Muchamad Hasanudin ditetapkan sebagai pemenang Pilkades Cawan, Jatinom, Klaten, Rabu (9/10/2019). (Solopos/Ponco Suseno)

Solopos.com, KLATEN -- Pendukung salah satu calon kepala desa (cakades) peserta Pilkades Cawan, Jatinom, Klaten, terlibat cekcok dengan warga luar desa menjelang pemungutan suara, Rabu (9/10/2019).

Perselisihan terjadi di Dukuh Kopen, Cawan, Rabu dini hari. Akibatnya, dua pendukung cakades nomor 3 Pilkades Cawan, Muchamad Hasanudin, menderita luka tusukan.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, Pilkades Cawan diikuti tiga cakades. Masing-masing yakni Ridwan Choiri (nomor urut 1), Hari (nomor urut 2, petahana), dan Muchamad Hasanudin (nomor urut 3).

Daftar pemilih tetap Pilkades Cawan sebanyak 2.618 orang. Pada Selasa (8/10/2019) malam, sebagian besar warga Cawan begadang. Tak terkecuali para pendukung nomor urut 3, Muchamad Hasanudin.

Di tengah begadang itu, tiba-tiba warga dari luar desa melintasi Desa Cawan. Warga dari luar desa itu terdiri atas enam orang dari Boyolali dan dua orang asal Tulung, Klaten.

Mereka berboncengan mengendarai sepeda motor. Selama melintasi Desa Cawan, warga di luar desa itu membunyikan suara knalpot lumayan kencang.

Tepat di Dukuh Kopen, para pendukung Muchamad Hasanudin sempat mengejar warga dari luar desa itu. Dua warga luar desa itu pun terpojok alias terkepung warga.

Diduga panik, salah seorang warga dari luar desa itu mengeluarkan senjata tajam dan menusuk dua warga Dukuh Kopen. Melihat hal itu, para pendukung Muchamad Hasanudin berdatangan ke lokasi.

Massa kemudian mengejar sekaligus menangkap seluruh warga luar desa di Dukuh Kopen. Camat Jatinom, Anang Widjatmoko, mengatakan saat kejadian itu, Muspika Jatinom sedang memonitor di Gedaren.

Begitu mendengar kejadian di Cawan, Muspika langsung ke Cawan. Saat itu, warga dari luar desa sudah nyaris dikeroyok massa. Bahkan, sepeda motor mereka juga hampir dibakar massa.

Dikunjungi Kapolda

"Kami langsung meredam emosi warga. Korban terluka dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Jatinom,” kata Camat Jatinom, Anang Widjatmoko, saat ditemui wartawan di Jatinom, Rabu.

Perselisihan pendukung cakades dengan warga luar desa itu memperoleh perhatian jajaran Polda Jateng. Kapolda Jateng, Irjen (Pol) Rycko Amelza Dahniel, meninjau langsung ke Cawan.

Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Klaten yang dipimpin Bupati Klaten, Sri Mulyani.

“Saya datang ke sini untuk melihat Pilkades di Klaten. Tak hanya di Jatinom. Hari ini [kemarin], di Jateng ada dua kabupaten yang menyelenggarakan Pilkades. Selain Klaten ada juga Wonosobo. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar," kata Kapolda.

Terkait kejadian penusukan di Cawan, Kapolda mengatakan itu persoalan hukum. Kasus sedang diselidiki apakah ada kaitannya dengan Pilkades atau tidak.

Penghitungan suara Pilkades di Cawan, Jatinom, rampung pukul 16.40 WIB. Hasilnya cakades nomor urut 3, Muchamad Hasanudin, menang dengan perolehan 1.103 suara.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten