Permukiman bantaran rel kereta api (KA) di Gilingan, Banjarsari, Solo, Kamis (25/1/2018). (Solopos-Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO -- Sebanyak 40 warga RT 001/RW 021 Lemah Abang, Kadipiro, Banjarsari, Solo, meminta lahan mereka dibebaskan karena terimpit jalan tol dan jalur kereta api (KA) bandara.

Kondisi itu membuat aksesibilitas mereka sulit. “Di sini ada beberapa warga yang minta agar lahannya dibebaskan. Mayoritas minta dibebaskan semua, kira-kira jumlahnya 40 keluarga. Alasannya karena kesulitan akses jalan karena lokasinya terjepit tol dan rel kereta,” ujar warga RT 001/RW 021 Lemah Abang, Kondang Sri Sarwo Edy, 54, Jumat (28/6/2019).

Selain karena kesulitan akses, Edy menjelaskan warga minta lahan mereka dibebaskan karena tergoda besarnya nilai ganti untung. Lahan yang telah dibebaskan untuk pengerjaan proyek dibebaskan dengan nilai tinggi.

Bahkan menurut taksiran Edy nilai ganti untung lahan mencapai tiga kali lipat dibanding harga pasaran tanah di Lemah Abang. “Nilainya per kelas, yang paling tinggi Rp2,7 juta per meter persegi. Yang terendah Rp2,2 juta per meter persegi,” sambung dia.

Namun Edy menerangkan berdasarkan keterangan dari PT KAI tahap pembebasan lahan proyek kereta bandara Solo sudah selesai. Artinya kemungkinan permintaan warga agar lahannya dibebaskan tidak akan diakomodasi.

Kendati begitu, menurut Edy ada kemungkinan lahan milik tujuh keluarga yang berada dekat sungai akan dibebaskan karena aksesibilitas tujuh keluarga itu sangat sulit. “Letaknya di ujung utara, paling barat, dekat sungai,” jelas dia.

Edy menggambarkan jalur kereta bandara melintas di tengah permukiman warga RT 001/RW 021 Lemah Abang. Padahal di sisi sebaliknya ada jalan tol Trans Jawa dan di sebelah timurnya ada jalur kereta lama jurusan Solo-Semarang.

Sedangkan opsi melintas di bawah jalur kereta bandara dirasa sulit mengingat konstruksi jalurnya pendek. Di sisi lain, menurut Edy, proses pengerjaan jalur kereta bandara Solo berjalan lambat beberapa bulan terakhir.

Harapan senada disampaikan warga lainnya Ramlan saat diwawancarai Solopos.com belum lama ini. Dia mengakui senang dengan adanya pembangunan jalur kereta bandara. Tapi dia berharap pengerjaan proyek segera selesai dan beroperasi.

Suharsih
Editor:
Suharsih

Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten