2019.

+ PLUS SAFEnet Luncurkan Platform Pengaduan Pelanggaran Hak-Hak Digital

Mengakses Internet dengan aman dan nyaman adalah hak asasi setiap orang. Negara harus memenuhi hak itu. Perlindungan data pribadi menjadi bagi penting dari pemenuhan hak asasi digital warga negara.

Puspo Wardoyo: Sedekah & Investasi Yusuf Mansur Rugikan Umat

Pengusaha Wong Solo Group, Puspo Wardoyo, menilai apa yang dilakukan Ustaz Yusuf Mansur terkait investasi dan sedekah merugikan umat.

Dikhianati Soal Mobil, Puspo Wardoyo Dendam ke Ustaz Yusuf Mansur?

Puspo Wardoyo menilai apa yang dilakukan Ustaz Yusuf Mansur terkait sedekah dan investasi itu menyesatkan serta merugikan umat.

+ PLUS "Nobel Vietnam" untuk Terobosan Sains dan Teknologi bagi Kemanusiaan

Yayasan VinFuture yang berbasis di Hanoi, Vietnam, memberikan penghargaan kepada para ilmuwan di dunia yang berprestasi bagi kemanusiaan. Penentuan ilmuwan penerima hadiah diputuskan sebuah komite khusus.