Terkuak, Sopir Minibus Kecelakaan Maut Tol Semarang-Solo Konsumsi Obat-obatan

Kecelakaan maut melibatkan minibus Isuzu Elf di Tol Semarang-Solo menyebabkan tujuh orang meninggal dunia, termasuk sopir.

 Polisi saat menyelidiki penyebab kecelakaan maut minibus yang membawa rombongan guru dari Pasuruan di Tol Semarang-Solo, Sabtu (24/9/2022). (Solopos.com-Humas Polda Jateng)

SOLOPOS.COM - Polisi saat menyelidiki penyebab kecelakaan maut minibus yang membawa rombongan guru dari Pasuruan di Tol Semarang-Solo, Sabtu (24/9/2022). (Solopos.com-Humas Polda Jateng)

Solopos.com, SEMARANG — Fakta baru terkait kecelakaan maut minibus di Tol Semarang-Solo KM 436+400, Kabupaten Semarang, terkuak. Sopir minibus dalam insiden itu ternyata sedang dalam kondisi tidak bugar dan mengonsumsi obat-obatan sebelum kecelakaan yang menyebabkan tujuh orang meninggal itu terjadi.

Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Dwi Himawan, mengaku telah menemukan obat-obatan yang diduga dikonsumsi sopir minibus, M. Iqbal Lazuardi, 27. Obat-obatan untuk meredakan sakit flu dan demam yang bisa menyebabkan kantuk itu pun ditemukan dalam kondisi terbuka, dengan kata lain telah dikonsumsi.

PromosiAngkringan Omah Semar Solo: Spot Nongkrong Unik Punya Menu Wedang Jokowi

“[Ada] Flutamol sudah terbuka dua butir, kemudian Molocort juga terbuka dua butir, dan Divoltar satu butir. Kalau yang memberikan efek mengantuk itu Flutamol,” ungkap Dwi, Senin (26/9/2022).

Selain itu, berdasarkan keterangan dua penumpang yang selamat, sopir sempat menyampaikan kondisinya yang kurang fit. Selain itu, sopir juga terkesan terburu-buru untuk ke Semarang, memenuhi jadwal atau rundown acara yang diberikan penumpang rombongan guru dari Pasuruan itu.

“Kalau kita mengukur jarak tempuh, dari titik awal Pasuruan, mereka ada kegiatan selama dua hari di Semarang. Berdasarkan rundown, tujuan pertama mereka adalah Masjid Agung Jawa Tengah [MAJT] untuk menunaikan salat subuh,” jelasnya.

Baca juga: Bertambah Lagi, Korban Meninggal Kecelakaan Minibus di Tol Semarang-Solo Jadi 7

Sementara itu, berdasarkan fakta global positioning system (GPS), sebelum menabrak bagian belakang truk pengangkut kayu, minibus Isuzu Elf yang ditumpangi para korban berhenti di dua lokasi. Minibus itu berhenti kali terakhir di rest area Ngawi.

Jarak antara titik pemberhentian terakhir dengan lokasi kecelakaan mencapai 130 kilometer (km). Sedangkan estimasi meninggalkan rest area Ngawi itu sekitar pukul 02.00 WIB dan harus tiba di MAJT Semarang pada pukul 03.30 WIB.

Alhasil, situasi itu pun membuat sang sopir terburu-buru. Dengan kondisi yang kurang fit dan mengantuk akibat pengaruh obat, kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Semarang – Solo, 5 Nyawa Melayang

“Selain kondisi kurang fit, sopir terkesan buru-buru mengejar waktunya. Selain itu sopir juga belum begitu menguasai medan,” ungkap Kasat Lantas Polres Semarang.

Dengan situasi itu, tersangka kasus kecelakaan maut minibus yang menyebabkan tujuh orang meninggal dunia di Tol Semarang-Solo, Kabupaten Semarang, Sabtu (24/9/2022), mengarah ke sopir, yakni M. Iqbal Lazuardi. Kendati demikian, sopir merupakan satu dari tujuh korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan maut itu.

Daftar dan berlangganan Espos Plus sekarang. Cukup dengan Rp99.000/tahun, Anda bisa menikmati berita yang lebih mendalam dan bebas dari iklan dan berkesempatan mendapatkan hadiah utama mobil Daihatsu Rocky, sepeda motor NMax, dan hadiah menarik lainnya. Daftar Espos Plus di sini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Solopos.com - Panduan Informasi dan Inspirasi

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Pemkot Semarang Jamin Biaya Perawatan Korban Selamat Kecelakaan Bus Sarangan

      Pemkot Semarang menjamin biaya perawatan korban yang luka-luka akibat kecelakaan bus pariwisata di Sarangan.

      Tiba di Semarang, Jenazah Korban Kecelakaan Bus Sarangan Langsung Dimakamkan

      Tujuh jenazah korban kecelakaan maut bus pariwisata di Sarangan, Jawa Timur (Jatim), langsung dimakamkan begitu tiba di Semarang.

      Cerita Korban Selamat Bus Masuk Jurang di Sarangan

      Begini pengakuan rombongan wisatawan asal Semarang yang selamat dari kecelakaan bus di Jalan Raya Sarangan, Magetan, Jatim.

      Rem Rusak, Ini Kronologi Bus Pariwisata Semarang Jatuh ke Jurang Sarangan

      Berikut kronologi kecelakaan bus yang mengangkut rombongan wisatawan asal Semarang saat menuju Telaga Sarangan, Jatim.

      Warga Semarang Korban Kecelakaan Bus di Sarangan akan Dimakamkan di Manyaran

      Jenazah korban kecelakaan bus di Sarangan, Jawa Timur (Jatim), akan dimakamkan di TPU Sasono Loyo, Kota Semarang, Jateng.

      Bus Kecelakaan di Sarangan, Begini Cerita Warga Semarang Tolak Ikut Wisata

      Kecelakaan maut melibatkan bus rombongan wisata asal Semarang terjadi di Jalan Raya Sarangan, Magetan, Jatim.

      Daftar 7 Korban Meninggal Kecelakaan Bus Masuk Jurang di Sarangan

      Kecelakaan bus yang mengangkut rombongan wisata asal Semarang terjadi di Jalan Raya Sarangan, Kabupaten Magetan, dan menyebabkan 7 orang meninggal dunia.

      Bus Wisata Masuk Jurang di Sarangan Ternyata Bawa Rombongan dari Semarang

      Bus wisata PO Semeru yang membawa rombongan asal Kota Semarang mengalami kecelakaan maut masuk jurang di sekitar objek wisata Sarangan.

      Nasi Rames, Sega Khas Jawa Sing Ora Mesti

      Nasi rames adalah makanan khas Jawa Tengah yang kemungkinan sudah muncul sejak zaman penjajahan Belanda di Indonesia.

      Begini Tujuan Kerja Sama UKSW dan Badan Keahlian DPR

      Nota kesepahaman ditandatangani Rektor UKSW dan Kepala Badan Keahlian DPR, Inosentius Samsul, di VIP Room Balairung UKSW.

      Kampung Singkong Salatiga Raih Piagam Leprid, Hari Ini Gelar Sedekah Singkong

      Penghargaan Leprid merupakan rekor pembuatan dan penyajian gethuk singkong terbanyak sejumlah 2.022 biji.

      Sehari Seusai Dilantik, Rektor UKSW Lantik 170 Pejabat Kabinet Kerja Satu Hati

      Pelantikan pejabat universitas dan fakultas lingkungan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Periode 2022-2027 di lakukan dengan Kabinet yang diberi nama Kerja Satu Hati.

      2.431 Orang Peroleh Pelayanan Mata Gratis di Salatiga, Ini Jenis Pelayanannya

      Bakti sosial kesehatan mata didasari kondisi masyarakat, khususnya di usia rentan banyak yang memiliki penyakit mata. Ditambah kondisi ekonomi menengah ke bawah.

      Ikuti Aturan Pusat, Pemkot Salatiga Bakal Beli Mobil Listrik Tahun Depan

      Pemerintah Kota Salatiga bakal membeli mobil listrik pada tahun 2023.

      Rasanya Manis & Asin, Nikmatnya Wedang Kacang Legendaris di Kota Semarang

      Wedang kacang yang ada di Kota Semarang ini menjadi salah satu wedang legendaris yang banyak diburu masyarakat.