TEROR ISIS : ISIS Kuasai Separuh Negara Suriah

TEROR ISIS : ISIS Kuasai Separuh Negara Suriah

SOLOPOS.COM - Video pemengalan warga Etiopia oleh ISIS (Reuters)

Teror ISIS sudah menguasai setengah dari negara Suriah.

Solopos.com, SOLO – Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kini sudah menduduki kota kuno Palmyra di Suriah. Penaklukan kota itu secara tak langsung menjadi sebuah pertanda ISIS telah mengusai separuh wilayah Negara Suriah.

Sebagaimana dilansir Antara dari Aljazeera, Jumat (22/5/2015), Kota Palmyra terletak di tengah provinsi Homs dan di jantung negeri Suriah, yakni 210 km arah timur laut dari Damaskus. Kota ini berada di daerah gurun yang membentang sampai perbatasan Irak-Suriah.

Menurut Observatorium, ISIS kini menguasai wilayah seluas 95.000 km  persegi di sembilan dari 14 provinsi Suriah, atau separuh dari wilayah Suriah.

Sebelum Palmyra, pemerintah Suriah sudah kehilangan kota Bosra di Provinsi Deraa Maret 2015 lalu. Dan sepertinya Palmyra, Bosra juga dimasukkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia.

Pada April 2015 silam, ISIS menguasai sebagian besar Yarmuk yang jauhnya hanya 8 km dari Damaskus.  Kota ini banyak didiami pengungsi Palestina.

Para aktvis di Palmyra mengungkapkan bahwa ISIS telah sepenuhnya menguasai kota ini Rabu (20/5/2015) malam, sedangkan penduduknya mengungsi dan kini terlunta-lunta di jalanan.

"ISIS menginfiltrasi kota ini semalaman. Listrik mati dan kami kekurangan pasokan listrik serta air. Penduduk ketakutan dan kami tak tahu apa yang terjadi kemudian," kata aktivis ini.

Nasser, seorang wartawan, berkata kepada Aljazeera bahwa 170.000 penduduk Palmyra tak bisa ke mana-mana, sebaliknya pasukan pemerintah tak bisa menawarkan jalan keluar.

"ISIS dibenci oleh warga di sini dan menyebutnya teroris. ISIS tidak akan berbeda memperlakukan kami seperti warga lainnya di wilayah yang mereka kuasai," kata Nasser.

Menurut Observatorium, ISIS kini menguasai sebagian besar ladang minyak dan gas di Suriah, serta merampas dua ladang gas di sekitar Palmyra sejak mereka melancarkan serangan ke sini. Selain membahayakan situs-situs kuno warisan dunia, dengan menguasai Palmyra maka ISIS kini menguasai wilayah yang membentang dari Suriah ke Irak.

Berita Terkait

Berita Terkini

H+1 Lebaran Jalanan Wonogiri Kok Ramai, Ternyata Ini Alasannya

Arus lalu lintas di Wonogiri pada H+1 Lebaran atau hari kedua Lebaran, Jumat (14/5/2021) terpantau ramai lancar. Banyak warga yang berwisata maupun bersilaturahmi.

Israel Tewaskan 7 Warga Palestina di Tepi Barat

Tujuh orang warga Palestina meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021) akibat aksi kekerasan pasukan Israel yang membubarkan aksi unjuk rasa mereka.

Pengrajin Jamu Gendong Asal Sukoharjo Tak Pulang Kampung, Sebelum Ramadan Sudah Kulakan Dulu

Sebagian pengrajin jamu asal Nguter Sukoharjo memilih tidak pulang ke kampung halaman saat Lebaran 2021. Mereka kulakan bahan baku jamu dalam jumlah besar untuk menambah stok jamu sebelum bulan puasa.

Ini Alasan Mantan Tetap Ingin Berteman, Terima atau Tidak?

Ada sejumlah penyebab melandasi niatan sang mantan ingin tetap berteman.

Benarkah Makan Bawang Merah Berlebihan Bikin Bau Vagina Tak Sedap?

Makan bawang merah bisa memicu bau tak sedap pada vagina.

Partai Golkar Kecam Keras Serangan Israel ke Palestina

Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya mengecam keras serangan tentara Israel terhadap rakyat Palestina.

Penonton Liga Inggris Bisa Sepenuhnya Datangi Stadion di Musim Ini

Pengelola Premier League Inggris berencana membuka akses bagi para penonton untuk menonton di stadion pada musim 2021- 22 ini.

Duh! Sampah Petasan Kotori Alun-Alun Pengging Boyolali

Alun-Alun Pengging Boyolali dikotori dengan keberadaan sampah. Sebagian besar sampah itu adalah serpihan-serpihan kertas bekas petasan.

Makin Brutal, Pemboman Israel Tewaskan Satu Keluarga Palestina

Pemboman oleh pasukan Israel pada Kamis (13/5/2021) malam menumpas habis seluruh anggota sebuah keluarga Palestina di wilayah utara Jalur Gaza.

Ada Larangan Mudik, Bus dan Truk yang Masuk Solo Turun Drastis

Jumlah bus dan truk yang keluar masuk Kota Solo menurun drastis selama pemberlakuan larangan perjalanan mudik oleh Kementerian Perhubungan.

Satgas Covid-19 Evaluasi Kasus Selama Libur Lebaran

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, mengatakan belum bisa memperkirakan apakah terjadi lonjakan kasus Covid-19 selama libur Lebaran.

Resiliensi Sektor informal

Gagasan ini dimuat Harian Solopos edisi Selasa, 4 Mei 2021. Esai ini karya Muhammad Taufik Nandito, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyan Surakarta dan aktif di Lingkar Studi Sasadara di Kleco, Kota Solo.