Terjadi Lagi, Wong Klaten Meninggal Tersetrum saat Pegang Tiang Lampu

Rudy Hermawan, 26, warga Serenan, Kecamatan Juwiring, Klaten, meninggal dunia setelah memegang tiang lampu yang ternyata terdapat aliran listrik di tengah guyuran hujan di desa setempat.

 Ilustrasi tiang lampu dari bahan stainless (bumata.co.id)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tiang lampu dari bahan stainless (bumata.co.id)

Solopos.com, KLATEN – Rudy Hermawan, 26, warga Serenan, Kecamatan Juwiring, Klaten, meninggal dunia setelah memegang tiang lampu yang ternyata terdapat aliran listrik di tengah guyuran hujan di desa setempat, Kamis (25/11/2021) pukul 17.00 WIB. Kejadian tersebut terjadi saat mendiang Rudy Hermawan ikut kerja bakti mempersiapkan turnamen bola voli di dekat Gedung Garuda Serenan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, kawula muda di dekat gedung Garuda Serenan bekerja bakti dalam rangka mempersiapkan turnamen bola voli, Kamis (25/11/2021) sore. Sedianya, turnamen bola voli digelar di lapangan bola voli di dekat gedung Garuda Serenan yang dimulai, Minggu (28/11/2021).

PromosiMisuh atau Mengumpat, Memaki adalah Bentuk Ekspresi Bahasa dan Budaya

Baca Juga: Innalillahi, Warga Karangayar Meninggal Tersengat Listrik

Sebagai informasi, Gedung Garuda merupakan dibangun PT Garuda Indonesia Tbk pasca jatuhnya pesawat Garuda Indonesia Boeing 737-300-Flight GA 421 dengan pilot, Kapten Abdul Rozaq, yang mendarat darurat di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Surtanan RT 009/RW 004, Serenan, Juwiring, Klaten, Rabu (16/1/2002).

Di tengah kerja bakti di dekat gedung Garuda Serenan itu, Rudy Hermawan mengecek lampu lapangan. Rudy Hermawan memegang salah satu tiang lampu di lapangan bola voli tersebut.

Seketika itu pula, Rudy Hermawan berteriak-teriak. Belakangan diketahui, Rudy Hermawan tersetrum. Kuat dugaan, tiang lampu yang terbuat dari besi itu terdapat aliran listrik.

Baca Juga: Kronologi Bocah 12 Tahun Tersetrum Listrik Usai Main Bola di Klaten

“Waktu itu hujan gerimis dan yang bersangkutan tidak beralas kaki. Lalu, teman-temannya menolong tapi yang bersangkutan sudah lemas. Sempat dibawa ke RSUD Sukoharjo juga. Sampai tujuan sudah meninggal dunia,” kata Kepala Desa (Kades) Serenan, Kecamatan Juwiring, Sri Suhadi, kepada Solopos.com, Jumat (26/11/2021).

Sri Suhadi mengatakan pemakaman Rudy Hermawam berlangsung di tempat permakaman umum (TPU) di Serenan, Jumat (26/11/2021) pukul 10.00 WIB. Lantaran terjadi insiden tersebut, Pemdes Serenan meminta turnamen bola voli dibatalkan terlebih dahulu. “Saya menyarankan turnamen bola voli dibatalkan,” katanya.

Kapolsek Juwiring, Iptu Sumardi, mewakili Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, mengatakan kejadian salah seorang warga di Serenan yang tersengat aliran listrik tak dilaporkan ke aparat polisi. “Masyarakat tidak melapor. Infonya memang tersetrum. Meninggalnya di rumah sakit (RS),” katanya.

Baca Juga: Tersetrum saat Main Bola, Bocah 12 Tahun di Jimbung Klaten Meninggal

Insiden warga Klaten tersetrum saat memegang tiang lampu di tengah guyuran hujan juga pernah terjadi di Kalikotes. AS, 12, warga Ngalas, Kecamatan Klaten Selatan meninggal dunia setelah tersetrum saat beristirahat di tengah bermain sepak bola di halaman Masjid Kauman, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes, Rabu (17/11/2021) pukul 14.30 WIB. Lantaran kecapaian, AS yang berniat beristirahat tiba-tiba memegang tiang lampu hingga tersengat arus listrik yang ada di depan masjid setempat.

