Terminal dan Pasar Sumberlawang Jadi Magnet Perekonomian yang Kian Menjanjikan

Sumberlawang berada di perlintasan Jalan Solo-Purwodadi yang merupakan jalur ramai sehingga memunculkan adanya pusat ekonomi,

 Aktivitas di Terminal Sumberlawang dan Jalan Solo-Purwodadi wilayah  Sumberlawang, Sragen, Kamis (12/8/2021). (Solopos-Tri Rahayu)

SOLOPOS.COM - Aktivitas di Terminal Sumberlawang dan Jalan Solo-Purwodadi wilayah Sumberlawang, Sragen, Kamis (12/8/2021). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen berencana menjadikan wilayah Sumberlawang sebagai salah satu dari enam kawasan perkotaan yang termuat dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 1/2020 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Sumberlawang terletak di ujung jalan primer lokal yang menghubungkan antarkecamatan di Sragen mulai dari Kecamatan Sambungmacan, Jenar, Tangen, Gesi, Sukodono, Mondokan, dan Sumberlawang. Selain itu, Sumberlawang juga terhubung dengan Kabupaten Grobogan lewat jalur primer lokal lainnya.

PromosiPrevalensi Stunting di Indonesia Peringkat Ke-115 Skala Global

Seiring dengan perkembangan kota dan meningkatnya lalu lintas, Pemkab Sragen juga merencana pembangunan underpass atau fly over untuk mengurangi kemacetan saat kereta api (KA) lewat di Sumberlawang.

Baca juga: Sukarelawan Kamboja Covid-19 Sragen Spontanitas Upacara di Permakaman

Keberadaan Terminal Sumberlawang yang kini juga sebagai tempat mangkal bus Trans Jateng itu akan dikembangkan menjadi terminal tipe C. Termasuk keberadaan Stasiun KA Sumberlawang direncanakan untuk direvitalisasi.

Camat Sumberlawang, Heru Susanto, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (14/8/2021), menyampaikan perekonomian Sumberlawang tumbuh sejak lima tahun terakhir.

Heru menganalisis banyak faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumberlawang yang menjadi kota kecamatan, seperti dampak pembangunan desa, perbaikan infrastruktur jalan yang memudahkan akses warga, dan keberadaan terminal serta pasar yang berdekatan.

Baca juga: HUT RI, Pedagang Pasar Bunder Sragen Kompak Pakai Seragam SD Saat Layani Pembeli

Heru melihat infrastruktur yang baik memudahkan transportasi warga desa ke kota untuk menjual hasil produk pertanian dan perikanan, apalagi didukung dengan moda transportasi umum.

“Sumberlawang berada di perlintasan Jalan Solo-Purwodadi yang merupakan jalur ramai. Kondisi itu memunculkan adanya pusat ekonomi, seperti pertokoan, kios-kios, warung makan, rumah makan, bisnis jasa, yang sama-sama merebut konsumen dari lalu lintas yang ramai itu. Keberadaan Pasar Sumberlawang sangat penting dalam memicu perekonomian daerah karena pasar menjadi pusat transaksi jual beli untuk kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan sekunder lainnya,” jelas Heru.

Armada Trans Jateng

Selain pasar, Heru juga menyebut Terminal Sumberlawang juga sebagai faktor pengungkit pertumbuhan ekonomi. Dia melihat keberadaan armada Trans Jateng yang melayani warga setiap waktu dengan durasi dan jadwal yang pasti serta harga yang ekonomis sangat membantu warga dalam perjalanan bisnis mereka karena lebih cepat.

“Pasar dan terminal ini pemicu utama. Di sisi lain ada potensi investasi berskala besar di Sumberlawang juga akan meningkatkan kesejahteraan penduduknya karean Sumberlawang menjadi salah satu kawasan industri yang ditetapkan Pemkab Sragen. Sekarang sudah ada pabrik garmen dan di Pagak juga ada rencana pembangunan pabrik nugget,” katanya.

Baca juga: Gibran Serahkan Bantuan 100 Unit Konsentrator Oksigen untuk Sragen

Dengan masuknya banyak investor, Heru optimistis Sumberlawang akan tumbuh sebagai kawasan perkotaan karena ada faktor pendukung di sektor pariwisata dengan adanya Waduk Kedung Ombo (WKO) dan sarana pendidikan serta perumahan.

