Aparat menenangkan massa di Jagalan, Jebres, Solo, yang emosi terkait adanya warga diduga mencuri HP, Rabu (21/8/2019) pagi. (Istimewa-Linmas Jagalan)

Solopos.com, SOLO -- Sejumlah warga di lingkungan RT 001/RW 014, Kelurahan Jagalan, Kecamatan Jebres, Solo, tak menyangka terduga pelaku pencurian handphone (HP) hingga nyaris menjadi sasaran amuk massa, Rabu (21/8/2019) pagi, adalah tetangga mereka sendiri.

Hal lantaran si pelaku, Rendi Febrianto alias Bagong, 27, warga Kalangan RT 003/RW 014, Jagalan, tidak memunculkan gerak-gerik seorang maling setiap harinya.

Fajar, warga RT 001 RW 014, Jagalan, Jebres, Solo, mengaku Rendi alias Bagong adalah orang yang baik setiap harinya. Fajar juga menjelaskan pelaku sempat membuka usaha bengkel sebelumnya.

"Kalau saya sebagai tetangga melihatnya tidak menyangka kalau malingnya itu dia. Orangnya itu setiap hari biasa, gak ada tanda-tanda suka maling," jelasnya saat ditemui solopos.com, Rabu.

Sementara itu, Suratno, warga RT 003/ RW 014, Jagalan, mengaku rumahnya yang dekat dengan pelaku sempat hampir menjadi sasaran sebelumnya.

"Rumah saya dulu sempat mau dimasuki. Rumah saya kan dekat sama rumah dia. Tapi keburu ketahuan terus tidak jadi," ungkapnya.

Suratno menjelaskan sebelumnya Rendi tidak berkelakuan seperti itu. Dia menduga terdapat dorongan faktor ekonomi yang mendesak pelaku melakukan perbuatan tercela. Dia bercerita ayah https://soloraya.solopos.com/read/20190804/489/1010046/nekat-mahasiswi-solo-kejar-dan-tabrak-motor-penjambret-hingga-terjatuh" title="Nekat, Mahasiswi Solo Kejar dan Tabrak Motor Penjambret Hingga Terjatuh">pelaku memiliki penyakit yang membuat salah satu kakinya harus diamputasi.

"Setahu kami, ayahnya punya sakit yang harus diamputasi kakinya. Tapi sekarang belum dan masih rawat jalan. Mungkin karena itu yang menyebabkan dia melakukannya," beber Suratno.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria di Jagalan RT 001/RW 014, Jebres, Solo, ditangkap warga, Rabu (21/8/2019) pagi, lantaran diduga mencuri. Si pemuda terduga maling handphone tersebut hampir menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diamankan oleh petugas Polsek Jebres dan TNI. Sang pria yang nyaris menjadi sasaran kemarahan https://soloraya.solopos.com/read/20190305/489/975995/nyolong-demi-istri-kedua-pria-solo-ini-nangis-di-kantor-polisi" title="Nyolong Demi Istri Kedua, Pria Solo Ini Nangis di Kantor Polisi">massa itu bernama Rendi alias Bagong , warga RT 001 RW 014, Jagalan, Jebres. 

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten