Para penerbang tempur Lanud Iswahjudi bersiap terbang malam, Selasa (21/5/2019). (Istimewa-Lanud Iswahjudi)

Madiunpos.com, MAGETAN -- Masyarakat di kawasan Madiun, Solo dan sekitarnya, hingga Yogyakarta, dikagetkan dengan suara gemuruh di udara yang terdengar bertepatan dengan waktu sahur atau menjelang Subuh.

Suara gemuruh yang seolah-olah membangunkan umat Islam untuk sahur itu ternyata berasal dari pesawat tempur TNI AU yang diterbangkan para penerbang Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan. Para penerbang tempur itu berlatih terbang pada dini hari.

Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra melalui Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Iswahjudi, Letkol Sus Hamdi Londong Allo, mengatakan latihan terbang malam ini merupakan program dari Lanud Iswahjudi mulai Senin (20/5/2019) direncanakan sampai Jumat (24/5/2019).

Dia menyebut ada tiga pesawat tempur yang digunakan dalam latihan itu yakni pesawat F-16 Fighting Falcon, pesawat T-50i Golden Eagle, dan pesawat Sukhoi SU 27/30. Latihan terbang malam itu dipimpin langsung oleh Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi, Kol Pnb M. Satriyo Utomo.

"Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta keahlian para penerbang tempur baik untuk pesawat F-16, T-50i, dan Sukhoi," kata dia saat dihubungi Madiunpos.com, Selasa (21/5/2019).

Dia menuturkan latihan terbang malam dilakukan selama sepekan oleh Skadron Udara 3, Skadron Udara 15, dan Skadron Udara 14. Menurutnya, latihan malam ini dilakukan supaya keterampilan para penerbang bisa terasah baik saat siang maupun malam hari.

Dia menjelaskan latihan malam dimulai pukul 02.30 WIB. Seluruh pesawat akan tinggal landas dari Lanud Iswahjudi Magetan dan kemudian akan terbang sesuai rute yang telah ditentukan.

"Latihan terbang malam ini melaksanakan terbang divertion (DIV) bertujuan supaya lebih familiar dengan procedure approach dan kondisi aerodrome setempat," jelas Londong.

Para penerbang Lanud Iswahjudi selain terbang di wilayah Madiun juga melaksanakan latihan terbang di aerodrome lain sekitar Lanud Iswahjudi seperti di Solo maupun Yogyakarta.

Dia menambahkan para penerbang juga melaksanakan latihan live bombing malam hari di Pandanwangi dan tactical intercept. Latihan terbang malam pada Selasa dini hari, berhasil menyelesaikan 30 sorties tersiri dari F-16 sebanyak 12 sorties, pesawat T-50i sebanyak 16 sorties, dan pesawat Sukhoi 27/30 dengan dua sorties.

Rinesti, warga yang tinggal di Kelurahan Manisrejo, Kota Madiun, mengatakan suara gemuruh terdengar nyaring pada saat sahur, Selasa sekitar pukul 03.00 WIB. Ibu satu anak itu kemudian menyadari suara gemuruh itu berasal dari pesawat yang terbang di langit.

"Suaranya cukup nyaring, bisa membangunkan orang yang sedang tidur untuk segera menunaikan sahur," kata dia.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten