Ilustrasi kecelakaan kerja.(JIBI/Solopos/Dok.)

Solopos.com, SRAGEN -- Seorang pekerja proyek pembangunan pabrik hebel di Dukuh Karangasem, Desa Toyogo, Sambungmacan, Sragen, Usman, 41, meninggal akibat kecelakaan kerja, Senin (9/12/2019) pukul 18.30 WIB.

Warga Dukuh Tempursari, Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Ngawi, itu meninggal dunia di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen lantaran luka serius di kepala dan kaki setelah tertimpa baja WF 250 di lokasi kerjanya.

Kapolsek Sambungmacan AKP Joko Widodo mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menjelaskan Usman bekerja bersama rekan-rekannya pada Senin itu sejak pukul 08.00 WIB.

Mayat Pria Dikerubuti Lalat di Ngalas Klaten Ternyata Dibunuh Anak Kandungnya

Pukul 18.30 WIB, Usman bersama rekannya, Agus, menurunkan baja WF 250 ke truk berpelat nomor K 1866 OW. Saat itu posisi Usman dan Agus berada di truk.

Setelah baja itu berada di truk, Usman kemudian mengikat baja itu. "Saat itulah tiba-tiba Usman terpeleset lalu terjatuh. Baja yang hendak diikat ikut jatuh menimpanya," ujarnya saat dihubungi Solopos.com, Selasa (10/12/2019).

Para pekerja lainnya berusaha menolong Usman dan mengevakuasinya ke RSUD Sragen. Joko Widodo mengatakan saat dilarikan ke RSUD itu Usman masih bernapas dan sadar.

Pemuda Sukoharjo Nyolong Belasan Kali Demi Gaya Hidup dan Ngapelin Pacar

Sesampainya di RSUD, Usman langsung ditangani petugas medis. Tetapi pada pukul 20.30 WIB, Usman meninggal dunia.

Usman mengalami patah tulang pada kaki kanan, yakni bagian paha, betis, dan mata kaki, serta luka di kepala bagian belakang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten