Tutup Iklan
Tertinggi Se-Soloraya, Jumlah Kasus Covid-19 di Sukoharjo Kembali Salip Kota Solo
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jumlah kasus Covid-19 di Sukoharjo kini menjadi yang tertinggi di Soloraya. Hingga Sabtu (1/8/2020), di Sukoharjo tercatat ada 284 kasus positif Covid-19.

Dengan jumlah itu, kasus positif Covid-19 menjadi yang paling banyak di Soloraya. Terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 di Sukoharjo dalam dalam dua hari terakhir.

Pada Jumat (31/7/2020), ada penambahan 33 kasus baru postif Covid-19 dan pada Sabtu (1/8/2020), ada penambahan 10 kasus baru Covid-19.

"Ada penambahan 10 pasien positif per 1 Agustus. Sebagian pasien positif baru merupakan hasil pelacakan atau tracing pasien positif lama," kata Juru Bicara Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Sabtu malam.

Sebelum ke Demak, Ustaz Sempon Wonogiri Terima Banyak Tamu di Pondok

Lonjakan kasus positif Covid-19 di Sukoharjo dalam dua hari terakhir menjadikan jumlah kasus di kabupaten itu lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Solo.

Berdasarkan data di laman resmi Pemkot Solo yang diakses Solopos.com pada Sabtu malam, jumlah kasus Covid-19 di Solo mencapai 265 orang. Perinciannya 219 sembuh, 8 isolasi mandiri, 21 perawatan, dan 17 meninggal dunia.

Awal Pandemi

Ketika awal pandemi hingga pertengahan Juni kasus positif Covid-19 di Sukoharjo memang yang tertinggi di Soloraya. Namun, setelah itu terjadi lonjakan positif Covid-19 di Kota Solo khususnya dari klaster tenaga kerja.

Pasien Positif Covid-19 di Sukoharjo Tambah 10 Jadi 284, 180 Tanpa Gejala

Kota Solo kemudian mencatatkan kasus Covid-19 tertinggi di Soloraya kala itu. Kini setelah ada lonjakan kasus di Sukoharjo, kabupaten ini kembali di urutan teratas dalam jumlah kasus Covid-19 di Soloraya.

Yunia Wahdiyati menyatakan Sukoharjo masih berstatus daerah dengan tingkat risiko sedang atau zona orange kendati terjadi lonjakan pasien positif pada beberapa hari lalu.

Kapan Puncak Pandemi Covid-19 di Indonesia?

Ada indikator penghitungan tingkat risiko persebaran pandemi Covid-19. Antara lain jumlah kasus positif dan meninggal dunia, kenaikan jumlah pasien positif sembuh hingga angka reproduksi efektif di bawah satu.

"Kendati ada lonjakan pasien positif namun Sukoharjo masih masuk daerah zona orange atau tingkat risiko sedang," papar dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom

Pasang Baliho