Terlalu Gendut! Ternyata Pemerintah Gunakan 27.400 Aplikasi Selama Ini

Layanan digital pemerintah saat ini dinilai tak efektif sebab terlalu banyak aplikasi yang disediakan oleh pemerintah dari pusat hingga daerah.

 Kepala Desa (Kades) Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Sukamto, menunjukkan aplikasi Info Digital Sendang di kantornya, Selasa (24/8/2021). Aplikasi itu salah satu inovasi yang dikembangkan pemerintah desa tersebut agar warga mudah mengakses informasi dan layanan. (Solopos.com/Rudi Hartono)

SOLOPOS.COM - Kepala Desa (Kades) Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Sukamto, menunjukkan aplikasi Info Digital Sendang di kantornya, Selasa (24/8/2021). Aplikasi itu salah satu inovasi yang dikembangkan pemerintah desa tersebut agar warga mudah mengakses informasi dan layanan. (Solopos.com/Rudi Hartono)

Solopos.com, TANGERANG – Pemerintah pusat dan daerah ternyata selama ini menggunakan 27.400 aplikasi dalam menggelar layanan publik. Parahnya, hanya 3% aplikasi yang memiliki standar global.

Hal itu sebagaimana diungkap Menteri Komunikasi dan Informatikan (Menkominfo) Johnyy G Plate saat mengikuti acara Indonesia Smart City Conference, Forum SPBE dan Pameran Smart City, di ICE BSD Tangerang, Selasa (14/12/2021).

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

“Dari jumlah itu, hanya 3% di antaranya yang memenuhi global standar atau yang memanfaatkan cloud. Bisa dibayangkan kesulitan interoperabilitas data itu, saat ini pemerintah pusat dan pemerintah daerah menggunakan lebih dari 27.400 aplikasi, bisa dibayangkan berapa tidak efisiennya tata kelola,” beber Johnny sebagaimana dikutip Solopos.com dari laman resmi Kementerian Kominfo.

Baca Juga: Demi Smart City, Pimpinan Daerah Diajak Ikut Pelatihan Cakap Digital

Menkominfo tak merinci aplikasi mana yang berstandar global maupun yang belum. Dia juga tak merinci berapa potensi anggaran belanja baik pusat maupun daerah akibat ketidakefisienan penggunaan aplikasi tersebut.

Johnny memaparkan data tersebut untuk menjelaskan latar belakang peningkatan kualitas dan keandalan layanan public yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Hal itu disebutnya sesuai arahan presiden untuk mewujudkan transformasi digital di pemerintahan guna mempercepat pelayanan publik.

Baca Juga: Pak-Bu Guru, Ini Catatan Bill Gates Soal Digitalisasi Pendidikan

Saat ini, lanjut dia, pemerintah berkonsulidasi dan streamline beragam aplikasi layanan publik agar memudahkan pelayanan pemerintahan berbasis elektronik. Salah satu langkah strategis yang diambil pemerintah untuk masalah ini adalah penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui Bagi Pakai Data.

Penerapan SPBE diharap Johnny mampu mendukung integrase data pemerintah pusat dan daerah. Dia mengatakan pusat data government cloud bakal segera dimulai. “Dan tahun 2023, pusat data pemerintah pertama tier 4 standar global bisa mulai digunakan dalam rangka untuk mengatur integrasi dan interoperabilitas data yang memudahkan pengambilan keputusan berbasis data,” jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      WhatsApp Kamu Diretas, Begini Cara Mengembalikannya

      Penjahat siber selalu berupaya mencari korban di semua plaftorm termasuk aplikasi WhatsApp. Jika WhatsApp kamu diretas, Berikut cara mengembalikannya.

      Cara Download Video di Twitter Mudah, Bisa Pakai Laman Atau Aplikasi

      Terkadang kita ingin menyimpan video di media sosial seperti Twitter, Anda bisa menggunakan cara download video di Twitter berikut ini.

      WhatsApp Rilis Fitur Reaksi Status Mirip di Instagram Tapi Terbatas

      Aplikasi WhatsApp meluncurkan fitur reaksi status mirip reaksi Story Instagram. Hanya ke beberapa pengguna.

      Ingin Buat Video Slide Foto di HP? Mudah Kok

      Anda dapat menggunakan aplikasi Videoshow dan ikuti cara membuat video slide foto di HP.

      Awas Internet Eror! Badai Matahari Hantam Bumi 7-8 Agustus 2022

      Badai Matahari diprediksi menghantam Bumi pada akhir pekan ini. Fenomena alam tersebut berpotensi mengganggu satelit telekomunikasi.

      Senjata Indonesia Saat Melawan Penjajah, Bambu Runcing Paling Dikenal

      Perjuangan rakyat Indonesia untuk meraih kemerdekaan selalu dikenang. Ternyata senjata Indonesia saat melawan penjajah beragam

      Rekomendasi AC 1/2 PK Low Watt, Tetap Bikin Adem Ruangan

      Air Conditioner (AC) solusi untuk membuat adem ruangan saat musim kemarau. Berikut rekomendasi AC 1/2 PK low watt.

      Galaxy A23 5G Smartphone Baru dari Samsung, Layarnya Lebih Lebar

      Galaxy A23 5G smartphone baru dari Samsung dikabarkan menggunakan chipset Snapdragon 695.

      Kabar Baik Buat Kreator Indonesia, Ada Fitur NFT di Instagram

      Para kreator boleh gembira, karena Instagram baru saja mengumumkan fitur NFT atau non fungible token sudah tersedia di Indonesia.

      Senjata Jepang di Perang Dunia II, dari Pistol Hingga Senapan Mesin

      Pistol type 26 merupakan pistol modern pertama dan merupakan salah satu senjata Jepang di Perang Dunia II.

      Sabar, Apple Tunda Pembaruan iPadOS 16 Karena Ini

      Pembaruan sistem baru iPadOS 16 ditunda sekitar satu bulah oleh Apple, padahal rencana berlangsung pada September 2022.

      Sejak 2018 Kementerian Kominfo Blokir 552.645 Konten Judi Online

      Menkominfo Johnny G. Plate menegaskan pihaknya konsisten memberantas judi online. Bahkan sejak 2018 sudah ratusan ribu konten judi online yang diblokir.

      Dibanderol Rp2 Jutaan, Redmi 10 5G Spesifikasi Mumpuni

      Xiaomi Indonesia mengklaim spesifikasi HP Redmi 10 5G mumpuni baik untuk nonton video streaming dan main game online.

      Resmi Hadir di Indonesia, Harga Redmi 10 5G Hanya Rp2 Jutaan

      Xiaomi Indonesia akhirnya resmi meluncurkan smartphone baru yakni Redmi 10 5G pada awal Agustus 2022. Harga HP Redmi 10 5G ini hanya Rp2 jutaan.

      Tegas! Kominfo Blokir 15 Game Online Bermuatan Judi

      Kementerian Kominfo memiliki komitmen yang kuat terhadap pemberantasan judi online.

      Cara Download WhatsApp Desktop, Lebih Praktis

      Aplikasi pesan WhatsApp atau WA pertama kali muncul untuk smartphone. Namun saat ini bisa diakses melui browser bahkan desktop. Berikut cara download WhatsApp desktop.