Terlibat Kecelakaan dengan Truk Jl. Solo-Purwodadi, Ambulans Puskesmas di Karanganyar Bawa Ini
Mobil ambulance milik Puksesmas Gondangrejo Karanganyar ringsek setelah terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan semen putih di jalan raya Solo-Purwodadi, Jumat (16/10/2020). (Solopos.com-Sri Sumi Handayani)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Mobil ambulans Puskesmas Gondangrejo Karanganyar yang terlibat kecelakaan dengan truk dan sepeda motor di Jl. Solo-Purwodadi ternyata tidak membawa pasien.

Ambulans berupa mobil Toyota Innova dengan pelat nomor AD 9593 DF itu ternyata membawa aparatur sipil negara (ASN). Ambulans mengalami kecelakaan setelah pulang dari kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karanganyar pada Jumat (16/10/2020) pukul 12.00 WIB.

Saat kejadian, mobil ambulans yang terlibat kecelakaan itu dikemudikan warga Kecamatan Gondangrejo, Sunarno, 55.

PNS Sragen Ubah Gaya Salaman Demi Tetap Aman di Masa Pandemi

Dia mengantar Kepala Tata Usaha (TU) Puskesmas Gondangrejo, Suprapti. Informasi yang dihimpun Solopos.com dari Kepala Puskesmas Gondangrejo, Akhirudin Syam, dua pegawai Puskesmas Gondangrejo itu pulang dari urusan dinas ke kantor Dinkes Karanganyar.

"Betul bahwa mobil ambulans Puskesmas Gondangrejo terlibat kecelakaan di Jl. Solo-Purwodadi. Dua pegawai puskesmas itu sopir dengan Kepala TU. Mereka perjalanan pulang dari kantor Dinkes Karanganyar ke Puskesmas Gondangrejo," kata Syam, sapaan akrabnya, saat dihubungi Solopos.com, Sabtu (17/10/2020).

Syam menyampaikan dua pegawai Puskesmas Gondangrejo di mobil ambulans yang terlibat kecelakaan itu menyerahkan berkas dan surat-surat ke Dinkes Karanganyar.

Sukoharjo Zona Merah, EA dan Joswi Bersalaman Tanpa Sarung Tangan dengan Masyarakat

Tidak Membawa Pasien

Penjelasan tersebut sekaligus memastikan bahwa ambulans tersebut tidak sedang mengantar pasien saat kecelakaan. Syam mengungkapkan sopir mobil ambulans puskesmas, Sunarno, mengalami patah tulang paha kanan. Sunarno dibawa ke Rumah Sakit Daerah Moewardi (RSDM) Kota Solo.

Sementara, Kepala TU bernama Suprapti hanya mengalami lebam berdasarkan pemeriksaan di puskesmas.

"Lima korban kecelakaan itu semua selamat dan tidak ada yang meninggal dunia. Sopir [ambulans] patah kaki kanan dan sudah dibawa ke RSD Moewardi. Kepala TU lebam di lengan kiri. Tidak ada luka," tutur dia.

IAIN Surakarta Menjadi UIN Tinggal Tunggu Presiden Jokowi

Sedangkan tiga korban lain, yakni sopir dan kenek truk pengangkut semen putih dengan pelat nomor AB 8323 WB mengalami luka lecet. Satu korban lagi, yakni pengendara Honda Beat ber pelat nomor AD 5472 IP juga mengalami luka lecet. "Sudah ditangani puskesmas semua. Empat orang itu rawat jalan semua," ujarnya.

Syam memastikan kerusakan satu unit mobil ambulans milik Puskesmas Gondangrejo karena terlibat kecelakaan dengan truk tidak akan memengaruhi pelayanan puskesmas di wilayah perbatasan Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Puskesmas Gondangrejo memililki tiga unit mobil ambulans.

"Enggak memengaruhi pelayanan. Ambulans kami ada tiga unit. Masih ada dua unit mobil ambulans yang bisa dipakai. Saya laporkan kondisi tersebut ke Dinkes. Kami menunggu tindak lanjut bagaimana. Itu kan aset Dinkes," ungkap dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom