Tutup Iklan

Terpidana Lakalantas Sukoharjo Dieksekusi 4 Tahun setelah Putusan Vonis

Terpidana Lakalantas Sukoharjo Dieksekusi 4 Tahun setelah Putusan Vonis

SOLOPOS.COM - Terpidana perkara lakalantas, Puji Sumartono, 49, warga Desa Gentan, Baki, Sukoharjo (menghadap ensa) dieksekusi Kejari. (Istimewa/Kejari Sukoharjo)

Kejari Sukoharjo mengeksekusi seorang terpidana kasus lakalantas empat tahun setelah putusan vonis.

Solopos.com, SUKOHARJO -- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo bekerja sama dengan polisi mengeksekusi terpidana kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Puji Sumartono, 49.

Puji divonis delapan bulan penjara pada April 2014 lalu gara-gara kasus kecelakaan yang terjadi pada 2013. Puji tidak langsung dieksekusi saat itu karena menghilang beberapa saat menjelang sidang putusan oleh Pengadilan Negeri (PN) Sukoharjo.

Eksekusi penahanan warga Dukuh Ngenden, Desa Gentan, Kecamatan Baki, Sukoharjo, dilakukan pada 15 Januari 2018 atau hampir empat tahun setelah vonis dibacakan hakim. Sejak tanggal tersebut, Puji ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) kelas IA Solo guna menjalani vonis selama delapan bulan seperti amar putusan majelis hakim saat persidangan dahulu.

“Terpidana Puji sudah ditemukan pada 15 Januari 2018 dan telah dieksekusi dimasukkan ke Rutan Kelas IA Surakarta. Eksekusi bekerja sama dengan petugas Polres Sukoharjo. Eksekusi terpidana lakalantas juga didasarkan dari surat Ombusdman Republik Indonesia Perwakilan Jawa Tengah Sukoharjo pada 10 Januari 2018 kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo," ungkap Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Sukoharjo, Rohmadi mewakili Kajari Sukoharjo Bambang Marwoto, Kamis (15/2/2018).

Rohmadi menjelaskan Puji dijemput lantaran tak merespons panggilan jaksa penuntut umum. “Setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap, JPU telah berupaya memanggil terdakwa sesuai ketentuan untuk dieksekusi namun yang bersangkutan sudah tidak berada di tempat tinggalnya.”

Perkara Puji terjadi pada 2013 dan sudah memiliki kekuatan hukum tetap pada April 2014. Persidangan dilakukan mulai 11 Desember 2013 hingga 3 April 2014 dengan jaksa Sugiyarto.

Tuntutan JPU terhadap Puji dilakukan pada 4 Maret 2014 bahwa Puji terbukti bersalah melakukan tindak pidana karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan lalu lintas sehingga orang lain mengalami luka berat dan mengalami luka ringan.

“Diatur dalam Pasal 310 ayat (3) dan Pasal 310 ayat (2) UU No. 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dalam persidangan pada April 2014, majelis hakim memutuskan Puji dipidana delapan bulan dengan perintah segera ditahan. Selama persidangan Puji tidak ditahan dan selalu hadir. Namun saat persidangan sampai pada tahap penuntutan, Puji tidak hadir walau JPU sudah memanggilnya. Hakim membacakan vonis tanpa kehadirannya pada 3 April 2014.”

Amar putusan majelis hakim, selain memerintahkan menahan Puji juga meminta barang bukti kendaraan dikembalikan kepada pemiliknya. Korban kecelakaan saat itu adalah Etik Parianti, 34, warga Dukuh Grogol, Desa Gatak, Kecamatan Delanggu, Klaten.

“Tahun ini [2018], penyidik menangkap DPO [daftar pencarian orang] kasus lakalantas yang telah diputus 2014. Penyidik awalnya juga kesulitan mencari tempat tinggal DPO karena sudah berpindah tempat indekos dari Grogol ke Kartasura tetapi sudah ditangkap dan sudah ditahan di rutan,” katanya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Jegal Persik Kediri, Persis Solo Boyong Rivaldi Bawuo

Selain fasih sebagai winger kiri, posisi utamanya, Rivaldi dapat dimainkan sebagai winger kanan maupun penyerang tengah.

Setahun Lebih Pandemi Covid-19, Ini Hambatan Terberat Bagi Nakes Solo

Para tenaga kesehatan atau nakes di Kota Solo menghadapi banyak tantangan dan hambatan dalam menangani kasus Covid-19 selama pandemi.

Warga Solo Positif Covid-19 Dilarang Karantina Mandiri di Rumah, SE Terbit Hari Ini

Warga Solo yang terkonfirmasi positif Covid-19 meski tanpa gejala tidak boleh lagi menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.

Latihan Lagi, Persis Ingin Lapangan di Solo

Persis perlu berkoordinasi dengan Bhayangkara Solo Football Club (BSFC) yang juga memakai Stadion UNS sebagai tempat latihan.

Temui Dubes Palestina, Ketum PBNU: Menurut Al-Qur'an, Israel akan Kalah

Said Aqil mengatakan NU telah menyatakan dukungan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sejak 1938.

Ini 5 Ekses Setuju Kebijakan Baru Privasi Whatsapp

Whatsapp seperti dibahas SAFE net secara resmi menerapkan kebijakan privasi baru mulai Sabtu (15/5/2021) lalu.

Balon Udara Meledak di Delanggu Klaten, Polisi Periksa 6 Orang Saksi

Polisi sudah meminta keterangan dari enam warga Dukuh Krapyak, Desa Sabrang, Delanggu, Klaten, terkait ledakan balon udara dengan petasan,

Pemudik Motor Wajib Rapid Test Antigen Acak saat Balik

Kemenhub bakal mengecek Covid-19 dengan rapid test antigen secara acak terhadap pemudik pengendara sepeda motor yang balik ke Jabodetabek.

Awas Licin! Belasan Sepeda Motor Berjatuhan Di Jalan Seputar Alut Keraton Solo

Belasan sepeda motor mengalami kecelakaan saat melewati jalan yang licin di seputar Alun-Alun Utara Keraton Solo pada Minggu dan Senin.

Gubernur Jateng Minta Seluruh RS Antisipasi Lonjakan Covid-19

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua rumah sakit di Jateng siaga potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran 2021.

Tahukah Anda? Tiap Zodiak Punya Bakat Terpendam!

Tahukah Anda, setiap pemilik tanda zodiak memiliki bakat terpendam yang mungkin bermanfaat untuk mengarungi kehidupan manusia.

Viral Pemotor Nyemplung Pantai Jepara, Ternyata Begini Ceritanya

Dalam video berdurasi 16 detik itu memperlihatkan seorang pemotor yang tengah terjebak di pantai.