Tersandung Kasus Hukum, Posisi Carlos Ghosn Dipertahankan Renault
Carlos Ghosn CEO aliansi perusahaan otomotif Renault-Nissan-Mitsubishi. (Reuters/Etienne Laurent)

Solopos.com, TOKYO - Dugaan penyalahgunaan uang perusahaan yang dilakukan Carlos Ghosn sebagai pemimpin aliansi tiga perusahaan automotif besar yakni Nissan-Renault-Mitsubishi mulai terkuak. Salah satunya pembelian real estate di Rio de Janeiro dan Beirut.

Dilansir Reuters, Rabu (21/11/2018), berdasarkan laporan yang diungkap Nikkei Asia, mengungkap Ghosn telah menggunakan uang perusahaan dengan skema pembiayaan startup atau investasi namun penggunaannya justru dilakukan untuk membeli rumah mewah yang berada di dua kota terkenal tersebut.

Atas perbuatannya, Carlos Ghosn, telah menghadapi tuntutan hukum. Meski begitu, perusahaan otomotif Prancis, Renault, mempertahankan Carlos Ghosn sebagai pucuk pimpinan perusahaan atau Chief Executive Officer (CEO).

Renault tetap membutuhkan sosok pemimpin sehingga menunjuk orang kedua perusahaan yakni Thierry Bollore untuk menduduki posisi Ghosn untuk sementara. Renault menyatakan akan berkonsolidasi dengan para aliansi yakni Nissan dan Mitsubishi terkait masalah ini.

Selain itu, menurut laporan media setempat pada Rabu, belum ada pernyataan dari otoritas Tokyo maupun jaksa. Ghosn pun belum berkomentar dan hingga kini belum diketahui di mana posisi Ghosn ditahan.

Pemerintah Jepang dan Prancis telah mengkonfirmasi dukungannya untuk aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi yang menjadi pemimpin industri otomotif pada 2017 karena menjual 10,6 juta kendaraan.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom