Tertahan, Simpanan Anggota KSP SB Solo Ada yang Sampai Rp570 Juta Lho

Nilai uang simpanan para anggota KSP Sejahtera Bersama Regional Solo yang masih tertahan hingga saat ini bervariasi dan ada yang mencapai Rp570 juta seorang.

 Belasan anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama Regional Solo menggelar aksi damai di kantor KSP Sejahtera Bersama di Jl Adi Sucipto, Manahan, Banjarsari, Solo, Selasa (30/11/2021). (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

SOLOPOS.COM - Belasan anggota Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sejahtera Bersama Regional Solo menggelar aksi damai di kantor KSP Sejahtera Bersama di Jl Adi Sucipto, Manahan, Banjarsari, Solo, Selasa (30/11/2021). (Solopos/Chrisna Chanis Cara)

Solopos.com, SOLO — Sekitar 6.000 anggota Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Sejahtera Bersama (SB) Regional Solo saat ini tengah harap-harap cemas. Uang jutaan rupiah yang mereka simpan di KSP tersebut masih tertahan.

Nilai uang simpanan para anggota itu bervariasi dengan nilai total mencapai Rp270 miliar. Salah satu anggota bahkan ada yang menyimpan uang hingga Rp570 juta di koperasi yang tengah bermasalah tersebut.

Sedangkan jika dirata-rata, total simpanan Rp270 miliar dan jumlah anggota 6.700 orang, nilai simpanan anggota KSP SB Solo mencapai Rp40 juga per orang. Itu hanya anggota di KSP Sejahtera Bersama Solo yang meliputi Cabang Solo (Manahan), Solo Timur, Boyolali, dan Solo Baru.

Untuk seluruh anggota KSP Sejahtera Bersama di Indonesia dengan total anggota mencapai 58.825 orang, total uang simpanannya mencapai Rp8,8 triliun. KSP Sejahtera Bersama selama ini memang terkenal memiliki track record yang bagus.

Baca Juga: Simpanan Rp270 M Tertahan, Anggota KSP Sejahtera Bersama Solo Beraksi

Bahkan koperasi berdiri pada 2004 ini menduduki peringkat ketujuh dalam hal aset dan volume usaha. Koperasi ini juga meraih berbagai penghargaan selama beroperasi.

Track record itu lah yang membuat Pejabat Humas Forum Anggota Koperasi Sejahtera Bersama (Fakta) Pusat, Frans Hartono, tak ragu bergabung menjadi anggota koperasi tersebut. Ia tak menyangka KSP Sejahtera Bersama bakal mengalami masalah seperti saat ini.

Pontang Panting Cari Uang

Salah satu anggota KSP Sejahtera Bersama, Yusup Panca Nugroho, mengungkapkan rekannya sesama anggota memiliki uang simpanan di koperasi tersebut dengan nilai sekitar Rp570 juta. Namun, gegara uang lebih dari setengah miliar rupiah itu tak bisa diambil, anggota itu harus pontang panting cari uang untuk berobat.

“Rekan saya ini mengalami kecelakaan tahun lalu. Tulang rusuknya patah sehingga harus dioperasi. Tak lama kemudian, ia didiagnosis mengidap kanker payudara yang membuatnya harus bolak-balik operasi,” ujar Yusup kepada Solopos.com di Manahan, Solo, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Gegara Uang Tertahan, Anggota KSP Sejahtera Bersama Solo Susah Berobat

Yusup mengatakan saat ini rekannya harus rutin kemoterapi yang membutuhkan biaya tak sedikit. Padahal sang rekan sudah tak bisa lagi bekerja. “Harapannya ya hanya simpanannya itu. Namun sampai detik ini belum sepeser pun uangnya cair,” tutur Yusup dengan nada getir.

Merujuk keputusan homologasi atau perdamaian yang disahkan pengadilan, beberapa waktu lalu, anggota yang sakit atau meninggal dunia seharusnya diprioritaskan dalam pencairan tahap I senilai 4% dari total simpanan. Namun fakta di lapangan tak demikian.

Sebagaimana diberitakan, belasan anggota KSP Sejahtera Bersama Regional Solo mendatangi kantor koperasi tersebut di kawasan Manahan, Solo, Selasa (30/11/2021). Mereka melakukan aksi damai dan audiensi untuk mempertanyakan pencairan uang simpanan mereka.

Berita Terkait

Berita Terkini

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.

+ PLUS Keraton Pengging, Cikal Bakal Kerajaan Pajang yang Hilang di Boyolali

Joko Tingkir yang menjadi raja pertama Kesultanan Pajang merupakan cucu dari Andayaningrat yang pernah memimpin Keraton Pengging.

Tim Gabungan di Bulu dan Mojolaban Gencarkan Patroli Tegakkan Prokes

Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

Berkat KIP, Mahasiswa asal Miri Sragen Ini Bisa Kuliah Sekaligus Usaha

Berkat Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, seorang warga Miri, Sragen, dari keluarga miskin bisa kuliah bahkan membuka usaha.

Segini Kerugiannya, Gara-Gara Bakul Pasar Tanjung Klaten Mogok Jualan

Sebanyak 256 pedagang Pasar Tanjung, Klaten mendadak mogok berjualan Senin (17/1/2022) sehingga menyebabkan perputaran uang mencapai Rp100 juta per hari terhenti.

Kearifan Lokal Boyolali, Kerajinan Logam Cepogo Kian Mendunia

Produk kerajinan seni kriya logam dari Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Boyolali, merupakan kearifan lokal yang kian mendunia.

Waduh! Pasar Tanjung di Klaten Sepi, Pembeli Kecele

Sejumlah pembeli kecele saat datang ke Pasar Tanjung di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin (17/1/2022) pagi.

+ PLUS Piala Dunia U-20 Jadi Momen Emas Eksplorasi Sport Tourism di Kota Solo

Datanganya wisatawan domestik dan mancanegara saat gelaran Piala Dunia U-20 pada 2023 bisa menjadi momen emas untuk pengoptimalan potensi destinasi sport tourism di Kota Solo.

Hipmi Boyolali Punya Ketua Baru, Program ke Depan Ingin Dampingi UMKM

Anggota Hipmi Boyolali sekitar 40 orang, terdiri dari pengusaha jasa kontruksi, pengusaha apotek, pengusaha tempat wisata, kuliner, peternak, konter, dan lain-lain.

Ini Lo Penyebab Retribusi di Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan

256 pedagang di Pasar Tanjung, Juwiring, Klaten, Jateng mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi karena memprotes kenaikan retribusi ugal-ugalan pada awal 2022.

Retribusi Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan, Bakul Mogok Berjualan

Sebanyak 256 pedagang di Pasar Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi.

Nunggak Semi Boyolali-Sukoharjo Angon Rasa ke Magelang, Ini Tujuannya

Komunitas Nunggak Semi adalah komunitas yang bergerak di bidang sosial, seni dan budaya.