Kepala Desa Cepoko, Sumberlawang, Sragen, Ngadiman, menyampaikan mayoritas penduduk Sumberlawang, termasuk di Cepoko bermata pencaharian sebagai petani dan buruh bangunan sehingga mereka tidak begitu terdampak dengan situasi pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Pandemi Covid-19 ini justru mendorong warga di perantauan pulang kampung untuk membuka usaha di kampung karena aksesnya lebih mudah. Keramaian di Sumberlawang itu tak hanya siang hari. Pada malam hari pun di seputaran Pasar Sumberlawang masih ramai,” ujarnya.

Baca juga: PPKM Level 4 Sragen Diperpanjang Sampai 23 Agustus, Objek Wisata Boleh Buka

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto yang asli Ngandul, Sumberlawang, Sragen, melihat adanya potensi agribisnis yang ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumberlawang. Dia mengatakan para pelaku agribisnis ini para petani keramba di WKO, petani tembakau, petani jagung, padi, dan ketela.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Ratusan Orang Berkumpul di Joglo Sunyan Klaten, Ada Apa?

Ratusan orang di Klaten, Jawa Tengah mengikuti Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) tahun 2022 yang digelar DPC PDIP Klaten, Jumat (20/5/2022) untuk ikut memecahkan rekor Muri dengan peserta terbanyak.

Ini Daftar Wisata Candi di Klaten, dari Prambanan hingga Merak

Salah satu daya tarik Kabupaten Klaten, yakni menyimpan deretan candi bersejarah.

61 CPNS & 788 PPPK Terima SK, Bupati Sragen: Jangan Terus Beli Mobil!

Sebanyak 61 CPNS dan 788 PPPK mendapatkan SK pengangkatan, Jumat (20/5/2022), Bupati Sragen berpesan jangan menambah motor atau mengganti dengan mobil.

Hantu KKN Rumah Kosong Klaten Ternyata Mbah-Mbah

Wujud hantu dalam kisah KKN di Rumah Kosong Klaten adalah mbah-mbah.

Bikin Deg-degan, Damkar Wonogiri Tangkap Ular Sanca di Permukiman Warga

Petugas Damkar Wonogiri membantu warga mengevakuasi ular sanca jenis Pythonidae yang masuk ke pekarangan rumah warga di Pokoh Kidul, Wonogiri, Kabupaten Wonogiri pada Kamis (19/5/2022).

Kenapa Jalan Solo-Boyolali Kerap Terjadi Kecelakaan?

Kira-kira kenapa jalan di Solo-Boyolali kerap terjadi kecelakaan, bahkan ada korban yang meninggal dunia?

Bupati Karanganyar: Pilih Pengurus PGRI yang Rajin!

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meminta Konferensi Kerja tahun ke-2 Kabupaten (Konkerkab) Karanganyar PGRI untuk memilih pengurus yang rajin.

Disdik Kota Solo Izinkan Kantin Sekolah Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Dinas Pendidikan Kota Solo, Jawa Tengah tidak melarang kantin sekolah membuka usahanya selama pembelajaran Tatap Muka (PTM) saat ini.

KPU Sukoharjo Bocorkan Cara Memelihara Data Pemilih, Begini Lo...

Ketua KPU Sukoharjo, Nuril Huda, menyampaikan beberapa cara memutakhirkan atau memperbarui Daftar Pemilih Tetap (DPT), salah satunya untuk mempersiapkan Pemilu 2024.

Simak! Inilah Daftar SMK Negeri di Kabupaten Boyolali

Berikut daftar SMK Negeri yang tersebar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Pemkab Wonogiri Berniat Hentikan PTM Terbatas, Lo... Kenapa?

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri berniat menghentikan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT).

Catat Gaes, Ini Daftar Lengkap SMA Negeri di Boyolali

Inilah daftar SMA Negeri di Kabupaten Boyolali.

Terbaru! Laka Kereta Kelinci di Andong Boyolali, Begini Kondisi Sopir

Sopir kereta kelinci yang terlibat kecelakaan maut di wilayah Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Rabu (11/5/2022) belum dapat dimintai keterangan karena masih sakit.

Ada Pemeliharaan Jaringan, Cek Pemadaman Listrik di Sukoharjo Hari Ini

Berikut ini jadwal pemeliharaan dan pemadaman listrik yang terjadi di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada hari ini, Jumat, 20 Mei 2022.

12 Klub Ponpes Boyolali Unjuk Gigi dalam Liga Santri Piala Kasad 2022

Liga Santri sekaligus menjadi wadah silaturahmi kebangsaan untuk santri di Boyolali.