Kategori: Karanganyar

Ternyata... Ini Penyebab Muncul Tanah Berasap di Popongan Karanganyar


Solopos.com/Sri Sumi Handayani

Solopos.com, KARANGANYAR – Tanah berasap muncul di lingkungan Domas,  RT 002/RW 009, Kelurahan Popongan, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar. Fenomena tersebut sempat membuat warga geboh.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Sabtu (2/1/2020), asap muncul dari tanah di pekarangan rumah Sunarso, 74. Asap tersebut muncul dari dalam tanah diduga sejak awal Desember 2020.

Awalnya hanya satu lubang yang mengeluarkan asap. Saat ini ada lima lubang di tanah berasap di pekarangan rumah warga Karanganyar tersebut.

Awas! Solo, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar & Wonogiri Zona Merah Covid-19

Pemilik rumah menghubungi perangkat kelurahan setempat, pihak kecamatan, dan Polsek Karanganyar. Salah satu alasannya adalah lubang tersebut terasa panas saat disentuh.

Selain itu, warga khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan. Informasi yang beredar, sejumlah orang mencium bau menyerupai belerang dari lubang tersebut.

Laporan itu langsung ditindaklanjuti pihak Polsek dan BPBD Karanganyar. Setelah dicek, lubang tersebut dekat dengan kabel dan tiang listrik milik PLN. Petugas PLN setempat sudah datang ke lokasi untuk mengecek kondisi tanah berasap di pekarangan rumah warga Karanganyar itu.

"Tanah berasap sudah ketemu penyebabnya. Diduga aliran listrik di kabel ground. Ini sudah ditangani PLN," ujar Kapolsek Karanganyar, AKP Ridwan.

Gisel Kena Kasus Video Porno, Gading Marten Kepikiran?

Penyebab

Hal senada disampaikan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar, Sundoro Budi Karyanto.

Sundoro mengungkapkan asap yang keluar dari tanah sudah berhasil diatasi oleh petugas PLN setempat. Petugas PLN menduga arus listrik dari tiang listrik bocor dan merambat ke kabel listrik.

"Sudah ditangani petugas PLN bersama anggota Polsek Karanganyar. Sudah dinetralkan sehingga tidak membahayakan. Langsung diperbaiki dan tidak ada lagi asap keluar," ujar Sundoro saat dihubungi Solopos.com, Sabtu.

Plang Nama FPI di Telukan Sukoharjo Dirobohkan

Kapolsek Karanganyar juga menegaskan bahwa tidak tercium bau belerang dari lubang yang mengeluarkan asap tersebut. "Ya sudah kami cek. Tetapi tidak mengeluarkan bau belerang," kata Ridwan.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga yang penasaran dengan keberadaan tanah berasap di Karanganyar itu berdatangan untuk sekadar melihat, memotret, maupun mengambil video.

Asap mengepul jelas saat tidak ada hembusan angin. Di sekitar lubang yang mengeluarkan asap itu tidak ditumbuhi rumput. Padahal sekitar lokasi ditumbuhi rumput hijau.

Share
Dipublikasikan oleh
Chelin Indra Sushmita