Tersangka Ilham Siregar Meninggal karena Sakit, Bagaimana Kelanjutan Kasus Korupsi ASABRI?

Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

 Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak (kiri) bersama Dir Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djoko Poerwanto (kanan) berbincang saat memberikan keterangan pers usai menggelar gelar perkara penanganan kasus dugaan korupsi pada PT Asabri (Persero) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (30/12/2020). (Antara)

SOLOPOS.COM - Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak (kiri) bersama Dir Tipikor Bareskrim Polri, Brigjen Pol Djoko Poerwanto (kanan) berbincang saat memberikan keterangan pers usai menggelar gelar perkara penanganan kasus dugaan korupsi pada PT Asabri (Persero) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (30/12/2020). (Antara)

Solopos.com, JAKARTA– Tersangka kasus dugaan korupsi PT ASABRI Ilham W Siregar meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

“Innalillahi wa inna illahi rooji’un telah berpulang ke rahmatullah, Ilham Wardhana Siregar (IWS) hari Sabtu, 31 Juli 2021, pukul 17.28 WIB di Rumah Sakit An-Nisa Tangerang, karena sakit,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, seperti dikutip Minggu (1/8/2021) seperti dilansir detikcom.

Leonard menerangkan berkas perkara Ilham yang pernah menjabat Kadiv Investasi PT ASABRI periode 2012-2017 ini, sejatinya telah dinyatakan lengkap oleh jaksa peneliti.

Baca Juga: Rest Area di Kabupaten Brebes Ini Berikan Nuansa Klasik

Pada 28 Mei lalu, berkas dan barang buktinya telah diserahkan ke Kejari Jakarta Timur dan dilakukan penahanan di Rutan Salemba Cabang Kejagung.

“Setelah berkas perkara Tersangka Ilham Wardhana Siregar [IWS] dinyatakan lengkap [P-21] oleh tim jaksa peneliti, pada 28 Mei 2021 tanggung jawab tersangka dan barang bukti [Tahap II] diserahkan kepada tim jaksa penuntut umum pada Direktorat Penuntutan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, dan telah dilakukan penahanan oleh jaksa penuntut umum di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan,” ujar Leonard.

Leonard mengatakan, dengan meninggalnya Ilham Wardhana Siregar, Kejari Jakarta Timur segera akan menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan (SKPP). Pihaknya kini tengah menunggu surat keterangan kematian dari Rumah Sakit An Nisa, Tangerang.

“Dengan meninggalnya almarhum Ilham Wardhana Siregar [IWS], Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur akan segera menerbitkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan [SKPP] setelah menerima Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan oleh pihak Rumah Sakit An-Nisa Tangerang,” tuturnya.

Baca Juga: Kasus Kematian Covid-19 di Jateng Tinggi, 90% dari Pasien Usia 40 Tahun ke Atas

Masih Menunggu Surat Kematian

Dihubungi terpisah, Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Timur Ardito menuturkan pihaknya belum menerbitkan SKPP. Kejari Jaktim, kata Ardito, masih menunggu surat keterangan kematian.

“Saya upayakan segera [SKPP] setelah dapat surat keterangan kematian,” tuturnya.

Ilham Wardhana Siregar adalah satu dari sembilan orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam skandal PT ASABRI. Selain Ilham, ada berkas enam tersangka lainnya yang telah dinyatakan lengkap dan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk disidang. Mereka adalah:

Baca Juga: 10 Berita Terpopuler: Barter Sepatu Bekas dengan Susu hingga Tabung Bocor Lukai Warga

1. Mayjen Purn Adam Rachmat Damiri selaku Dirut PT ASABRI periode tahun 2011 s/d Maret 2016
2. Letjen Purn Sonny Widjaja selaku Direktur Utama PT ASABRI (Persero) periode Maret 2016 s/d Juli 2020
3. Bachtiar Effendi selaku Mantan Direktur Keuangan PT ASABRI periode Oktober 2008-Juni 2014;
4. Hari Setianto selaku Direktur PT. ASABRI (Persero) periode 2013 s/d 2014 dan 2015 s/d 2019;
5. Lukman Purnomosidi selaku Direktur Utama PT Prima Jaringan;
6. Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relations

“Tim jaksa penuntut umum pada Direktorat Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus menyatakan 7 Berkas Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada PT ASABRI hasil penyidikan Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, telah lengkap (P-21),” kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Kamis (27/5/2021).

Sementara itu, berkas dua tersangka lainnya belum dinyatakan lengkap. Dua tersangka itu adalah Heru Hidayat sebagai Presiden PT Trada Alam Minera dan Benny Tjokrosaputro sebagai Komisaris PT Hanson International Tbk.

 

Berita Terkait

Espos Premium

Samudra Biru Penjara

Samudra Biru Penjara

Keahlian kunci merehabilitasi narapidana ternyata berada di luar ranah kementerian yang bertanggung jawab atas eksistensi dan pengelolaan penjara.

Berita Terkini

Guru Besar IPB Sebut Sapi Bisa Memicu Pemanasan Global, Kok?

Sapi dianggap bisa berdampak pada terjadinya pemanasan global akibat gas metana yang hewan ini keluarkan saat bersendawa.

Relawan Kawan Sandi Mulai Bergerak, Dukung Sandiaga Uno Nyapres

Relawan Kawan Sandi dideklarasikan kemarin, Kamis (16/9/2021) sejatinya untuk memperjuangkan nasib rakyat kecil di tengah pandemi.

Samudra Biru Penjara

Keahlian kunci merehabilitasi narapidana ternyata berada di luar ranah kementerian yang bertanggung jawab atas eksistensi dan pengelolaan penjara.

Closing Ceremony of 2nd AP IEOM 2021: IEOM Society Awards Universitas Sebelas Maret

Universitas Sebelas Maret was successful as host of the Second Asia Pacific Conference on Industrial Engineering and Operations Management (2nd APIEOM), September 13-16, 2021.

Round Up: JoMan Kasih Dukungan Nyapres, Ganjar Ngaku Sibuk Mikir Covid-19

Dua kelompok sukarelawan, Ganjarist dan Jokowi Mania (JoMan) kini menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo untuk nyapres. Namun, sejauh ini Ganjar masih acuh dengan dukungan itu.

10 Berita Terpopuler : Jejak Istana Konglomerat Pertama Asia Tenggara di Semarang - Bupati Sragen Dilaporkan ke Polisi

Kisah istana peninggalan konglomerat di Semarang hingga Bupati Sragen dilaporkan ke polisi masuk daftar 10 berita terpopuler Solopos.com pagi ini.

Kamu Vaksin di Luar Negeri? Ini Cara Dapat Sertifikat Vaksinasi di Aplikasi Pedulilindungi

Berikut ini terdapat cara memperoleh sertifikat vaksinasi di aplikasi Pedulilindungi bagi kamu yang melakukan vaksin di luar negeri.

Solopos Hari Ini: Tarik Menarik Mesin Sukarelawan, Menyayangkan Dinginnya Sikap Presiden

Dukungan JoMan kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, untuk maju menjadi capres 2024 menjadi ulasan utama Koran Solopos hari ini.

Wartawan Ditemukan Mengapung di Sungai

Belum diketahui apa penyebab yang membuat korban meninggal dunia karena masih dilakukan penyelidikan.

IDI: Sesuai Konvensi Jenewa, Nakes Harus Dilindungi dari Siapapun

Sesuai Konvensi Jenewa 1949, nakes harus dilindungi.

Ya Tuhan, Jenazah Nakes Korban KKB Papua Belum Bisa Dievakuasi

Jenazah korban berada di kedalaman sekitar 500 meter sehingga cukup sulit untuk dievakuasi dengan peralatan seadanya

Waspada! Pengadaan Barang dan Jasa Masih Jadi Ladang Korupsi

Ketika mereka bersekongkol secanggih apapun peralatan atau sistem pasti akan jebol,

KPK Ungkap Rekayasa Proyek di Kabupaten Hulu Sungai Utara

Sebelum lelang, Maliki diduga telah lebih dulu memberikan persyaratan lelang pada Marhaini dan Fachriadi dengan kesepakatan feeĀ 15 persen.

Kerja Sama UNS dengan STP Dukung MBKM Bagi Mahasiswa

Kerja sama ini lebih khusus dijalin STP dengan SV, FT, dan FMIPA UNS meliputi bidang pendidikan dalam pelaksanaan MBKM.

4 Guru Besar Desak Jokowi Tegas kepada KPK

Enam pegawai KPK yang sempat diberi kesempatan untuk ikut pelatihan bela negara akan pula diberhentikan bersama 51 pegawai KPK