“Listrik di tiang lampu tersebut ternyata bocor. Waktu itu, ada DM dan dua teman AS sempat ingin membantu [mendiang AS]. DM pun juga sempat tersetrum sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke pak RT,” kata Kanitreskrim Polsek Kalikotes, Aiptu Nyoto, mewakili Kapolres Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, kepada Solopos.com, Rabu (17/11/2021).

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Pemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

+ PLUS Pemilihan Presiden 2024, Elektabilitas Lebih Penting daripada Platform

Platform atau program kerja kandidat presiden tampak tidak begitu penting menuju pemilihan presiden 2024. Prioritas menuju pemilihan presiden 2024 adalah elektabilitas kandidat setinggi-tingginya.

Berita Terkini

Pura-Pura Mau Beli, Warga Karangnongko Klaten Gondol Motor Showroom

Pelaku penipuan dan penggelapan sepeda motor di showroom yang berada di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten, Klaten, Jawa Tengah, akhirnya ditangkap polisi.

Joss! Pelajar SMA di Teras Boyolali Diterima di 7 Kampus Luar Negeri

Kisah inspiratif kali ini tentang seorang pelajar SMA asal Teras, Boyolali, diterima di tujuh kampus luar negeri.

Misteri Jembatan Jurug Solo: Bunga Tabur, Onggo-Inggi & Gundul Pringis

Jembatan Jurug Lama di Kota Solo konon menyimpan segudang kisah misteri.

Waduh! Pemuda Wonogiri Emoh Jadi Petani

Generasi muda di Wonogiri, Jawa Tengah, enggan belajar di bidang pertanian.

Sekolah di Sragen Siap PTM 100%,

Sekolah di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, sudah siap menggelar PTM secara penuh.

Ini Alasan Kemenparekraf Bangun Kampus Rp400 Miliar di Gemolong Sragen

Keberadaan kampus Politeknik Pariwisata senilai Rp400 miliar yang akan dibangun Kemenparekraf di Gemolong, Sragen, diyakini akan membawa multiplier effects bagi warga setempat.

Wah! TPA Sampah Putri Cempo Solo Disiapkan Jadi Tempat Wisata Edukasi

Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Sampah Putri Cempo di Mojosongo, Solo, diproyeksikan menjadi tempat wisata edukasi.

Curhatan Ibu-Ibu Solo Pengguna Sepur Kelinci: Dulu Senang, Kini Waswas

Sejumlah ibu-ibu yang kerap naik sepur kelinci untuk hiburan bersama anak-anak mereka di wilayah Solo mengaku kini takut naik kendaraan tersebut setelah peristiwa kecelakaan di Boyolali.

Tak Hanya Ganjar dan Rudy, Gibran Juga Absen Halalbihalal PDIP Jateng

Selain Ganjar Pranowo yang tak diundang, FX Hadi Rudyatmo dan Gibran Rakabuming Raka yang diundang juga tak menghadiri halalbihalal DPD PDIP Jateng.

TPA Putri Cempo Solo Bakal Impor Sampah, Dari Mana?

TPA Putri Cempo di Mojosongo, Solo, akan impor sampah untuk memenuhi kebutuhan operasional PLTSa beberapa tahun ke depan.

Kereta Kelinci di Klaten hanya Diperbolehkan Beroperasi di Area Wisata

Jajaran Polres Klaten mengimbau ke pemilik/pengelola kereta kelinci tidak mengoperasikan kendaraan tersebut di jalan raya di Kabupaten Bersinar.

Dulu Penuh Sampah, Lahan di Mojayan Klaten Kini Jadi Tempat Berkuda

Ada tempat berkuda yang terhitung baru di Klaten. Namanya de Christo Equine Park.

Agrowisata Tani Manunggal Selogiri Wonogiri Ajak Anak Muda Bertani

Agrowisata Barro Tani Manunggal berdiri di Desa Jaten, Kecamatan Selogiri. Agrowisata tersebut menjadi tempat bagi siapa pun yang ingin belajar bercocok tanam dengan benar.

Wow! Politeknik Pariwisata Sragen Dilengkapi Hotel Internasional Lur

Kampus Politeknik Pariwisata yang akan dibangun Kemenparekraf di Gemolong, Sragen, akan dilengkapi sejumlah fasilitas pembelajaran mewah hotel berkelas internasional.

Basarnas Pos SAR Surakarta Bertemu Perwakilan Sukarelawan se-Soloraya

Basarnas Pos SAR Surakarta menyelenggarakan halalbihalal di kantor Basarnas Pos SAR Surakarta Jl. Tentara Pelajar, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (14/5/2022).