Terjebak Tsunami Saat Berwisata di Pulau Sangiang, 4 Orang Selamat, 1 Hilang
Foto daerah yang terdampak tsunami, diambil dari Cessna 208 B Grand Caravan milik Maskapai Susi Air, di kawasan Pandeglang, Banten, Minggu (23/12/2018)./JIBI-Nurul Hidayat

Solopos.com, JAKARTA -- Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas I Tanjung Priok mengerahkan kapal KPLP KNP Clurit guna membantu evakuasi korban bencana tsunami yang ada di Pulau Sangiang, Banten.
Kepala Seksi Operasi Pangkalan KPLP Tanjung Priok Pujo Kurnianto mengatakan sore tadi pihaknya membantu mengevakuasi 4 orang korban yang telah diselamatkan Basarnas dari Pulau Sangiang dalam keadaan selamat. "Kami akan standby dan meningkatkan pengawasan di wilayah perairan Banten," ujarnya, Minggu (23/12/2018).
Adapun penanganan 4 korban tersebut selanjutnya dibawa ke Dermaga Indah Kiat untuk dilakukan perawatan awal sebelum tim medis dan keluarganya datang. Saat ini, menurutnya, keempat korban sudah dibawa pulang oleh keluarganya.
"Menurut info dari korban bahwa mereka rombongan berlima berwisata ke Pulau Sangiang. 1 orang belum diketemukan, 1 orang sudah dievakuasi ke Merak dan 3 orang dievakuasi oleh kapal patroli KNP Celurit," katanya.
 
Pujo menjelaskan bahwa PLP Tanjung Priok mengerahkan kapal-kapal patroli yaitu KNP Clurit, KNP Golok, KNP Jembrio dan KNP Trisula P.111.
 
"Besok pagi kalau cuaca mendukung kapal KNP Celurit dan KNP Golok akan melaksanakan pengecekan di pulau Sangiang dan Tanjung Lesung.
Jam 06.00 WIB rencana tolak dari dermaga Indah Kiat dan dermaga Golden Key Bojonagara," ujar Pujo.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom