Terjerat Narkoba, Roro Fitria Pilih Direhab

Terjerat Narkoba, Roro Fitria Pilih Direhab

SOLOPOS.COM - Roro Fitria bersama Tersangka WH di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (15/2/2018). (JIBI/Solopos/Antara/Elora)

Kuasa hukum Roro Fitria mengaku masih belum mengetahui apakah kliennya bisa mendapatkan rehabilitasi atau tidak.

Solopos.com, JAKARTA – Hampir seminggu Roro Fitria mendekam di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, akibat kasus narkoba yang menjeratnya. Akan tetapi proses untuk menentukan apakah dirinya layak untuk mendapatkan rehabilitasi yang sempat diminta oleh kuasa hukumnya pun masih belum jelas.

Ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Senin (19/2/2018), Irsan Gusfrianto selaku kuasa hukum Roro Fitria mengaku masih belum mengetahui apakah kliennya bisa mendapatkan rehabilitasi atau tidak. Pasalnya, masih ada beberapa tes dan penyidikan yang harus dilalui, mengingat tes urine dari pemeran film Bangkitnya Suster Gepeng tersebut terbukti negatif.

(Baca Juga: Pengacara: Roro Fitria Ketergantungan Narkoba)

"Belum tahu, tergantung hasil tes penyidik. Setelah hasil penyidik keluar baru kita tempuh. Kemungkinan besar akan tempuh rehabilitasi," ujar Irsan Gusfrianto SH, selaku kuasa hukum Roro Fitria.

Lebih jelasnya Irsan mengatakan bahwa Roro Fitria mengaku terakhir menggunakan sabu pada bulan lalu. Ia pun menyimpulkan bahwa kliennya bisa dikatakan masuk dalam tahap ketergantungan psikis, yang membuatnya yakin bahwa wanita 29 tahun ini layak untuk direhabilitasi.

"Sudah setahun Roro konsumsi sabu. Setiap memakai sabu, kadar konsumsinya meningkat. Klien kami sudah kecanduan narkotika. Terakhir pemakaian sebulan lalu," papar Irsan.

"Kalau kecanduan ada dua, klien kami sudah ketergantungan tahap psikis, belum fisik," timpalnya.

Sebagaimana diketahui, Roro Fitria ditangkap di Patio Residence, Ragunan, Jakarta Selatan pada 14 Februari 2018. Penangkapan Roro Fitria merupakan hasil pengembangan polisi usai meringkus WH di bilangan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat. Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa paket narkotika jenis sabu seberat 2,4 gram, satu unit handphone, dan satu kartu ATM atas nama WH.

(Baca Juga: Roro Fitria Menangis di Tahanan)

Dalam keterangan rilis yang diterbitkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Roro Fitria disebut telah memesan paket sabu tersebut sejak 13 Februari 2018. Ia juga telah mengirimkan sejumlah uang kepada WH sebesar Rp 5 juta untuk membeli zat adiktif tersebut. Rencananya, Roro Fitria akan memakai sabu tersebut saat perayaan malam Valentine pada 14 Februari 2018.

Atas perbuatannya, Roro Fitria dan WH kini resmi ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Keduanya dikenakan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana diatas lima tahun.

Berita Terkait

Berita Terkini

6.678 Napi di Jateng Peroleh Remisi, Negara Hemat Rp3,6 Miliar

Kanwil Kemenkum HAM Jateng bisa menghemat anggaran Rp3,6 miliar setelah 6.678 narapidana mendaptkan remisi khusus Lebaran 2021.

Gibran Bagi-Bagi Fitrah di Balai Kota Solo, Isinya Berapa Ya?

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, membagikan fitrah seusai menjalankan salat Id berjemaah di Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Wahyu Tri Nugroho Gabung Persis Solo, Manajemen Bhayangkara Solo FC: Bawa Persis ke Liga 1!

Bhayangkara Solo FC resmi melepas kiper senior Wahyu Tri Nugroho ke Persis Solo. Manajemen Bhayangkara Solo FC pun memberikan pesan kepada kiper berusia 34 tahun tersebut.

Waspada! Ini Bahayanya Makan Kue Lebaran Secara Berlebihan

Sering kalap makan kue Lebaran? Waspadalah ada bahaya mengintai!

Rumah Sakit Indonesia Remuk Dihantam Rudal Israel

Rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza mengalami kerusakan akibat dihantam rudal pasukan Israel, Selasa (11/5/2021) malam waktu setempat.

Patuh! Sejumlah Wilayah di Wonogiri Tak Gelar Salat Idulfitri di Lapangan

Warga di sejumlah kecamatan di Wonogiri diklaim tidak ada yang menjalankan Salat Idulfitri di lapangan/gedung, Kamis (12/5/2021).

2 Anggota KKB di Illaga Papua Tewas Saat Baku Tembak dengan Koppasus

Dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tewas akibat baku tembak dengan TNI di Illaga, Papua, Kamis (13/5/2021).

Super Ketat, Begini Penerapan Prokes Salat Idulfitri Gibran-Selvi & Pejabat Pimpinan Daerah

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan istrinya, Selvi Ananda, menunaikan Salat Idulfitri tahun 2021 di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Kamis (13/5/2021).

Kisah Sukses Wagirin, Perintis Soto Girin Sragen yang Populer Hingga 3 Generasi

Begini kisah sukses di balik popularitas kuliner khas Sragen, Jawa Tengah, Soto Girin, yang sudah eksis sejak 1950-an.

Ustaz Djuriono yang Meninggal Saat Khotbah Idulfitri di Kalikotes Ternyata Guru SMKN Trucuk Klaten

Ustaz yang meninggal saat mengisi khotbah Idulfitri di Kalikotes, Klaten, ternyata seorang guru SMKN di Trucuk.

Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Jadi 4 Jiwa

Korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah satu orang.

Juragan Sembako di Semarang Disekap, Rp200 Juta Raib

Seorang wanita pemilik toko sembako di Jl. Dargo, Kota Semarang disekap perampok, uang sekitar Rp 200 juta hasil jualan milik korban raib.