Arga Anggara, 28, warga Sidodadi, Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota, duduk di Mapolres Boyolali, Minggu (16/12/2018) malam. (Istimewa-Polres Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI -- Kasus penganiayaan seorang laki-laki yang ditemukan dengan usus terburai di trotoar wilayah Boyolali Kota pada Sabtu (15/12/2018) terkuak. Polisi menangkap pelaku kejahatan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia pada Minggu (16/12/2018) malam itu.

Pelaku adalah Arga Anggara, 28, warga Sidodadi, Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota. Polisi juga mengungkap identitas korban, yakni Arifin, 33, warga Selodoko, Kecamatan Ampel, Boyolali.

Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Willy Budiyanto mewakili Kapolres AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan sebelum dilakukan penangkapan Tim Sapu Jagad Satreskrim bersama Unit Polsek Boyolali Kota sudah melakukan penyelidikan dan pelaku pembunuhan tersebut mengarah kepada Arga.

“Setelah melakukan penyelidikan, akhirnya mengarah kepada pelaku ini. Lalu kami mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku sehingga dia kami tangkap pada Minggu [16/12/2018] malam di wilayah Boyolali Kota,” ujarnya kepada Solopos.com, Senin (17/12/2018).

Selain itu, polisi juga menyita beberapa barang bukti yang digunakan dalam kejahatan tersebut, yakni sebilah pisau, jaket, celana jins, dan kaus. Saat ini pelaku ditahan di Mapolres Boyolali untuk diperiksa lebih lanjut.

Sebagaimana diinformasikan, seorang laki-laki ditemukan dengan kondisi terluka robek di bagian perut dengan usus terburai di trotoar Jl. Pandanaran, RT 001/RW 006 Kelurahan Banaran, Kecamatan Boyolali Kota, Boyolali, Sabtu sekitar pukul 01.30 WIB. Diduga korban tanpa identitas tersebut merupakan gelandangan yang kerap mondar-mandir di kawasan tersebut.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten

%d blogger menyukai ini: