Tutup Iklan

Ternyata... Gaji Debt Collector Pinjol Ilegal di Sleman Setara UMR

Debt collector salah satu kantor pinjol ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, DIY digaji sesuai UMR Yogyakarta.

 Kantor pinjol di Yogyakarta yang digerebek polisi, Kamis (14/10/2021). (Detik)

SOLOPOS.COM - Kantor pinjol di Yogyakarta yang digerebek polisi, Kamis (14/10/2021). (Detik)

Solopos.com, SLEMAN — Debt collector salah satu kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di ruko lantai 3, Jalan Prof Herman Yohanes, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digaji sesuai upah minimum regional (UMR) Yogyakarta.

Hal itu terungkap saat aparat gabungan Polda DIY dan Polda Jawa Barat menggerebek kantor pinjol ilegal di Sleman, DIY Kamis (14/10/2021) malam. Polisi menangkap 83 orang karyawan. Beberapa orang bertugas sebagai debt collector.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yuliyanto, menyampaikan karyawan pinjol ilegal itu tak semuanya dari Yogyakarta. Beberapa orang dari luar Yogyakarta dan luar Jawa. Mereka sudah bekerja satu bulan dan ada yang baru bekerja dua hari.

Baca Juga : Ramai-Ramai Menggerebek Pinjol Setelah Jokowi Bicara

“Gajinya UMR Yogyakarta. Ada yang saya tanya gajinya berapa, bilang Rp2,1 juta. Ada yang belum gajian. Mereka menagih, mengingatkan seperti itu. Kalau yang lain saya belum tahu,” kata Yuli seperti dilansir detikcom, Jumat (15/10/2021).

Polisi sudah membawa 83 orang karyawan pinjol ilegal beserta barang bukti ke Polda Jawa Barat. Barang bukti yang disita, yakni 105 ponsel untuk penagihan, 105 PC, dan laptop untuk aktivitas pinjol ilegal.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Arief Rahman, menuturkan perusahaan pinjol ilegal tersebut menjalankan 23 aplikasi pinjol ilegal. Semua aplikasi yang dijalankan itu tak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Juga : 4.000 Aduan Soal Pinjol, Koperasi Berpraktik Rentenir

“Hasil kerja sama dengan Ditreskrimsus Polda DIY dan penyelidikan terhadap kantor tersebut. Tim mendapatkan fakta bahwa benar ada penyelenggaraan penagihan pinjaman online,” ujar dia.

Di tempat lain, Polda Jawa Timur (Jatim) menerima 45 pengaduan masyarakat korban pinjol ilegal dalam kurun waktu setahun. Kanit I Siber Ditreskrimsus Polda Jatim, AKP Rivaldi, menyampaikan Ditreskrimsus telah membentuk Satgas dan berkoordinasi dengan OJK.

“Kami terima pengaduan dari masyarakat sekitar 45. Masih proses penyelidikan. Di Polda sudah membentuk Satgas Pinjaman Online yang dibentuk Bapak Dirkrimsus. Kami sudah komunikasi dengan OJK,” kata Rivaldi, Jumat.

Baca Juga : Jalankan 22 Aplikasi Ilegal, Perusahaan Pinjol di Jogja Digerebek

Rivaldi menyebut hanya ada dua pinjol yang legal atau berizin di Jatim. Data itu mengacu OJK. Sayangnya, dia tidak bisa memastikan berapa pinjol ilegal di Jatim.

“(Pinjol) yang legal di OJK ini ada 106 fintech. Nah yang di Jatim ada 2 yang legal. Kalau yang ilegal itu kami tidak bisa memastikan apakah di sini ada atau tidak. Ada di Jakarta atau di Surabaya. Kebanyakan yang ilegal mencantumkan alamat palsu, seperti itu,” ujar Rivaldi.


Berita Terkait

Espos Plus

Cerpen Selendang Bidadari

+ PLUS Cerpen Selendang Bidadari

Siapa tahu keberadaan bidadari itu bukanlah sekadar dongeng seperti pemikirannya selama ini. Mereka sedang mandi saat ini dan Darodin ingin mencuri selendangnya, satu saja.

Berita Terkini

Diperiksa Polda DIY Gara-Gara Video Vulgar di YIA, Apa Status Siskaeee?

Terduga pemeran video tak senonoh yang terjadi di Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) beberapa waktu lalu,  tiba di Polda DIY, Minggu (5/12/2021) untuk menjalani pemeriksaan.

Kronologi Penangkapan Siskaeee, Wanita Pamer Genitalia di Bandara YIA

Aparat Polda DIY menjelaskan kronologi penangkapan Siskaeee, perempuan yang diduga merekam dengan video aksi ekshibisionisme di Bandara YIA, Kulonprogo, dan viral di medsos.

Polisi Ungkap Fakta Baru Diduga Siskaeee Pamer Payudara-Kelamin di YIA

Polisi mengungkap bahwa kasus eksibisionis yang dilakukan perempuan diduga Siskaeee di Bandara YIA menjadi catatan penting bagi Polres Kulonprogo.

Banjir Lahar Dingin Merapi, Bupati Sleman Tetapkan Tanggap Darurat

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, menetapkan status tanggap darurat bencana banjir lahar dingin Gunung Merapi.

Sleman Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir Lahar Dingin Merapi

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo menetapkan status tanggap darurat banjir lahar dingin Merapi agar upaya penanganannya bisa lebih cepat dilakukan.

Kunjungi Seniman Bantul, Rachmat Gobel Pesan 6 Robot dari Motor Rosok

Wakil Ketua DPR RI, Rachmat Gobel mengapresiasi usaha kreatif Eri Sudarmono, 42, warga Bantul yang menyulap motor tua menjadi replika robot.

Libur Akhir Tahun Mau Ke Jogja? Ketahui Dulu 3 Lokasi Penyekatan Ini

Penyekatan akan kembali dilakukan Pemprov DIY di tiga lokasi pada libur Nataru mendatang. Akan ada pemeriksaan sampel pula untuk mendeteksi penyebaran Covid-19.

Dinas Kebudayaan DIY Salurkan Gamelan ke Pesantren, Jadi Media Dakwah

Dinas Kebudayaan DIY menyalurkan seperangkat gamelan kuningan pelog dan slendro kepada sejumlah pesantren.

Bikin Susah, Warga Nanggulan Tolak Penambangan Pasir Kali Progo

Sejumlah warga dari Kapanewon (Kecamatan) Nanggulan, Kulonprogo, mengeluhkan aktivitas penambangan pasir di sekitar Kali Progo.

Disdikpora Bantul Usulkan Gerakan Pasermas Lidi, Apa Maksudnya?

Disdikpora Bantul mengatakan, secara regulasi belum ada aturan yang mengatur keterlibatan masyarakat itu dalam dunia pendidikan.

Pemkot Jogja Tidak Lakukan Pendataan Jaminan Sosial 2021, Ini Alasannya

Pemerintah Kota Jogja tidak mendata ulang keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial pada 2021. Pemkot menggunakan data tahun lalu.

Ini Dia! Sosok Siskaeee yang Disebut Pamer Organ Vital di Bandara YIA

Sosok pengguna akun siskaeee tengah ramai dibicarakan setelah video viral perempuan yang memamerkan payudara dan alat vital di Bandara YIA.

Tak Ada CCTV, Tempat Diduga Siskaeee Pamer Payudara-Kelamin di YIA

Perempuan diduga Siskaeee melakukan aksi eksibisionisme di akses jalan penghubung antara lantai satu dan dua parkir Bandara YIA yang tidak terpasang cctv dan jarang dilalui orang.

Kata Bandara YIA Soal Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di Parkiran

PT AP I (Persero) selaku pengelola Bandara YIA merasa dirugikan oleh perempuan yang melakukan aksi eksibisionisme, yakni pamer payudara dan kemaluan di lantai dua parkir Bandara YIA.

+ PLUS PKL Harus Pindah agar Malioboro Menjadi Mirip Orchard Road

Konsep besar yang segera direlisasikan adalah mengembangkan Malioboro menjadi seperti kawasan Orchard Road di Singapura. Basisnya adalah penataan dan pemberdayaan sumbu filosofis keraton dan Kota Jogja.

Polisi Kantongi Identitas Perempuan Pamer Payudara dan Kelamin di YIA

Polres Kulonprogo mengantongi identitas perempuan yang diduga melakukan aksi eksibisionisme di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).