Tutup Iklan
Elpiji bersubsidi kemasan tabung kapasitas 3 kg. (Antara-Ali Khumaini)

Solopos.com, KLATEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten bekerja sama dengan PT https://soloraya.solopos.com/read/20190309/493/976888/pertamina-pastikan-bbm-di-wilayah-terdampak-banjir-klaten-aman" title="Pertamina Pastikan BBM di Wilayah Terdampak Banjir Klaten Aman">Pertamina (Persero) menambah pasokan elpiji 3 kilogram hingga 21.840 tabung per pekan saat Ramadan. Sehari-harinya, kebutuhan elpiji 3 kilogram di Klaten mencapai 39.256 tabung.

Berdasarkan data yang dihimpun Solopos.com, penambahan pasokan elpiji 3 kilogram berlangsung pada pekan I, III, dan IV saat Ramadan. Elpiji 3 kilogram pada pekan I sudah didistrisbusikan kepada 13 agen di Klaten. Sekali pengiriman, berkisar 560 tabung per agen. Setiap agen memperoleh kiriman tiga kali dalam satu pekan. Total penambahan elpiji 3 kilogram mencapai 21.840 tabung.

“Situasi di Klaten sebenarnya sangat kondusif. Pasokan elpiji lancar. Penambahan pasokan itu untuk antisipasi saja. Soalnya, tren saat Ramadan dari tahun ke tahun selalu ada peningkatan. Kalau di Klaten terdapat 1.400 pangkalan,” katanya Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setda Klaten, Cahyo Dwi Setyanta, saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (9/5/2019).

Meski sudah menambah pasokan elpiji 3 kilogram selama Ramadan, lanjut Cahyo, Pemkab juga sudah mengusulkan pangkalan siaga saat Lebaran. Melalui pangkalan siaga ini diharapkan pasokan https://soloraya.solopos.com/read/20171121/493/870810/elpiji-klaten-penyaluran-gas-melon-salah-sasaran-pertamina-disarankan-lakukan-penertiban-door-to-door" title="ELPIJI KLATEN : Penyaluran Gas Melon Salah Sasaran, Pertamina Disarankan Lakukan Penertiban Door To Door">elpiji 3 kilogram selalu terpenuhi selama Lebaran. “Terdapat 128 pangkalan siaga yang menjual elpiji bersubsidi dan tiga pangkalan yang menjual elpiji nonsubsidi,” katanya.

Cahyo mengatakan Pemkab bakal mengawasi proses distribusi sekaligus harga penjualan elpiji 3 kilogram di pasaran. Pengawasan tersebut juga menyasar ke pengecer di tingkat masyarakat. “Kami mengimbau penjualan elpiji 3 kilogram ini sesuai harga eceran tertinggi (HET). Di tingkat pangkalan harganya Rp15.500 per tabung. Di tingkat pengecer, kami imbau tidak menjual harga terlalu tinggi juga. Diharapkan rata-rata Rp18.000 per tabung,” katanya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Disdagkop dan UMKM) Klaten, Mursidi, mengatakan pasokan elpiji 3 kilogram berlangsung lancar. Sejauh ini, Disdagkop dan UMKM Klaten belum pernah memperoleh laporan dari masyarakat terkait kelangkaan elpiji. “Distribusi elpiji 3 kilogram di Klaten lancar. Semoga kondisinya tetap lancar sehingga pemenuhan kebutuhan elpiji 3 kilogram untuk warga selalu tercapai,” katanya.

Salah satu petugas agen elpiji di PT Wibowo Klaten, Tri, mengaku pasokan elpiji 3 kilogram di daerahnya dalam kondisi lancar. “Pasokan https://soloraya.solopos.com/read/20180624/489/923938/hiswana-migas-soloraya-belum-tahu-gas-melon-nonsubsidi-dijual-mulai-1-juli" title="Hiswana Migas Soloraya Belum Tahu Gas Melon Nonsubsidi Dijual Mulai 1 Juli">elpiji 3 kilogram di sini aman,” katanya singkat.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten