Tutup Iklan

Terlilit Utang, Karyawan Kafe di Karanganyar Nekat Curi Motor Teman Kerja

Setelah mendapatkan laporan pencurian, polisi langsung menerima informasi penggandaan kunci sepeda motor yang dilakukan pelaku.

 Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito, (tengah) menunjukkan STNK dan kunci sepeda motor korban yang dicuri pelaku di Aula Satreskrim Polres Karanganyar, Rabu (16/6/2021). (Solopos-Candra Putra Mantovani)

SOLOPOS.COM - Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito, (tengah) menunjukkan STNK dan kunci sepeda motor korban yang dicuri pelaku di Aula Satreskrim Polres Karanganyar, Rabu (16/6/2021). (Solopos-Candra Putra Mantovani)

Solopos.com, KARANGANYAR -- WAK, 24, karyawan Rainbow Cafe, Tuban, Gondangrejo, Karanganyar, nekat mencuri sepeda motor rekan kerjanya Senin (31/5/2021). Pelaku nekat melakukan tindakan tak terpuji itu dengan alasan mempunyai beban ekonomi dan terlilit hutang yang banyak.

Aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh WAK tersebut diungkapkan oleh Wakapolres Karanganyar, Kompol Purbo Adjar Waskito, ketika menggelar ungkap kasus di Aula Satreskrim Polres Karanganyar Rabu (16/6/2021).

Wakapolres mengatakan aksi pencurian yang dilakukan WAK berawal pada Senin (31/5/2021), pelaku meminjam sepeda motor korban berinisial SW, 18, dengan alasan mengambil blender.

Baca juga: Terjun dari Jembatan Ringroad Mojosongo, Mahasiswi Sragen Ditemukan Selamat

Namun, bukannya mengambil blender, pelaku justru menggandakan kunci motor korban untuk melancarkan aksi pencuriannya.

"Setelah itu, sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku meminta tolong temannya untuk mengambil motor yang sudah digandakan kuncinya itu dan mengaku kendaraan itu baru dibeli pelaku," ujar Wakapolres.

"Setelah itu, sekitar pukul 21.30 kedua rekannya yang sudah diberi kunci duplikat diminta mengambil kendaraan korban dan minta diparkirkan ke tempat penitipan sepeda motor belakang Pasar Tuban dan diminta pulang," tambah dia.

Baca juga: Jual Gas Elpiji Oplosan, Warga Jebres Solo Diciduk Polisi di Karanganyar

Wakapolres melanjutkan setelah mendapatkan laporan pencurian, polisi langsung menerima informasi penggandaan kunci sepeda motor yang dilakukan pelaku di perempatan Pasar Tuban pada Selasa (1/6/2021).

Setelah itu, polisi langsung melaksanakan penangkapan pelaku di kafe tempat pelaku dan korban bekerja. Akibat tindakan tersebut pelaku dijerat pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP dan terancam kurungan penjara tujuh tahun.

Sementara itu, pelaku WAK mengaku nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor milik rekan kerjanya karena desakan kebutuhan ekonomi yang besar. Selain itu, pelaku juga mengaku sedang terlilit utang.

Baca juga: 1 Karyawan Positif Covid-19, Toserba Mitra Karanganyar Ditutup Satpol PP

Berita Terkait

Berita Terkini

Sidak Proyek Kantor BPBD, Wabup Klaten Peringatkan Kontraktor!

Nilai kontrak pembangunan Kantor BPBD yang disidak Wakil Bupati Klaten senilai Rp7,59 miliar dari APBD Klaten. Rentang waktu pengerjaan selama 180 hari dimulai sejak Juni 2021.

Mau Petik Jambu, Pekerja Proyek Malah Temukan Granat Nanas di Solo

Saat hendak memetik jambu di tepi rel kereta api, Danu melihat benda mencurigakan yang ternyata sebuah granat yang diduga masih aktif.

P4GN Karanganyar Peringati Hari Karang Taruna

Selain sosialisasi antinarkoba, P4GN Karanganyar juga mengadakan bakti sosial berupa pembagian nasi dalam boks kepada pedagang kaki lima (PKL) dan warga di wilayah kota kecamatan Jatipuro untuk memeringati Hari Karang Taruna.

Serbuan Vaksinasi Dinilai Sukses, Polres Klaten Dapat Penghargaan

Penghargaan diberikan menyusul peran aktif jajaran Polres Klaten di bawah komando AKBP Eko Prasetyo dalam menyukseskan serbuan vaksinasi di Kabupaten Bersinar.

Anggota DPR: Kurang Anggaran Bikin Digitalisasi Buku Solo Tak Maksimal

Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng menyebut digitalisasi buku di perpustakaan Solo tidak maksimal karena kurang anggaran.

BST Kemensos Disetop? Kadinsos Wonogiri: Tunggu Surat Resmi Saja!

Dinas Sosial Wonogiri masih menunggu surat keputusan resmi dari Kemensos terkait informasi mengenai penghentian BST dampak pandemi Covid-19.

320 Petani Milenial Klaten Diusulkan Ikut Pelatihan di Kementan

Pemkab Klaten mengusulkan ratusan petani milenial yang umurnya di bawah 40 tahun ikut pelatihan dari Kementerian Pertanian.

Apa Kabar Rencana Gedung RSUD Sukoharjo di Bekas Terminal Kartasura?

Saat pemerintahan Bupati Wardoyo Wijaya, lahan bekas Terminal Kartasura diproyeksikan untuk gedung unit II RSUD Ir Soekarno Sukoharjo.

Tak Sanggup, Pengelola Serahkan Rusunawa Begalon I ke Wali Kota Solo

Pengelola Rusunawa Begalon I Solo menyerahkan pengelolaan rusunawa tersebut ke Wali Kota Solo karena sudah tidak sanggup.

Populasi Kucing Jalanan Soloraya Naik saat Pandemi Corona, Mau Adopsi?

Pegiat komunitas pencinta kucing, Rudimeong, mengajak masyarakat untuk mengadopsi kucing jalanan ketimbang membeli.

Sebelum Terbakar, Pasar Janglot Sragen Pernah Hampir Direvitalisasi

Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang terbakar pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari pernah hampir direvitalisasi beberapa tahun lalu.

Sudah Ada PJU, Warga Karangasem Sukoharjo Tak Perlu Takut Keluar Malam

Belasan lampu PJU bertenaga surya kini menerangi jalan Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, bantuan dari Kementerian ESDM.

Pertandingan Pembuka Liga 2 di Stadion Manahan Solo Dijaga 350 Polisi

Pertandingan pembuka kejuaraan sepak bola Liga 2 di Stadion Manahan Solo, Minggu sore, dijaga ratusan aparat kepolisian.

Brankas Berisi Rp300 Juta Selamat dari Kebakaran Pasar Janglot Sragen

Brankas berisi uang Rp300 juta selamat dari kebakaran Pasar Janglot, Tangen, Sragen, yang menghanguskan puluhan kios dan los.

Unik! Ada Ormas Bernama Polokendho di Soloraya, Apa Saja Kegiatannya?

Organisasi kemasyarakatan atau ormas di Soloraya ini punya nama unik yakni Polokendho, anggotanya dari berbagai latar belakang profesi dan pekerjaan.