Tergusur Tol Solo-Jogja, Kompleks Makam Pudak Klaten Bakal Dipindah
Kompleks Makam Pudak, Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, Kamis (22/10/2020). (Solopos-Taufiq Sidik Prakoso)

Solopos.com, KLATEN – Satu kompleks makam di Desa Taskombang, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, bakal tergusur proyek jalan tol Solo-Jogja.

Kompleks makam Pudak yang berada di wilayah perbatasan antara Taskombang dan Desa Kokosan, Kecamatan Prambanan, itu dipastikan bakal dipindah karena terdampak tol Solo-Jogja.

"Memang sempat menjadi pertanyaan bagaimana dengan makam tersebut. Dari sosialisasi dipastikan makam akan dicarikan lokasi pengganti dan biaya semua ditanggung sama PPK [pejabat pembuat komitmen],” jelas Camat Manisrenggo, Rahardjo Budi Setiyono, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/10/2020).

Truk Muatan Hebel Terjun ke Sungai, Tabrak Dua Motor dan Warung di Sukoharjo

Dia mengatakan jalan tol bakal melewati empat desa di Manisrenggo dengan jumlah bidang terdampak sebanyak 275 bidang.

Keempat desa itu yakni Desa Borangan sebanyak 122 bidang, Barukan sebanyak enam bidang, Nangsri sebanyak 61 bidang, dan Taskombang sebanyak 86 bidang.

Soal perkembangan pengadaan lahan, Rahardjo mengatakan hingga kini masih dalam tahap pemasangan patok. Proses identifikasi dan inventarisasi lahan terdampak tol belum sampai ke wilayah Manisrenggo.

“Sejauh ini tidak ada permasalahan mencolok terkait jalan tol. Memang sempat ada warga yang diombang-ambingkan makelar tanah. Tetapi setelah sosialisasi itu sudah tidak ada lagi,” jelas dia.

Solopos Hari Ini: Miliaran Rupiah Menguap

Kepala Desa (Kades) Taskombang, Aris Sumarno, mengatakan kompleks makam terdampak tol berada di tanah kas desa. Kompleks makam seluas 657 meter persegi.

Biaya Pemindahan Makam

Soal pemindahan makam, Aris juga menjelaskan dari keterangan PPK bakal dicarikan lahan pengganti. Masing-masing ahli waris juga bakal mendapatkan biaya pemindahan makam.

Disinggung makam yang tak diketahui ahli warisnya, Aris mengatakan masih menunggu pendataan. Begitu pula pencarian lahan pengganti makam.

“Untuk lokasi pengganti nantinya yang mencari dari pemerintah desa,” kata Aris.

Tega Banget! Pembuang Bayi Dalam Tas Ransel Madiun Ikut Berkerumun di Lokasi Penemuan

Sekretaris Desa Taskombang, Joko Pranoto, mengatakan sebelum mencari lahan pengganti, ada proses pelepasan aset melalui musyawarah desa lantaran berada di tanah kas desa.

Selain makam, Joko menjelaskan ada lahan kas desa lainnya yang bakal terdampak proyek tol yang harus dilakukan proses pelepasan aset sebelum dicarikan lahan pengganti.

“Jumlah total lahan kas desa terdampak ada sekitar 6.000 meter persegi termasuk makam. Selain makam, tanah kas desa terdampak merupakan lahan produktif,” jelas dia.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom