Tertabrak Motor, Perempuan Pejalan Kaki di Semarang Meninggal

Peristiwa kecelakaan maut terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Kota Semarang, di mana seorang pejalan kaki meninggal dunia setelah tertabrak sepeda motor.

 ilustrasi korban kecelakaan maut. (Dok. Solopos.com)

SOLOPOS.COM - ilustrasi korban kecelakaan maut. (Dok. Solopos.com)

Solopos.com, SEMARANG — Peristiwa kecelakaan maut hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa kembali terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng). Kali ini seorang perempuan paruh baya yang tengah berjalan kaki meninggal dunia setelah ditabrak pengendara sepeda motor di Jalan Tentara Pelajar, Kota Semarang, Jumat (12/8/2022).

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit, membenarkan peristiwa kecelakaan maut yang menyebabkan perempuan pejalan kaki itu meninggal. Korban meninggal dunia itu berinisial IS, 51.

PromosiNimo Highland, Wisata Hits di Bandung yang Mirip Santorini Yunani

Korban meninggal dunia setelah ditabrak pengendara sepeda motor Honda Beat yang melaju dari arah timur menuju barat. Diduga, kecelakaan itu akibat pengendara sepeda motor berinsial RY, 30, yang tidak fokus saat berkendara.

“Diduga kurang waspada saat melintasi jalan menurun tersebut, sehingga menabrak seorang pejalan kaki,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, Jumat.

Akibat kecelakaan maut itu, korban pun mengalami luka parah pada bagian kepala. Korban meninggal dalam kejadian itu langsung dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang.

Baca juga: Kecelakaan Maut Mobil Pikap Masuk Jurang di Ciamis, 7 Orang Meninggal

Sementara pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD KRMT Wongsonegoro, atau yang populer dikenal dengan RS Ketileng.

Kasus kecelakaan maut yang melibatkan pejalan kaki hingga meninggal dunia ini merupakan yang kedua dalam dua hari terakhir. Sebelumnya, kasus serupa juga terjadi di Jalan Sriwijaya Kota Semarang, Kamis (11/8/2022).

Kala itu, korban yang tengah berolahraga lari pagi ditabrak mobil yang melintas. Pelaku langsung kabur seusai menabrak korban, namun akhirnya dapat diringkus aparat Polrestabes Semarang.

 

Sumber: Antara

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Brutal, Pemandu Karaoke Sunan Kuning Semarang Dikeroyok Rekan Seprofesi

      Aksi pengeroyokan dilakukan tiga pemandu karaoke atau PK Sunan Kuning Semarang terhadap satu rekan seprofesinya.

      Ternyata, Warga Argomulyo Salatiga Kesulitan Air Bersih Sejak Agustus

      Sejumlah warga di Kelurahan Randuacir, Kota Salatiga, mengeluhkan sulitnya mendapatkan kebutuhan air bersih sejak Agustus 2022 atau saat musim kemarau.

      Beli Jenglot Pakai Uang Palsu di Banjarnegara, Kakek asal Purworejo Ditangkap

      Seorang kakek asal Purworejo berniat membeli jimat berbentuk jenglot di Banjarnegara dengan menggunakan uang palsu.

      Gubernur Ganjar Terbitkan SE, Kepala Daerah di Jateng Harus Gunakan Aspal Buton

      Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menerbitkan SE yang meminta kepada kepala daerah di seluruh Jateng untuk menggunakan aspal Buton.

      Inspiratif, Pemuda Tuntang Semarang Bawa Kerajinan Eceng Gondok ke Pasar Eropa

      Kisah inspiratif datang dari pemuda asal Tuntang, Kabupaten Semarang, yang menyulap eceng gondok Rawa Pening menjadi kerajinan bernilai tinggi dan diminati pasar Eropa.

      Srintil Sang Primadona, Mahal dan Satu-Satunya di Dunia

      Srintil adalah nama tembakau khas dan satu-satunya di dunia yang berasal dari Temanggung yang harga per kilogramnya hampir setara dengan emas 24 karat.

      Sosok Moetiah Korban G30S/PKI Kebal Ditembak di Kuburan Massal Plumbon Semarang

      Cerita korban G30S/PKI, Moetiah, yang kebal saat ditembak dan dimasukkan hidup-hidup ke dalam kuburan massal di Plumbon, Semarang, Jawa Tengah.

      Bandara Ngloram Diminta Buka Penerbangan Komersial Lagi, Ini Kata Bupati Blora

      Bandara Ngloram di Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng), diminta untuk kembali melayani penerbangan komersial.

      Cuaca Ekstrem Landa Jateng dalam 3 Hari ke Depan

      BMKG memprakirakan sejumlah wilayah di Jateng akan mengalami cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi selama tiga hari ini.

      Kamp Plantungan Kendal: Dulu Penjara bagi Gerwani, Kini Pemandian Air Panas

      Pemandian air panas Tirta Assyifa di perbatasan Kabupaten Kendal dan Batang di Jawa Tengah menyimpan kepingan peristiwa tahun 1965, yakni terkait Kamp Plantungan.

      Jadi Tersangka Kasus Suap, Pengacara Semarang Ngaku Tak Kenal Hakim MA

      Pengacara Semarang, Yosep Parera, yang ditangkap KPK atas dugaan kasus suap pengurusan perkara di Mahkamah Agung (MA) mengaku tidak kenal dengan hakim agung.

      Kasus Pembunuhan PNS Semarang Belum Terungkap, 3 Saksi Minta Perlindungan LPSK

      LPSK mengungkap ada tiga saksi dalam kasus pembunuhan PNS Kota Semarang, Iwan Boedi, yang mengajukan permohonan perlindungan.

      Pengacara Semarang Tersangka Suap MA Beri Pernyataan Tertulis, Begini Isinya

      Pengacara asal Semarang, Yosep Parera, yang menjadi tersangka kasus dugaan suap hakim agung Mahkamah Agung (MA) memberikan pernyataan tertulis atas kasus yang tengah menjeratnya.

      Pandemi Melandai, Kunjungan Wisatawan Candi Borobudur Penuhi Target

      Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur pada tahun 2022 ini diklaim telah memenuhi target, yakni 1,2 juta orang.

      Kuburan Massal Terduga PKI di Grobogan, Lokasinya Ada di Hutan Gundih

      Kuburan massal yang dipercaya merupakan tempat pembantaian anggota PKI berada di Hutan Gundih, Kecamatan Geyer, Kabupaten Grobogan.